Waspada 'Predator' di Sekitar Kita, Kenali Ciri-cirinya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Januari 2020
Waspada 'Predator' di Sekitar Kita, Kenali Ciri-cirinya

Kita seringkali tidak sadar dengan para pelaku predator seksual. (Foto: Netral News)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BARU-BARU ini, pria asal Indonesia yang tinggal di Inggris, Reynhard Sinaga, mendadak ramai diperbincangkan akibat perlakuan cabulnya. Parahnya, ia bahkan memperkosa lebih dari 190 laki-laki dan dijuluki sebagai ‘predator seksual’ oleh Hakim di persidangan. Para korban dibius menggunakan obat GHB (gamma-hydroxybutyrate) hingga tidak sadarkan diri. Kini, ia divonis hukuman penjara seumur hidup.

Baca juga:

Bijaksana, Begini Cara Billie Eillish Hindari Pelecehan Seksual

Belajar dari kasus Reynhard, ada baiknya kita mulai mewaspadai ciri-ciri predator seksual di sekitar kita. Dirangkum dari beberapa sumber, berikut lima ciri-ciri predator seksual yang bisa kita antisipasi.

1. Merasa tidak terkalahkan

Waspada 'Predator' di Sekitar Kita, Kenali Ciri-cirinya
Meskipun tau salah, mereka tetap melakukannya. (Foto: South China Morning Post)

Pada umumnya, mereka mengetahui bahwa pelecehana seksual, penyerangan, dan pemerkosaan merupakan hal yang salah. Mereka sepenuhnya sadar akan konsekuensi bahwa mereka akan tertangkap jika melakukan hal tersebut.

Mereka juga cukup lama untuk melakukan apa yang mereka inginkan, sambil mempertahankan rasa tak terkalahkan.

Tanpa berpikir panjang, mereka juga menghilangkan pertimbangan hati nurani yang berperilaku sesuka hati tanpa memperhatikan kerusakan emosional, fisik, atau lainnya.

2. Suka memberi hadiah

Waspada 'Predator' di Sekitar Kita, Kenali Ciri-cirinya
Memberi hadiah untuk memancing para korban. (Foto: Budsies)

Untuk memancing para korban, predator seksual biasanya akan menarik perhatian mereka dengan sering memberi hadiah secara mendadak serta memenuhi keinginan korban.

Mereka rela meluangkan waktunya untuk datang menemani korban ketika ada masalah, sehingga korban dibuat merasa nyaman. Setelah nyaman, mereka langsung menjalankan aksi bejatnya tanpa berpikir panjang.

Baca juga:

Tempat Kerja Tidak Bebas Pelecehan, Kenali Bentuknya!

3. Tidak merasa menyesal

Waspada 'Predator' di Sekitar Kita, Kenali Ciri-cirinya
Akan kembali melakukan setelah bebas dari hukuman. (Foto: digi24)

Setelah berkali-kali melakukan aksi tidak pantas tersebut, pelaku biasanya tidak merasa bahwa dirinya salah. Mereka hanya akan menyesal setelah mereka tertangkap. Setelah bebas, mereka akan kembali melakukan aksi bejatnya.

Predator seksual bahkan tidak mempedulikan dampak yang terjadi pada korban. Rasa egois tertanam dibenak mereka sehingga akan melakukan hal tersebut terus menerus.

4. Ingin dilayani

Waspada 'Predator' di Sekitar Kita, Kenali Ciri-cirinya
Mereka ingin dilayani oleh para korban. (Foto: Kathmandupost)

Mereka yang telah memberikan waktu, hadiah, tenaga, materi, atau apapun itu, merasa ingin dilayani dan dimanja oleh para korban. Perlahan lahan, mereka akan mendekati bahkan menyentuh bagian tubuh, mulai dari atas hingga menjurus ke pelecehan seksual.

5. Ramah, sopan, dan baik

Waspada 'Predator' di Sekitar Kita, Kenali Ciri-cirinya
Membuat para korban semakin nyaman. (Foto: Your Alpha Dude)

Selain memberikan hadiah, para pelaku juga menunjukkan sikap yang ramah, sopan, dan baik terhadap calon korban. Ini merupakan modus yang paling sering dilakukan agar korban menjadi semakin nyaman. Bahkan, banyak orang tidak mengetahui baha mereka adalah predator seksual. (And)

Baca juga:

Membuang Trauma Pelecehan dan Menjadi Normal

#Kelainan Seksual #Penyakit
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Olahraga
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Wabah Ebola mengacaukan persiapan Piala Dunia 2026. Laga RD Kongo vs Chili pun harus dibatalkan akibat wabah tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Dunia
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Data terbaru otoritas DRC mencatat 131 kematian akibat virus tersebut terjadi di negara tetangga Uganda
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Pengetatan pengawasan terhadap lembaga pendidikan berasrama melalui audit berkala pada sistem perlindungan anak dan mekanisme pengaduan internal juga menjadi poin mendesak
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Indonesia
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Kasus hantavirus kini sudah muncul di Indonesia. Komisi IX DPR pun meminta pemerintah untuk memperkuat deteksi dini.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Lifestyle
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Dokter Tirta buka suara soal Hantavirus. Ia menyebutkan, bahwa penularannya sangat sulit.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Indonesia
Menteri PPPA Tegaskan Penahanan Pimpinan Pesantren Pati Krusial Guna Cegah Korban Baru
Menteri PPPA menekankan bahwa kekerasan dalam relasi pengasuhan adalah pelanggaran berat yang merusak masa depan anak serta mencederai institusi keagamaan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Mei 2026
Menteri PPPA Tegaskan Penahanan Pimpinan Pesantren Pati Krusial Guna Cegah Korban Baru
Indonesia
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Dua jemaah calon haji Indonesia wafat di Arab Saudi. Kini, total calon haji yang meninggal dunia mencapai 12 orang.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Indonesia
Cara Menangani Paparan Hantavirus Sejak Dini, Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus
Kenali cara menangani paparan hantavirus sejak dini, mulai dari membersihkan area terkontaminasi hingga mengenali gejala awal yang mirip flu biasa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cara Menangani Paparan Hantavirus Sejak Dini, Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus
Indonesia
Skandal Seksual Santriwati Pati Bikin Heboh, LPSK dan Komnas HAM Didesak Segera Turun Tangan
Investigasi independen dari lembaga terkait diharapkan mampu mengungkap fakta secara transparan dan menghasilkan rekomendasi kebijakan untuk mencegah kasus serupa di lingkungan pendidikan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Skandal Seksual Santriwati Pati Bikin Heboh, LPSK dan Komnas HAM Didesak Segera Turun Tangan
Bagikan