Soal Monorel Rasuna Said, Pramono: Ada Surat Kajati, Aman Secara Hukum

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
Soal Monorel Rasuna Said, Pramono: Ada Surat Kajati, Aman Secara Hukum

Pemprov DKI Jakarta akan bongkar tiang monorel mangkrak di Rasuna Said. Foto: MerahPutih/Didik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan bahwa pelaksanaan pembongkaran tiang monorel yang mangkrak hampir 22 tahun di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, tidak melanggar hukum.

Pramono menegaskan, aspek hukum terkait pembersihan tiang monorel tersebut telah rampung setelah adanya surat dari Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta, meskipun aset tiang monorel diketahui masih tercatat sebagai milik PT Adhi Karya.

“Jadi urusan hukumnya tentunya dengan adanya surat dari Bapak Kejaksaan Tinggi, sebenarnya sudah selesai,” ujar Pramono di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/1).

Pramono menjelaskan, sebelum melakukan pembongkaran, Pemprov DKI Jakarta telah mengirimkan surat resmi kepada PT Adhi Karya sejak November 2025, agar perusahaan pelat merah tersebut membongkar sendiri tiang monorel tersebut.

“Kami sudah berkirim surat secara langsung kepada Adhi Karya pada bulan November yang lalu. Kami kasih batas waktu satu bulan, tetapi tidak bisa dibongkar,” ungkapnya.

Baca juga:

Pemprov DKI Mulai Bongkar 109 Tiang Monorel Terbengkalai di Rasuna Said

Meski demikian, mantan anggota DPR RI empat periode ini menegaskan bahwa Pemprov DKI masih terus menjalin komunikasi dengan PT Adhi Karya hingga saat ini, guna memastikan penyelesaian dilakukan secara baik dan tidak menimbulkan persoalan baru.

“Kami tentunya masih berkomunikasi terus dengan Adhi Karya. Karena bagi saya pribadi, penyelesaian ini juga harus membuat semua orang merasa nyaman,” kata Pramono.

“Dan apa yang kami lakukan nanti akan kami sampaikan. Tapi yang jelas, komunikasi dengan Adhi Karya tetap kami lakukan,” imbuhnya.

Baca juga:

Sutiyoso Buka Alasan Bangun Monorel Jakarta, Kini Lega Proyek Mangkrak Dibongkar

Adhi Karya Klaim Tiang Monorel Masih Jadi Aset Perusahaan

Sebelumnya, Corporate Secretary PT Adhi Karya, Rozi Sparta, menyatakan bahwa seluruh tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said dan Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat, bukan merupakan aset milik Pemprov DKI Jakarta.

“Tiang monorel di sepanjang Jalan Rasuna Said dan Jalan Asia Afrika merupakan aset milik ADHI berdasarkan Putusan Pengadilan Nomor 296/Pdt.G/2012/PN.JKT.Sel tanggal 22 Oktober 2012,” ujar Rozi dalam keterangan resminya, Selasa (13/1).

Selain itu, Rozi menyebut klaim kepemilikan tersebut juga diperkuat oleh pendapat hukum Jaksa Pengacara Negara melalui legal opinion tertanggal 16 Agustus 2017.

Karena itu, hingga kini PT Adhi Karya masih melakukan diskusi lanjutan terkait proses pembongkaran tiang monorel tersebut bersama pihak-pihak terkait. (Asp)

#Tiang Monorel #Pemprov DKI Jakarta #Pramono Anung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Pemprov DKI menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water must (kabut air) yang terpasang di 179 perangkat pada 145 gedung di berbagai lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Indonesia
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
31 rumah sakit yang dimiliki Pemda DKI, 44 Puskesmas, serta 292 Puskesmas Pembantu untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Pramono memiliki keinginan agar para peserta LPDP ala Jakarta tak hanya belajar mata kuliah yang umum tetapi juga belajar keterampilan yang dibutuhkan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Tarif Transjakarta bakal naik mulai 1 Januari 2027. Lalu, ada enam golongan masyarakat yang bisa naik gratis.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Indonesia
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjangkau sekitar 700 ribu peserta didik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Indonesia
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Bank Jakarta menyiapkan Rp 5,87 triliun untuk proyek strategis DKI. Hal ini melalui kerja sama dengan BUMD, BUMN, hingga perangkat daerah DKI Jakarta.
Soffi Amira - Selasa, 13 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Bagikan