Banjir Jakarta Utara, BPBD Salurkan Makanan hingga Matras ke Pengungsi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Banjir Jakarta Utara, BPBD Salurkan Makanan hingga Matras ke Pengungsi

BPBD DKI Jakarta mengirimkan bantuan makanan hingga pakaian ke korban pengungsian banjir di wilayah Jakarta Utara. (foto: dok BPBD DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyalurkan bantuan logistik berupa makanan hingga pakaian kepada warga terdampak banjir yang mengungsi di wilayah Jakarta Utara.

Total nilai bantuan yang dikirimkan mencapai Rp575.419.810. Bantuan tersebut terdiri atas kidsware sebanyak 226 paket, air mineral 226 dus, biskuit 226 kaleng, paket sandang 226 paket, serta 840 buah matras.

BPBD DKI Jakarta mencatat sejumlah titik pengungsian telah menerima bantuan logistik tersebut. Salah satunya adalah Rusun Embrio, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, yang menampung 232 kepala keluarga (KK) dengan total 690 jiwa.

Bantuan juga disalurkan ke Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, dengan lokasi pengungsian tersebar di RW 01, RW 12, dan RW 13, yang saat ini menampung 175 jiwa.

Baca juga:

Update Banjir Jakarta: 22 RT dan 5 Ruas Jalan Tergenang, Ribuan Warga Mengungsi

Dinas SDA Ungkap Penyebab Jakarta Utara Terendam Banjir Serentak

Selain itu, logistik diserahkan ke SMPN 266 Cilincing, Kelurahan Cilincing, yang menampung 230 jiwa; Gedung Pelayanan Masyarakat (Pelmas) RW 13, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, yang menampung 50 KK dengan total 68 jiwa; serta Bengkel Cucian Mobil Gading Griya Lestari, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, yang menampung 91 jiwa.

Seluruh bantuan tersebut telah diserahterimakan secara resmi kepada pihak kelurahan, pengurus RT setempat, dan warga terdampak, serta disertai penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST).

Ketua Subkelompok Logistik dan Peralatan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Michael Sitanggang, menegaskan bahwa pendistribusian logistik ini merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi.

“Kami memastikan seluruh bantuan logistik tersalurkan secara tepat sasaran dan terukur. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen BPBD untuk melindungi dan memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak bencana,” ujar Michael, Selasa (13/1).

Hingga saat ini, kondisi di seluruh titik pengungsian dilaporkan aman dan terkendali. Para pengungsi masih bertahan di lokasi masing-masing sambil menunggu perkembangan situasi dan surutnya genangan banjir. (Asp)

#Banjir #Banjir Jakarta #BPBD DKI Jakarta #Pemprov DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Jakarta Utara, BPBD Salurkan Makanan hingga Matras ke Pengungsi
BPBD DKI Jakarta menyalurkan bantuan logistik senilai Rp 575 juta kepada pengungsi banjir di Jakarta Utara, meliputi makanan, pakaian, dan perlengkapan tidur.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Banjir Jakarta Utara, BPBD Salurkan Makanan hingga Matras ke Pengungsi
Indonesia
Dinas SDA Ungkap Penyebab Jakarta Utara Terendam Banjir Serentak
Dinas SDA DKI mengungkap curah hujan ekstrem menjadi penyebab banjir di Jakarta Utara. Drainase tak mampu menampung air, diperparah rob dan penurunan tanah.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Dinas SDA Ungkap Penyebab Jakarta Utara Terendam Banjir Serentak
Indonesia
Genangan Air Setinggi 15 Cm, Lalu Lintas dari Bandara Soetta Menuju Jakarta dan Sebaliknya Tersendat Selasa Pagi
Arus kendaraan dari arah Bandara Soetta menuju Jakarta maupun sebaliknya mengalami perlambatan.
Frengky Aruan - Selasa, 13 Januari 2026
Genangan Air Setinggi 15 Cm, Lalu Lintas dari Bandara Soetta Menuju Jakarta dan Sebaliknya Tersendat Selasa Pagi
Indonesia
Tanpa Tutup Tol, Jalur Layang LRT Jakarta Fase 1B Kini Tersambung 100 Persen
Proyek ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Januari 2026
Tanpa Tutup Tol, Jalur Layang LRT Jakarta Fase 1B Kini Tersambung 100 Persen
Indonesia
Jakarta Dikepung Hujan Ekstrem, Pasukan Biru Siaga untuk 'Perang' Lawan Genangan di 5 Wilayah DKI
Serangkaian upaya mitigasi ini diharapkan efektif mengatasi genangan akibat cuaca ekstrem di kawasan-kawasan yang terdampak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Januari 2026
Jakarta Dikepung Hujan Ekstrem, Pasukan Biru Siaga untuk 'Perang' Lawan Genangan di 5 Wilayah DKI
Indonesia
Update Banjir Jakarta: 22 RT dan 5 Ruas Jalan Tergenang, Ribuan Warga Mengungsi
Banjir masih merendam wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara hingga Selasa pagi. BPBD mencatat 22 RT dan 5 ruas jalan tergenang, ribuan warga mengungsi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Update Banjir Jakarta: 22 RT dan 5 Ruas Jalan Tergenang, Ribuan Warga Mengungsi
Indonesia
11 Kecamatan di Lebak Terendam Banjir, 1 Orang Meninggal
Posko Utama BPBD Lebak terus melakukan monitor dibeberapa cakupan wilayah terdampak, sekaligus menyampaikan imbauan di sosial media serta informasi di website resmi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
11 Kecamatan di Lebak Terendam Banjir, 1 Orang Meninggal
Indonesia
Sejumlah Warga Asrama Polisi di Mampang Terjebak Banjir Besar, Prioritas Evakuasi
Polri mengerahkan personel untuk memastikan warga yang terdampak banjir dapat dievakuasi dengan aman
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Sejumlah Warga Asrama Polisi di Mampang Terjebak Banjir Besar, Prioritas Evakuasi
Berita Foto
Hujan Deras Picu Banjir 50 Cm di Permukiman Padat Kapuk Cengkareng, Jakarta Barat
Warga tetap beraktivitas saat banjir di permukiman padat penduduk RT 08, Kompleks Karawang, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (12/1/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Januari 2026
Hujan Deras Picu Banjir 50 Cm di Permukiman Padat Kapuk Cengkareng, Jakarta Barat
Indonesia
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta hingga 13 Januari 2026, Warga Diminta Waspada
BMKG memperingatkan adanya potensi cuaca ekstrem di Jakarta hingga 13 Januari 2026. Masyarakat pun diminta waspada.
Soffi Amira - Senin, 12 Januari 2026
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta hingga 13 Januari 2026, Warga Diminta Waspada
Bagikan