Gunung Anak Krakatau 23 Kali Gempa Hybrid, Catat Rekor Tertinggi

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Senin, 07 September 2026
Gunung Anak Krakatau 23 Kali Gempa Hybrid, Catat Rekor Tertinggi

Foto: Instagram/Badan.Geologi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Aktivitas Gunung Anak Krakatau kembali menjadi perhatian. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan perkembangan terbaru aktivitas gunung api tersebut pada Senin (7/9).

Berdasarkan pemantauan Badan Geologi Kementerian ESDM, Gunung Anak Krakatau mencatat 23 kali gempa hybrid dalam periode pukul 06.00 hingga 12.00 WIB.

Baca juga:

BMKG Gelar OMC, Hujan Buatan Siap Sapu Bersih Debu Vulkanik Anak Krakatau dalam 2 Hari

Jumlah tersebut menjadi salah satu catatan aktivitas gempa hybrid tertinggi yang terpantau pada Gunung Anak Krakatau. Gempa hybrid merupakan sinyal yang dapat berkaitan dengan proses rekahan batuan sekaligus pergerakan fluida di dalam tubuh gunung api.

Aktivitas tersebut menjadi perhatian karena Gunung Anak Krakatau saat ini masih berstatus Level III atau Siaga.

Aktivitas Fluida Gunung Anak Krakatau Meningkat

Selain gempa hybrid, pemantauan juga mencatat 17 kali gempa low frequency. Jenis gempa ini umumnya berkaitan dengan dinamika atau pergerakan fluida dalam sistem gunung api.

Gunung Anak Krakatau juga mengalami sembilan kali tremor harmonik. Getaran yang berlangsung secara berirama tersebut dapat mengindikasikan adanya pergerakan fluida di dalam sistem vulkanik.

Baca juga:

Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Dinamika Kegempaan Masih Tinggi

Badan Geologi turut mencatat adanya tremor menerus, yakni getaran yang terekam secara berkelanjutan. Aktivitas ini menjadi salah satu indikator bahwa dinamika di dalam sistem Gunung Anak Krakatau masih berlangsung.

Kemunculan gempa hybrid, gempa frekuensi rendah, tremor harmonik, dan tremor menerus menjadi bagian dari parameter yang terus dipantau untuk melihat perkembangan aktivitas vulkanik.

Masyarakat Diminta Waspada

Kementerian ESDM mengimbau masyarakat untuk mematuhi rekomendasi keselamatan selama Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III.

Masyarakat maupun wisatawan dilarang mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Baca juga:

Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau

Selain itu, masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik disarankan menggunakan masker, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.

Kementerian ESDM juga mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak diperlukan. Kendaraan dan peralatan yang terkena abu vulkanik juga perlu segera dibersihkan untuk mengurangi dampak paparan abu.

Pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau akan terus dilakukan. Masyarakat diminta mengikuti informasi dan rekomendasi resmi dari Badan Geologi serta instansi terkait. (Tka)

#Gunung Anak Krakatau #Erupsi #Badan Geologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gunung Anak Krakatau 23 Kali Gempa Hybrid, Catat Rekor Tertinggi
Gunung Anak Krakatau mencatat 23 kali gempa hybrid dalam periode pukul 06.00 hingga 12.00 WIB.
Yusuf Abdillah - Senin, 07 September 2026
Gunung Anak Krakatau 23 Kali Gempa Hybrid, Catat Rekor Tertinggi
Indonesia
Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Ikan Kabur, Nelayan Pandeglang Terpaksa Gantung Jaring
Ratusan nelayan Pandeglang terpaksa tidak melaut akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda yang bikin ikan kabur
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Ikan Kabur, Nelayan Pandeglang Terpaksa Gantung Jaring
Indonesia
624 Penerbangan Ditunda di Bandara Soetta Efek Erupsi Anak Krakatau, Ini Solusinya
Ratusan penerbangan ditunda di Bandara Soetta akibat abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau hari ini. Cek status penerbanganmu, info bus gratis, dan kompensasinya di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
624 Penerbangan Ditunda di Bandara Soetta Efek Erupsi Anak Krakatau, Ini Solusinya
Indonesia
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Bandara Soekarno-Hatta terganggu akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bandara Kertajati hingga Yogyakarta jadi alternatif.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Indonesia
Update Penyeberangan Selat Sunda Terbaru, BMKG Pastikan Rute Aman dari Potensi Tsunami
Ragu mau nyeberang ke Sumatra atau Jawa hari ini? Cek dulu info penyeberangan Selat Sunda terbaru. BMKG pastikan rute aman dari potensi tsunami, meski ada abu vulkanik
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
Update Penyeberangan Selat Sunda Terbaru, BMKG Pastikan Rute Aman dari Potensi Tsunami
Indonesia
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Dinamika Kegempaan Masih Tinggi
Potensi bahaya utama berupa lontaran batu pijar dan hujan abu lebat, serta potensi aliran lava jika erupsi menerus kembali terjadi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Dinamika Kegempaan Masih Tinggi
Indonesia
BMKG Pastikan Selat Sunda Aman, Potensi Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau Rendah
BMKG mengungkapkan, bahwa potensi tsunami di Selat Sunda tergolong rendah. Hal itu berdasarkan pemantauan data HF Radar.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
BMKG Pastikan Selat Sunda Aman, Potensi Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau Rendah
Indonesia
Hujan Abu Melanda? Ini Pilihan Pakaian dan Skincare Tepat untuk Melindungi Kulit dari Abu Vulkanik
Hujan abu melanda? Jangan panik dan asal gosok kulit! Temukan cara melindungi kulit dari abu vulkanik lewat trik berpakaian dan skincare langsung dari dokter spesialis di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
Hujan Abu Melanda? Ini Pilihan Pakaian dan Skincare Tepat untuk Melindungi Kulit dari Abu Vulkanik
Indonesia
Arah Abu Anak Krakatau ke Jakarta dan Jawa Barat, Bisa Sampai Indramayu
Arah sebaran abu vulkanik kini terdeteksi menuju Jakarta dan Jawa Barat, bahkan bisa mencapai Indramayu dan perbatasan Cirebon
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Arah Abu Anak Krakatau ke Jakarta dan Jawa Barat, Bisa Sampai Indramayu
Indonesia
Termasuk Indonesia, Ini 5 Negara Paling Rawan Bencana di Dunia
Berikut lima negara dengan skor risiko bencana tertinggi berdasarkan World Risk Index (WRI) 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 07 September 2026
Termasuk Indonesia, Ini 5 Negara Paling Rawan Bencana di Dunia
Bagikan