Layanan 24 Jam Puskesmas Tingkat Kecamatan Jadi Jurus Andalan Pemprov DKI Lawan Meningkatnya Kasus ISPA
Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati. (Foto: Asropih)
Merahputih.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, memastikan bahwa lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang terjadi di ibu kota dalam sebulan terakhir masih tergolong wajar dan tidak mengkhawatirkan.
"Sejauh ini untuk kasus ISPA masih sesuai dengan polanya. Jadi ketika memang iklim, cuaca cenderung seperti sekarang, kasusnya biasanya agak naik. Tapi sejauh ini nggak sangat signifikan. Jadi masih di dalam kendali," tutur Ani, Kamis (16/10).
Menurut Ani, Dinkes DKI Jakarta telah mengambil langkah antisipasi dengan menyiapkan pencegahan dan penanganan dini terhadap berbagai potensi wabah melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).
Baca juga:
ISPA Jakarta Meledak Hampir 2 Juta Kasus, Dinkes Ungkap Biang Keladi Selain Polusi
Ia juga menegaskan bahwa Dinkes akan terus memantau perkembangan kasus ISPA dan penyakit lain di Jakarta. Selain itu, seluruh fasilitas kesehatan (faskes) di Jakarta berada dalam kondisi siaga dan siap melayani kesehatan masyarakat.
"Faskes yang ada di seluruh Jakarta sebanyak 292 puskesmas pembantu, 44 puskesmas kecamatan. Kami siap," kata Ani.
Bahkan, seluruh puskesmas di tingkat kecamatan telah membuka layanan 24 jam. Oleh karena itu, Ani mengimbau masyarakat agar segera mencari pertolongan medis di faskes terdekat jika merasakan gejala, demi deteksi dini penyakit.
Baca juga:
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Terkait kekhawatiran masyarakat tentang kenaikan kasus yang menyerupai COVID-19, Ani menjelaskan bahwa COVID-19 kini telah memasuki fase endemik. Meskipun kasusnya masih ditemukan, tingkat keparahannya cenderung rendah.
"Tapi Covid memang ada. Covid itu kita sekarang adalah masuk ke fase endemis, jadi memang ada, tetapi tingkat keparahannya tidak tinggi. Jadi biasanya hanya banyak di kasusnya dirawat jalan saja," pungkasnya.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Bukan Sekadar Bongkar Tiang, Pemprov DKI Jakarta Bakal Melakukan Penataan Drainase di Jalan Rasuna Said
Tiang Mangkrak Rasuna Said, Pramono Anung Pastikan Pembongkaran Berjalan Humanis
Soal Monorel Rasuna Said, Pramono: Ada Surat Kajati, Aman Secara Hukum
Penataan Rasuna Said Rp 102 Miliar, Pramono: Bongkar Monorel Tak Sampai Rp 1 M
Pemprov DKI Mulai Bongkar 109 Tiang Monorel Terbengkalai di Rasuna Said
Prakiraan Cuaca Jakarta 14 Januari: Waspada Hujan Ringan dari Pagi Hingga Siang Hari
Banjir Jakarta Utara, BPBD Salurkan Makanan hingga Matras ke Pengungsi
Tanpa Tutup Tol, Jalur Layang LRT Jakarta Fase 1B Kini Tersambung 100 Persen
Senin Pagi Mencekam, Pohon Angsana 10 Meter Roboh Tutup Jalan Kemang Raya