Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting

Ilustrasi kesehatan mental. Foto Freepik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengungkapkan ada 125 ribu kunjungan warga ke layanan kesehatan jiwa di seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) pada tahun 2025 lalu.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Elva Farhi Qolbina, menilai bahwa isu kesehatan mental menjadi semakin mendesak dan tidak bisa diabaikan lebih lama lagi.

Dengan adanya ratusan ribu warga kita yang mengakses layanan kesehatan jiwa pada tahun lalu, itu menunjukkan kalau isu ini sudah menjadi permasalahan serius dan tidak bisa disepelekan lagi. Pemprov DKI harus memerhatikan masyarakatnya dan memberikan pelayanan yang mereka butuhkan,

kata Elva.

Fraksi PSI konsisten mengawal isu kesehatan mental sebagai salah satu permasalahan warga Jakarta yang perlu diatasi oleh Pemprov DKI. Salah satunya, dengan memperjuangkan agar Ranperda Sistem Kesehatan Daerah (Siskesda) secara eksplisit mencantumkan pasal-pasal terkait layanan kesehatan mental.

Baca juga:

Fabio Di Giannantonio Bongkar Rahasia Hancurkan Mental Marc Marquez di Sirkuit Assen

Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daerah. Padahal, kata dia, tekanan hidup yang dialami oleh masyarakat kian tinggi dan mereka juga semakin menyadarinya.

Kami dari Fraksi PSI selalu mengawal isu kesehatan mental. Sekarang, kami memperjuangkan agar Pemprov DKI wajib memberikan fasilitas pelayanan kesehatan mental dari hulu ke hilir baik secara kuratif, preventif, promotif, maupun rehabilitatif dengan mencantumkannya secara eksplisit dalam pasal-pasal di Ranperda Siskesda,

jelasnya.

Kesehatan mental merupakan isu yang mendasar. Demikian, pihaknya aktif mendorong pembahasan pasal-pasal tersebut dalam proses legislasi di Kebon Sirih.

Masalah kesehatan mental ini merupakan isu yang fundamental. Oleh karenanya, kami di PSI bersikeras agar pasal-pasal tersebut dibahas. Karena, pasal-pasal ini terkait dengan tanggung jawab Pemprov DKI untuk turut dalam upaya penanganan kesehatan mental warganya,

ujarnya. "Meskipun awalnya pihak Dinkes tidak memasukkannya, bahkan belum dengan jelas mendefinisikan apa itu kesehatan mental, tapi setelah beberapa kali berdiskusi di DPRD usulan-usulan dari kami dimasukkan untuk dibahas," tambahnya.

Adapun beberapa ketentuan yang kini diperjuangkan dalam merancang peraturan daerah (perda) yang menyangkut siskesda itu adalah penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran perlunya kehidupan yang sehat baik secara fisik, mental, maupun sosial.

PSI DKI mendorong agar Pemprov DKI yang selama ini lebih menekankan kepada kesehatan fisik juga melakukan sosialisasi akan pentingnya kesehatan mental dan sosial.

Kemudian, pendekatan berbasis komunitas dengan memperkuat jejaring sosial agar masyarakat bisa mendampingi dan membantu sesama warga di sekitarnya juga perlu dikembangkan,

pungkasnya. (Asp)
#Kesehatan Mental #Kesehatan #Hari Kesehatan Jiwa Dunia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Bagikan