624 Penerbangan Ditunda di Bandara Soetta Efek Erupsi Anak Krakatau, Ini Solusinya

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
624 Penerbangan Ditunda di Bandara Soetta Efek Erupsi Anak Krakatau, Ini Solusinya

Bandara Soetta. Foto: Dok. Kemenhub

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara, sehingga lebih dari 624 penerbangan ditunda di Bandara Soetta hari ini.

Keputusan penghentian operasional hingga pukul 18.00 WIB ini terpaksa diambil oleh pihak InJourney Airports demi memprioritaskan keselamatan seluruh penumpang dari bahaya abu vulkanik.

Buat kamu yang jadwal terbangnya ikut berantakan, jangan panik dulu karena otoritas bandara sudah menyiapkan solusi darurat seperti angkutan bus gratis dan fasilitas istirahat.

Baca juga:

Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta

Imbas dari abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau ini memang nggak main-main bagi pergerakan penerbangan ditunda di Bandara Soetta.

Bayangkan saja, dari total ratusan jadwal yang terpaksa delay, ada sekitar 461 rute domestik, 156 rute internasional, dan tujuh penerbangan kargo yang tertahan di darat.

Kondisi penutupan Bandara Soekarno-Hatta ditutup ini diperkirakan berdampak langsung pada nasib sekitar 75.236 penumpang yang sudah telanjur tiba atau tengah bersiap menuju bandara.

Maskapai Mulai Batalkan Penerbangan

Pihak pengelola memastikan bahwa keamanan penerbangan adalah harga mati sebelum bandara bisa beroperasi normal kembali.

Asisten Deputi Komunikasi & Hukum Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, menjelaskan bahwa penutupan ini merujuk pada Notice to Airmen (NOTAM) terbaru.

Rencana jumlah penumpangnya sekitar 75.236 orang, namun sebagaimana kita sama-sama sudah ketahui bahwa dari NOTAM terakhir, telah diputuskan bahwa penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta ini sampai dengan pukul 18.00 WIB,

jelas Yudistiawan.

Beberapa maskapai besar juga sudah mengambil langkah cepat untuk menginformasikan kondisi ini kepada para pelanggannya.

"Kami sudah terinformasi bahwa maskapai sudah menyampaikan kepada calon penumpangnya, bahkan Garuda sudah melakukan pengumuman, sudah menyampaikan announcement bahwa hari ini mereka tidak beroperasi. Kemudian dari maskapai lain pun saya kira sudah melakukan komunikasi yang sama," paparnya.

Solusi buat Penumpang Telantar: Ada Bus Gratis!

Merespons penumpukan massa di terminal, Angkasa Pura Indonesia langsung bergerak cepat menyusun skenario mitigasi. Armada bus khusus disediakan untuk kamu yang ingin banting setir menggunakan jalur darat menuju Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya.

"Sebagai bentuk mitigasi dan untuk mengurai kepadatan penumpang yang telanjur berada di area bandara (Terminal 1, 2, dan 3), manajemen Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Soekarno-Hatta telah menyiapkan armada bus khusus," tuturnya.

Bagi kamu yang berminat, operasional bus gratis ini dibagi menjadi dua kloter, yakni pukul 14.00 WIB dan 18.00 WIB. Berikut adalah titik kumpul posko keberangkatannya:

  • Terminal 1: Posko Terminal 1C

  • Terminal 2: Area Keberangkatan Terminal 2E

  • Terminal 3: Sekitar Area Keberangkatan G3

Fasilitas Istirahat & Imbauan Penting dari Bandara

Nggak cuma kasih tumpangan darat, pengelola bandara juga menjalankan program service recovery buat penumpang yang tertahan.

Baca juga:

Mengenal Letusan Strombolian di Gunung Anak Krakatau, Erupsi Kecil Tapi Bisa Bertahun-tahun

Mereka membagikan camilan dan minuman gratis biar kamu nggak kelaparan. Khusus di Terminal 3, area employee lounge (ruang karyawan) bahkan disulap jadi ruang istirahat darurat berkapasitas 60 tempat tidur.

Sebagai penutup, Yudistiawan mewakili pihak otoritas bandara memberikan pesan penting bagi masyarakat yang berencana bepergian hari ini.

"Otoritas bandara mengimbau seluruh calon penumpang untuk terus memantau informasi resmi melalui saluran komunikasi airport maupun airlines masing-masing, serta disarankan untuk tidak datang langsung ke bandara atau mempertimbangkan pulang sementara waktu hingga ada pengumuman resmi bahwa Bandara Soekarno-Hatta telah dibuka kembali secara normal," pungkasnya.

#Bandara Soekarno-Hatta #Krakatau #Gunung Krakatau #Anak Krakatau #Krakatau Erupsi #Gunung Anak Krakatau #Erupsi Anak Krakatau
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
BNPB mengingatkan bahaya Gunung Anak Krakatau, Merapi, dan Semeru yang berstatus Level III atau Siaga. Simak radius larangan aktivitasnya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
Indonesia
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Gunung Anak Krakatau erupsi 31 kali pada 5-9 Oktober 2026, dengan 26 letusan dalam sehari. Status masih Siaga, radius 5 km wajib dihindari.
Frengky Aruan - Senin, 12 Oktober 2026
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Indonesia
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi beruntun dua kali pada Jumat malam (9/10) dengan jeda hanya 6 menit. Radius 2 km disterilkan!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami erupsi pada Senin (5/10) pukul 20.13 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Indonesia
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Penasaran dengan fenomena munculnya dua pulau baru Anak Krakatau di Selat Sunda pasca erupsi beruntun? Cek fakta dan penjelasan resmi dari Badan Geologi di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Daratan Baru 32,8 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan Badan Geologi
Daratan baru seluas 32,8 hektare muncul di sekitar Gunung Anak Krakatau setelah erupsi. Badan Geologi menjelaskan dugaan asal material pembentukannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Daratan Baru 32,8 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, secara genetik dengan kode PM/62/P.Enggano/01, teridentifikasi sebagai Sukarman,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Berita Foto
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Keluarga jurnalis yang hilang kontak melakukan tabur bunga di bibir Pantai Kampung Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Indonesia
Setelah 10 Hari, Operasi Pencarian Jurnalis Hilang Dihentikan
Sepanjang operasi digelar, tim SAR gabungan secara umum tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun awak kapal di seluruh sektor penyisiran.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Setelah 10 Hari, Operasi Pencarian Jurnalis Hilang Dihentikan
Indonesia
Tinggi Anak Krakatau Capai 150 M Setelah Erupsi, PVMBG Jamin Longsor Tidak Picu Tsunami
Tinggi Gunung Anak Krakatau capai 150 meter usai erupsi September 2026, namun dipastikan aman dari potensi tsunami.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Tinggi Anak Krakatau Capai 150 M Setelah Erupsi, PVMBG Jamin Longsor Tidak Picu Tsunami
Bagikan