Tembus 500 Meter Bibir Anak Krakatau, Pencarian Hari ke-8 Jurnalis dan ABK Hilang Masih Nihil

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Tembus 500 Meter Bibir Anak Krakatau, Pencarian Hari ke-8 Jurnalis dan ABK Hilang Masih Nihil

Arsip - Gunung Anak Krakatau. Foto: Badan Geologi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Operasi pencarian hari kedelapan terhadap kapal cepat Arupadhatu 1 yang membawa rombongan lima jurnalis, seorang pemandu, dan dua anak buah kapal (ABK) di perairan Selat Sunda masih belum membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan telah mengerahkan seluruh kemampuan armada utama hingga menjangkau jarak kritis sekitar 500 meter dari bibir pantai Gunung Anak Krakatau (GAK).

Baca juga:

5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama

Penyisiran intensif dilakukan guna memverifikasi berbagai laporan serta petunjuk awal mengenai keberadaan kapal yang mengangkut lima orang jurnalis dan tiga awak kapal tersebut. Namun, seluruh upaya pemeriksaan di lapangan hingga Selasa petang masih menyatakan hasil yang nihil.

Tim SAR di lapangan sempat menurunkan sea reader dan menerbangkan drone dengan jarak kurang lebih 500 meter dari pesisir Gunung Anak Krakatau untuk menindaklanjuti informasi yang beredar. Namun, setelah di-cross check, hasilnya masih nihil,

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, dalam konferensi pers di Posko Utama SAR Gabungan, Pantai Carita, Pandeglang, Selasa (15/9) petang.
Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad (pertama kiri) memberikan keterangan pers terkait hasil pencarian kapal cepat Arupadhatu 1 yang hilang beserta penumpangnya yakni lima jurnalis, dua kru kapal dan satu pemandu di Posko Utama SAR Gabungan, Pantai Carita, Pandeglang, Banten, Selasa (15/9/2026). ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo

Penyisiran Sektor C di Pencarian Hari Kedelapan

Al Amrad menerangkan fokus penyisiran di kawasan itu masuk dalam wilayah pencarian Sektor C. Dilansir Antara, sektor itu membentang dari perairan timur laut Pulau Panaitan menuju pesisir Gunung Anak Krakatau.

Basarnas mengerahkan armada kapal KN SAR Tetuka bersama unsur laut lainnya untuk memastikan info unggahan media sosial terkait dugaan titik ditemukannya objek kapal.

Sayangnya, setelah berpacu dengan waktu melakukan verifikasi langsung di lokasi, petugas tidak menemukan tanda-tanda keberadaan kapal Arupadhatu 1.

Penyisiran marathon berdurasi 9 hingga 10 jam di lima area sasaran lain, termasuk perairan Pulau Enggano, Bengkulu, hingga Lampung juga memberikan hasil serupa.

Baca juga:

DVI Mulai Ambil Sampel DNA Keluarga Jurnalis dan ABK Hilang Kontak di Selat Sunda

Armada Operasi Pencarian Hari Kesembilan Besok

Operasi SAR hari kesembilan Rabu (16/9) esok bakal mengerahkan sedikitnya 20 armada kapal dari unsur Basarnas, TNI Angkatan Laut, serta Polairud Polda Banten.

Rombongan kapal cepat Arupadhatu 1 dilaporkan hilang kontak saat melakukan pelayaran peliputan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dari Pandeglang, Banten, sejak Senin (7/9) pukul 14.00 WIB.

Delapan orang yang masih dalam proses pencarian terdiri atas lima jurnalis: M Bagus Khoirunnas (Kantor Berita ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudhistiro (iNews), Firdaus (Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas).

Tiga korban lainnya merupakan kru kapal dan pemandu lokal, yaitu Warta (kapten kapal), Surakman (ABK), serta Heriyanto (pemandu). (*)

#Jurnalis Anak Krakatau #Gunung Anak Krakatau #Perairan Selat Sunda
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Arus di sekitar perairan Selat Sunda barat Pandeglang mengarah ke barat.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Indonesia
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Penasaran dengan fenomena munculnya dua pulau baru Anak Krakatau di Selat Sunda pasca erupsi beruntun? Cek fakta dan penjelasan resmi dari Badan Geologi di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Setelah Pulau Enggano, Basarnas Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas Baru di Pantai Mukomuko
Basarnas Bengkulu kembali menemukan mayat pria tanpa identitas di pesisir pantai Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Setelah Pulau Enggano, Basarnas Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas Baru di Pantai Mukomuko
Indonesia
Daratan Baru 32,8 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan Badan Geologi
Daratan baru seluas 32,8 hektare muncul di sekitar Gunung Anak Krakatau setelah erupsi. Badan Geologi menjelaskan dugaan asal material pembentukannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Daratan Baru 32,8 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Mayat di Pulau Enggano Kru Kapal Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Operasi SAR Dibuka Lagi?
Polisi pastikan tes DNA mayat di Pulau Enggano cocok dengan Sukarman, ABK kapal KM Arupadatu I pembawa rombongan jurnalis hilang di Selat Sunda
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Mayat di Pulau Enggano Kru Kapal Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Operasi SAR Dibuka Lagi?
Indonesia
Jasad ABK Arupadhatu I Ditemukan, PFI Desak Basarnas Buka kembali Operasi SAR Pencarian Jurnalis di Selat Sunda
Hasil uji DNA memastikan jasad tersebut merupakan Surakman, 60, salah seorang awak kapal Arupadhatu I yang mengangkut lima jurnalis foto dan tiga kru kapal.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Jasad ABK Arupadhatu I Ditemukan, PFI Desak Basarnas Buka kembali Operasi SAR Pencarian Jurnalis di Selat Sunda
Indonesia
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, secara genetik dengan kode PM/62/P.Enggano/01, teridentifikasi sebagai Sukarman,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Indonesia
Dewan Pers Soroti Keselamatan Jurnalis, Perusahaan Pers Diminta tak Abaikan Risiko Peliputan
Aspek keselamatan perlu jadi bagian penting dalam setiap perencanaan peliputan, terutama ketika wartawan harus bekerja di lokasi yang memiliki potensi bahaya.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dewan Pers Soroti Keselamatan Jurnalis, Perusahaan Pers Diminta tak Abaikan Risiko Peliputan
Berita Foto
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Keluarga melakukan tabur bunga diatas kapal KN SAR 247 Tetuka di Perairan Selat Sunda, Banten, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Berita Foto
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Keluarga jurnalis yang hilang kontak melakukan tabur bunga di bibir Pantai Kampung Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Bagikan