Strategi Sehat Kontrol Kolesterol, Kunci Sederhana Hidup Berkualitas
Ilustrasi sarapan tinggi protein. (Foto: Unsplash/Logan Jeffrey)
MerahPutih.com - Data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan, sekitar satu dari tiga orang dewasa di Indonesia memiliki kadar kolesterol tinggi. Lebih dari separuhnya bahkan tidak menyadari kondisi tersebut karena gejalanya sering tidak terlihat.
Padahal, kolesterol tinggi yang tidak terdeteksi dapat menjadi faktor risiko penyakit serius seperti jantung lemah, hipertensi, hingga stroke - penyakit yang masih menempati posisi teratas penyebab kematian di dunia.
Kesadaran akan pentingnya menjaga kadar kolesterol seringkali baru muncul setelah hasil pemeriksaan kesehatan memberikan peringatan serius.
Sayangnya, pada tahap tersebut pencegahan biasanya sudah terlambat. Oleh karena itu, menjaga kadar kolesterol sebaiknya menjadi prioritas sejak dini.
Baca juga:
Beberapa jenis makanan diketahui dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh, di antaranya:
Tingkatkan Asupan Serat Larut
Serat larut berfungsi mengikat kolesterol dalam saluran pencernaan dan membuangnya dari tubuh. Sumber makanan yang kaya serat larut meliputi oat, barley, apel, pir, jeruk, kacang polong, serta berbagai jenis kacang-kacangan.
Konsumsi Lemak Sehat
Lemak sehat dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL) sekaligus menurunkan kolesterol jahat (LDL). Sumber lemak sehat antara lain alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, minyak zaitun, serta ikan berlemak seperti salmon dan sarden.
Pilih Protein Nabati dan Ikan
Protein nabati umumnya rendah lemak jenuh dan mendukung kesehatan jantung. Selain itu, ikan berlemak seperti salmon dan makarel kaya akan omega-3 yang efektif menurunkan kadar trigliserida.
Baca juga:
Waktu Sarapan Terbaik Jika Kolesterol Tinggi, Dapat Jaga Kesehatan Jantung
Selain pola makan sehat, PT Pharos Indonesia menghadirkan suplemen Omepros yang mengandung kombinasi Omega 3, 6, 9, serta GLA. Suplemen ini membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL), meningkatkan kolesterol baik (HDL), sekaligus menjaga kelancaran peredaran darah.
“Menjaga kolesterol bukan sekadar mencegah penyakit, tetapi juga memastikan kualitas hidup tetap optimal. Kesehatan adalah investasi jangka panjang, bukan biaya,” ujar dr. Mariani Leman, Direktur PT NutriSains (Pharos Group).
Omepros diformulasikan dari minyak ikan salmon, minyak biji bunga evening primrose, minyak zaitun, dan minyak canola. Kombinasi nutrisi tersebut dirancang untuk mendukung kesehatan jantung dan sistem peredaran darah secara menyeluruh. (Far)
Bagikan
Berita Terkait
Korban Bencana Sumatra Terancam Kena Campak di Pengungsian, Kemenkes: Penularannya Paling Tinggi
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry