Kasus Influenza A di Kabupaten Tangerang Capai 30 Ribu Kasus

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kasus Influenza A di Kabupaten Tangerang Capai 30 Ribu Kasus

Ilustrasi - Langkah preventif mencegah penularan wabah virus. (Pexel/Polina Tankilevitch)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PAPARAN infeksi influenza A di Kabupaten Tangerang mencapai 30 ribu kasus. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, angka itu merupakan temuan sepanjang periode Januari hingga September 2026.



Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, dikutip ANTARA, Sabtu (3/10), menjelaskan lonjakan kasus ini dipicu faktor cuaca ekstrem serta tingginya tingkat paparan polusi atau debu akibat kemarau panjang.



"Jumlah laporan kasus yang biasanya berkisar 20.000 hingga 25.000 kasus per bulan, kini telah melonjak menjadi hampir 28.000 hingga 30.000 kasus," katanya.



Ia menyebut, selama dua bulan terakhir, pada periode Agustus dan September 2026, temuan kasus influenza ini naik mencapai sekitar 5.000 kasus setiap bulannya.



"Jadi meningkat itu karena faktor cuaca kan memang banyak udara hujan belum turun, kemudian debu banyak. Itu yang membuat banyak influenza meningkat, hampir 5.000 kasus per bulan," ujarnya.

Baca juga:

Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Dinkes DKI: Bukan karena Influenza A






Meski begitu, sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Tangerang belum melakukan pemeriksaan laboratorium khusus untuk mendeteksi sub-tipe virus influenza tipe A tersebut. Namun, ia menegaskan sebagian besar kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada dasarnya disebabkan virus influenza.



"Sebenarnya ISPA itu sebagian besar penyebabnya dari virus influenza. Memang karena kami tidak ada pemeriksaan influenza A," ucapnya.



Berdasarkan data laporan yang diterima Dinkes, lonjakan kasus ini tidak hanya menyerang kelompok usia tertentu, tapi merata di hampir semua kelompok usia baik lansia, anak hingga orang dewasa. Begitu pula dengan sebarannya yang telah meluas ke seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Tangerang.

"Sebarannya hampir semuanya di 29 kecamatan yang ada," ucapnya.



Ia menilai penularan jenis virus ini tergolong cepat karena menyerupai karakteristik penularan virus seperti COVID-19, yakni melalui kontak erat dan droplet. Meski demikian, lanjutnya, penularan tersebut dapat dicegah dengan menjaga daya tahan tubuh dan menerapkan protokol kesehatan melalui pengurangan kontak erat terhadap penderitanya.



"Ya, biasanya melalui kontak erat, kontak droplet, seperti halnya COVID-19. Tidak ada bedanya karena sama-sama virus," tuturnya.



Hendra menambahkan, terkait dengan tingkat bahaya pada virus influenza ini secara umum tergolong tidak berbahaya bagi masyarakat. Pasalnya, secara karakteristik infeksi ini akan sembuh dengan sendirinya secara alamiah.



"Cuma akan bermasalah untuk paparan pada anak-anak yang daya tahan tubuhnya rendah, orang dewasa yang punya penyakit asma atau bronkitis, nah itu akan tambah parah," kata dia.(*)

Baca juga:

Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!

#Banten # Kabupaten Tangerang #Influenza
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Influenza A di Kabupaten Tangerang Capai 30 Ribu Kasus
Angka itu merupakan temuan sepanjang periode Januari hingga September 2026.


Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kasus Influenza A di Kabupaten Tangerang Capai 30 Ribu Kasus
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Indonesia
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Kasus influenza di Jakarta mengalami kenaikan. Pramono Anung menyebut peningkatan masih kecil, sementara Dinkes mencatat ISPA naik 15,7 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Dinkes DKI: Bukan karena Influenza A
Kasus ISPA di Jakarta naik 15,7 persen. Namun, Dinkes DKI menegaskan bahwa penyebabnya bukan dari influenza A.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Dinkes DKI: Bukan karena Influenza A
Indonesia
Viral Video Massa Bubarkan Ibadah GKPI Mauk Tangerang, Sosok Bawa Golok Akhirnya Minta Maaf
Pria bernama Aji yang viral membawa golok saat mengancam jemaat GKPI Mauk Sepatan Tangerang resmi meminta maaf saat mediasi
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Viral Video Massa Bubarkan Ibadah GKPI Mauk Tangerang, Sosok Bawa Golok Akhirnya Minta Maaf
Berita Foto
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Keluarga jurnalis yang hilang kontak melakukan tabur bunga di bibir Pantai Kampung Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Lifestyle
Awas Musim Flu 2026 Mendekat! Cek Jadwal Vaksin dan Strain Virus yang Wajib Diwaspadai
Jangan sampai tumbang! Ancaman musim flu 2026 di depan mata. Cek panduan lengkap jadwal vaksin flu, info strain virus terbaru, dan opsi vaksin mRNA mFLUSIVA.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Awas Musim Flu 2026 Mendekat! Cek Jadwal Vaksin dan Strain Virus yang Wajib Diwaspadai
Berita Foto
Hari ke-10 Pencarian, Area SAR Jurnalis Hilang Diperluas hingga 8.509 Mil Laut Persegi
Pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Carita, Pandeglang, Banten, Kamis (17/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 17 September 2026
Hari ke-10 Pencarian, Area SAR Jurnalis Hilang Diperluas hingga 8.509 Mil Laut Persegi
Berita Foto
DVI Mulai Ambil Sampel DNA Keluarga Jurnalis dan ABK Hilang Kontak di Selat Sunda
Personel DVI mengambil sampel DNA dari keluarga jurnalis yang hilang kontak di Pos Ante Mortem DVI Polda Banten, Carita, Pandeglang, Banten, Senin (14/9/2026).
Didik Setiawan - Senin, 14 September 2026
DVI Mulai Ambil Sampel DNA Keluarga Jurnalis dan ABK Hilang Kontak di Selat Sunda
Berita Foto
Hari Ketujuh Pencarian, Basarnas Perpanjang Operasi SAR Jurnalis dan ABK Hilang hingga Tiga Hari
Menyampaikan hasil pencarian hari ketujuh jurnalis yang hilang di Posko Nasional, Marita Lippo Carita, Pandeglang, Banten, Senin (14/9/2026).
Didik Setiawan - Senin, 14 September 2026
Hari Ketujuh Pencarian, Basarnas Perpanjang Operasi SAR Jurnalis dan ABK Hilang hingga Tiga Hari
Bagikan