Merahputih.com - Personel Disaster Victim Identification (DVI) mengambil sampel DNA dari Arvian Mesianik Putra, anak jurnalis Arie Basuki yang hilang kontak, di Posko Ante Mortem DVI Biddokkes Polda Banten, Carita, Pandeglang, Banten, Senin (14/9/2026).
Posko Ante Mortem DVI Biddokkes Polda Banten mulai mengambil sampel DNA dari keluarga lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda. Pengambilan sampel DNA tersebut merupakan bagian dari proses identifikasi apabila tim SAR menemukan korban.
Memasuki hari ketujuh operasi pencarian, Tim SAR gabungan belum menemukan keberadaan lima jurnalis, dua awak kapal, dan seorang pemandu yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
Tim SAR gabungan kemudian memperpanjang operasi pencarian selama tiga hari ke depan. Perpanjangan operasi dilakukan untuk memaksimalkan upaya pencarian dengan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca, keselamatan personel, serta hasil analisis data dari instansi terkait. (Foto: MP/Didik Setiawan).