MerahPutih.com - Program ambulans udara yang digagas Presiden Prabowo Subianto mulai direalisasikan. Layanan ini disiapkan untuk mempermudah masyarakat di daerah terisolasi atau wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat dalam mengakses layanan kesehatan.
Sebagai bagian dari persiapan operasional, pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Melalui program tersebut, Prabowo berharap kondisi geografis dan keterbatasan infrastruktur tidak lagi menjadi hambatan bagi masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan, terutama bagi mereka yang membutuhkan pertolongan darurat.
Prabowo Ingin Ambulans Udara Jangkau Daerah Sulit
Prabowo mengatakan ambulans udara nantinya menggunakan helikopter dan pesawat kecil yang dapat mendarat di berbagai lokasi dengan kondisi tertentu.
“Kita akan membuat ambulans udara, helikopter-helikopter dengan pesawat kecil yang bisa mendarat di lapangan-lapangan rumput, di lapangan-lapangan pasir, bisa mendarat di pinggir sungai. Supaya tidak ada rakyat kita yang tidak bisa dievakuasi kalau dia sakit," ujar Prabowo dikutip dari akun Instagram @sekretariat.kabinet, Senin (28/9).
Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat yang selama ini menghadapi kendala geografis dan infrastruktur ketika membutuhkan layanan kesehatan.
Dengan adanya ambulans udara, pemerintah menyiapkan alternatif evakuasi medis bagi warga di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Baca juga:
Prabowo Siapkan Ambulans Udara, Helikopter hingga Pesawat Kecil untuk Evakuasi Pasien
Prabowo Soroti Akses Kesehatan bagi Ibu Melahirkan
Prabowo juga menyoroti sulitnya akses layanan kesehatan bagi masyarakat di sejumlah daerah, khususnya ibu-ibu yang membutuhkan penanganan medis saat melahirkan.
Ia menyebut masih ada masyarakat yang harus menempuh perjalanan berjam-jam untuk mencapai fasilitas kesehatan.
Banyak ibu-ibu yang meninggal, karena menempuh jalan tujuh jam sampai sembilan jam pada saat melahirkan. Akhirnya, banyak ibu yang meninggal karena tidak ada jalan yang baik,
Presiden RI, Prabowo Subianto.
Kondisi tersebut menjadi salah satu persoalan yang ingin dijawab melalui penyediaan ambulans udara, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah dengan akses transportasi darat terbatas.
Baca juga:
Pesawat N219 dan Varian Amfibinya Bakal Dirangcang Buat Visi Ambulans Udara Presiden Prabowo
Disiapkan Bersamaan dengan 22 Rumah Sakit Baru
Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan program ambulans udara disiapkan setelah pemerintah menyelesaikan pembangunan 22 rumah sakit baru pada 2026 di sejumlah kabupaten/kota yang sebelumnya belum memiliki rumah sakit.
Menurut Teddy, penguatan layanan kesehatan memang menjadi salah satu perhatian utama Prabowo selama ini. Karena itu, program ambulans udara diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan hingga ke daerah pelosok.
Tahap awal kesiapan program telah dilakukan melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Pesisir Barat, Lampung.
Karena dalam kondisi darurat, waktu sangat berarti. Insyaallah negara akan terus hadir, hingga ke pelosok negeri. Memperpendek jarak, mempercepat pertolongan, dan pada akhirnya menyelamatkan nyawa,
Sekretaris Kabinet RI, Teddy Indra Wijaya.
(Asp)