Pencarian 5 Jurnalis Dikoordinasikan Hingga Wilayah Barat Pulau Sumatra

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Pencarian 5 Jurnalis Dikoordinasikan Hingga Wilayah Barat Pulau Sumatra

Jurnalis yang Hilang Selat Sunda. Foto: Dok. media sosial

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Pencarian hari kedelapan 8 orang terdiri dari 5 Jurnalis, kapten dan anak buah, serta pemandu yang hilang saat meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau serta tetap dioptimalkan dengan melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, dan potensi SAR lainnya.

Tim SAR gabungan mengantisipasi kemungkinan lima jurnalis, dua kru kapal, dan seorang guide yang hilang bersama speedboat Arupadhatu 1 terbawa arus laut hingga wilayah yang lebih jauh. Namun, pemantauan juga dikoordinasikan hingga wilayah barat Pulau Sumatra, pesisir Bengkulu dan Pulau Enggano.

Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Banten Rizky Dwianto mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pergerakan korban maupun material kapal akibat arus laut.

Area baru kita tidak ada, masih fokus di area selama ini, tetapi kita sudah mapel dan dibantu oleh Kantor SAR Bengkulu sudah di-cover oleh mereka untuk wilayah sana,

ujar Rizky.

Baca juga:

5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama

Menurut Rizky, koordinasi dengan Kantor SAR Bengkulu dilakukan agar wilayah yang berpotensi menjadi lokasi terbawanya korban atau material dari Arupadhatu 1 tetap mendapatkan pemantauan. Selain pencarian di laut, penyisiran darat juga masih dilakukan dari wilayah Carita hingga Anyer.

Tim memeriksa sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi pendaratan darurat apabila korban maupun material dari kapal terbawa arus hingga ke pesisir.

Untuk penyisiran darat masih dilakukan, dari Carita sampai Pantai Anyer. Pencarian dan penyisiran masih sama, karena untuk berbagai kemungkinan di pulau yang akan sandar darurat sudah kita lakukan pengecekan,

kata Rizky.

Sementara itu, pencarian melalui udara sebelumnya telah dilakukan di sejumlah wilayah. Tim sempat menemukan sebuah terpal berwarna oranye, tetapi benda tersebut kemudian dipastikan bukan bagian dari barang milik korban maupun speedboat Arupadhatu 1.

Operasi pencarian juga masih menghadapi tantangan kondisi cuaca. Wilayah pencarian diperkirakan mengalami cuaca berawan tebal dengan angin dari arah tenggara mencapai 10 hingga 20 knot. Adapun tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 3,5 meter.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan tim SAR dalam melakukan penyisiran, terutama untuk menjaga keselamatan personel dan awak kapal yang terlibat dalam operasi.

Total terdapat 647 personel yang terlibat dalam operasi pencarian hari kedelapan. Personel matra laut ada 325 orang, kemudian yang ada di posko atau di darat sebanyak 322 orang. Pencarian dilakukan dengan mengerahkan sekitar 20 kapal yang menyisir sejumlah sektor di perairan Selat Sunda.

#Jurnalis #Jurnalis Anak Krakatau #Gunung Anak Krakatau
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
BNPB mengingatkan bahaya Gunung Anak Krakatau, Merapi, dan Semeru yang berstatus Level III atau Siaga. Simak radius larangan aktivitasnya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
Indonesia
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Gunung Anak Krakatau erupsi 31 kali pada 5-9 Oktober 2026, dengan 26 letusan dalam sehari. Status masih Siaga, radius 5 km wajib dihindari.
Frengky Aruan - Senin, 12 Oktober 2026
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Indonesia
Karya Jurnalistik Diakui sebagai Hak Cipta, Wartawan Berpeluang Terima Royalti
Namun, mekanisme pemberian royalti tersebut masih menunggu pengaturan lebih lanjut melalui peraturan turunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Karya Jurnalistik Diakui sebagai Hak Cipta, Wartawan Berpeluang Terima Royalti
Indonesia
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi beruntun dua kali pada Jumat malam (9/10) dengan jeda hanya 6 menit. Radius 2 km disterilkan!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Indonesia
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Arus di sekitar perairan Selat Sunda barat Pandeglang mengarah ke barat.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Indonesia
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Penasaran dengan fenomena munculnya dua pulau baru Anak Krakatau di Selat Sunda pasca erupsi beruntun? Cek fakta dan penjelasan resmi dari Badan Geologi di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Setelah Pulau Enggano, Basarnas Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas Baru di Pantai Mukomuko
Basarnas Bengkulu kembali menemukan mayat pria tanpa identitas di pesisir pantai Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Setelah Pulau Enggano, Basarnas Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas Baru di Pantai Mukomuko
Indonesia
Daratan Baru 32,8 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan Badan Geologi
Daratan baru seluas 32,8 hektare muncul di sekitar Gunung Anak Krakatau setelah erupsi. Badan Geologi menjelaskan dugaan asal material pembentukannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Daratan Baru 32,8 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Jenazah ABK Kapal Ditumpangi Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dijemput Bupati di Bandara Soekarno Hatta
Jenazah langsung dibawa ke kediaman almarhum di Kampung Pagedongan, Desa Sukajadi, Kecamatan Carita, Pandeglang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Jenazah ABK Kapal Ditumpangi Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dijemput Bupati di Bandara Soekarno Hatta
Indonesia
Mayat di Pulau Enggano Kru Kapal Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Operasi SAR Dibuka Lagi?
Polisi pastikan tes DNA mayat di Pulau Enggano cocok dengan Sukarman, ABK kapal KM Arupadatu I pembawa rombongan jurnalis hilang di Selat Sunda
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Mayat di Pulau Enggano Kru Kapal Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Operasi SAR Dibuka Lagi?
Bagikan