MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, Sabtu (19/9).
Peringatan satu abad tersebut menjadi momentum kesyukuran atas perjalanan panjang Gontor dalam bidang pendidikan sekaligus refleksi untuk memasuki abad kedua pengabdiannya. Kehadiran Prabowo dalam resepsi tersebut juga telah dikonfirmasi pihak Istana.
Baca juga:
100 Tahun Gontor: Prabowo Hadir, Mushaf Al-Qur'an Karya Santri Diluncurkan
Prabowo Disambut Ribuan Santri
Setibanya di lokasi acara, ribuan santri tampak membawa bendera Merah Putih di tangan untuk menyambut kehadiran Kepala Negara.
Presiden Prabowo kemudian disambut Ketua Badan Wakaf PMDG Dr. K.H. Hidayat Nur Wahid serta Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor K.H. Hasan Abdullah Sahal dan K.H. Muhammad Akrim Mariyat.
Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Oh Pondokku.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an Surah Al-Ahzab ayat 70 hingga 73 serta doa bersama yang dipimpin Ketua Badan Wakaf PMDG.
Hasan Abdullah Sahal Bicara Satu Abad Gontor
Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor K.H. Hasan Abdullah Sahal menyampaikan perjalanan dan makna satu abad pengabdian PMDG bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.
Menurutnya, para pendiri Gontor telah ikhlas mewakafkan ide, nilai, sistem, lembaga, dan cinta kepada bangsa Indonesia.
"Sehingga mudah-mudahan Bapak Presiden dan bangsa Indonesia termasuk yang menerima wakaf cinta pondok ini. Dan semuanya mencintai kita semua," ujar Hasan.
Ia juga menyinggung sejarah Gontor hingga pondok tersebut mencapai usia 100 tahun.
100 tahun pondok modern ini, 1926, ada apa, ada siapa? Dan bagaimana Gontor ini? Gontor singkatan dari 'nggon kotor' karena banyak syirik, banyak kufur, banyak maksiat,
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal.
Hasan kemudian menegaskan bahwa Gontor telah berubah menjadi tempat yang lebih baik.
"Gontor 'nggon kotor' sekarang menjadi 'nggon inspirator', diwakafkan 1958 pada acara empat pintu atau 32 tahun pondok, diwakafkan pada umat Islam seluruh dunia," pungkasnya. (Asp)