Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak

Ilustrasi Sampah. (Foto: MP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan, Jakarta saat ini menghasilkan lebih dari 9.000 ton sampah setiap hari atau sekitar 3,17 juta ton per tahun.

Menurut Pramono, persoalan sampah di Ibu Kota tidak mungkin diselesaikan tanpa keterlibatan dan kerja sama seluruh pihak. Karena itu, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam penanganan masalah persampahan di Jakarta.

"Dulu polanya adalah angkut-buang. Sekarang menjadi pilah-angkut-olah. Perubahan prinsip ini tentunya memerlukan keseriusan dan kerja sama kita semua agar bisa berjalan dengan baik," ujar Pramono kepada wartawan, Selasa (1/9).

Baca juga:

Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing

Gerakan Pilah Sampah Mulai Menunjukkan Hasil

Pramono mengatakan, gerakan pilah sampah yang dicanangkan pada 10 Mei 2026 mulai menunjukkan hasil.

Persentase rumah tangga yang memilah sampah meningkat dari 5,31 persen menjadi 23,14 persen.

Pengelolaan sampah organik melalui bank sampah juga mengalami peningkatan. Volume sampah yang dikelola naik dari 1.046 ton menjadi 1.432 ton.

Pada saat yang sama, volume sampah yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang berkurang sekitar 500 ton per hari.

Diperlukan keseriusan dan keberlanjutan dari komunitas dalam pelaksanaan gerakan pilah sampah. Gerakan ini dan penanganan persoalan persampahan di Jakarta memang betul-betul harus kita tangani secara komprehensif,

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Persoalan Sampah Harus Jadi Agenda Rutin

Pramono juga menekankan pentingnya konsistensi dan pengawasan agar perubahan pola pengelolaan sampah dapat berjalan secara berkelanjutan.

Ia bahkan meminta persoalan persampahan menjadi agenda rutin yang dibahas di lingkungan Balai Kota.

Menurutnya, penanganan sampah tidak cukup hanya dengan mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan. Perubahan harus dilakukan sejak dari sumber hingga proses pengolahan.

RDF Rorotan Olah hingga 1.000 Ton Sampah per Hari

Selain mengurangi sampah dari sumber, Pemprov DKI terus mengembangkan fasilitas pengolahan sampah.

Salah satunya RDF Rorotan yang saat ini mampu mengolah sekitar 800 hingga 1.000 ton sampah per hari.

Pengembangan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI memperkuat sistem pengelolaan sampah sekaligus mengurangi beban pengiriman sampah ke TPST Bantargebang.

Baca juga:

Bank Jakarta Bakal Bangun Biodigester di Rorotan, Bisa Olah 500 Kg Sampah Organik per Hari

Pramono menyebut penanganan sampah juga memberikan dampak yang lebih luas terhadap kualitas lingkungan dan kebijakan transportasi Jakarta.

Penanganan sampah dengan strategi yang komprehensif memberikan multiplier effect, antara lain menurunkan polusi sekaligus mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik. (Asp)

#Sampah #Pramono Anung #Pemprov DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Pramono memiliki keinginan agar para peserta LPDP ala Jakarta tak hanya belajar mata kuliah yang umum tetapi juga belajar keterampilan yang dibutuhkan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Tarif Transjakarta bakal naik mulai 1 Januari 2027. Lalu, ada enam golongan masyarakat yang bisa naik gratis.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Indonesia
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjangkau sekitar 700 ribu peserta didik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Indonesia
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Bank Jakarta menyiapkan Rp 5,87 triliun untuk proyek strategis DKI. Hal ini melalui kerja sama dengan BUMD, BUMN, hingga perangkat daerah DKI Jakarta.
Soffi Amira - Selasa, 13 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Indonesia
Pramono Belum Berani Hapus Ganjil-Genap DKI, Tunggu MRT Kota Tua Selesai
Gubernur DKI Pramono Anung tunda keputusan ganjil-genap hingga proyek MRT Kota Tua tuntas. Simak kajian Pemprov DKI terkait aturan lalu lintas Jakarta!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Pramono Belum Berani Hapus Ganjil-Genap DKI, Tunggu MRT Kota Tua Selesai
Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Indonesia
Bayar MRT Jakarta Terintegrasi JakLingko Mulai 12 Oktober 2026
Mulai 12 Oktober 2026, pembayaran MRT Jakarta terintegrasi JakLingko. Simak daftar kartu yang bisa digunakan, cara tapping, dan tarif integrasi Rp10.000.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Bayar MRT Jakarta Terintegrasi JakLingko Mulai 12 Oktober 2026
Bagikan