Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola

Anak menerima imuniasi polio. (Foto: MerahPutih.com/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KOMISI IX DPR RI mengkritik keras rendahnya cakupan imunisasi anak di sejumlah daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa menegaskan pemerintah tidak bisa lagi menggunakan pendekatan seragam yang menyamakan wilayah perkotaan dengan daerah terpencil dalam urusan pelayanan kesehatan dasar.


Pernyataan tersebut disampaikan Neng Eem dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Menteri Kesehatan di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, pada Selasa (23/6). Ia menyoroti disparitas data capaian vaksinasi nasional yang memperlihatkan wilayah 3T terus berada di posisi terbawah.


"Ini harus menjadi perhatian serius karena rendahnya cakupan imunisasi berpotensi meningkatkan risiko kemunculan kembali penyakit yang sebenarnya dapat dicegah melalui vaksinasi. Kami meminta pemerintah mengintensifkan strategi jemput bola di daerah-daerah 3T," ujar Neng Eem.


Neng Eem membeberkan hambatan utama di wilayah terpencil bukan sekadar keengganan masyarakat, melainkan kendala struktural seperti tingginya biaya transportasi, jarak tempuh yang ekstrem menuju fasilitas kesehatan, hingga minimnya literasi kesehatan masyarakat. Kendala-kendala geografis itulah yang membuat model pelayanan pasif tidak lagi relevan.

Baca juga:

Raker Menteri Kesehatan dengan Komisi IX DPR Bahas Capaian Imunisasi Nasional




"Di daerah 3T, biaya sosialisasi lebih besar, akses transportasi lebih sulit, dan tenaga kesehatan sering kali harus mendatangi langsung masyarakat. Tidak bisa hanya menunggu masyarakat datang ke puskesmas atau ke fasilitas kesehatan untuk melakukan imunisasi," tegas anggota legislatif asal Jawa Barat tersebut.


Lebih lanjut, ia mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memperkuat pengawasan distribusi logistik dan menjamin keandalan sistem rantai dingin (cold chain) vaksin hingga ke titik paling pelosok. Kemenkes juga diminta menambah jumlah serta kompetensi vaksinator di daerah-daerah yang capaian imunisasinya masih merah.


Di sisi lain, Neng Eem menuntut pembenahan pada aspek administrasi melalui integrasi data pelaporan imunisasi nasional yang valid, termasuk yang dilakukan oleh fasilitas kesehatan swasta.


"Ketersediaan vaksin harus terjamin hingga ke daerah-daerah yang sulit dijangkau. Jangan sampai ada anak yang kehilangan hak memperoleh imunisasi hanya karena persoalan distribusi," pungkasnya.(Pon)

Baca juga:

DPR Dukung Imunisasi Syarat SPMB, tetapi Hak Pendidikan Anak Harus Tetap Dijamin















#Imunisasi #Kesehatan #DPR RI #Kemenkes
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Bikin Heboh, DPR Bongkar Siapa yang Bertanggung Jawab
DPR menyoroti fasilitas mewah di Lapas Cibinong yang disebut digunakan warga binaan. Ombudsman dan Ditjenpas akan dipanggil untuk klarifikasi.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Bikin Heboh, DPR Bongkar Siapa yang Bertanggung Jawab
Indonesia
DPR Minta Polri Usut Temuan Hunian Mewah di Lapas Cibinong, Audit Anggaran hingga Aset
Kasus temuan hunian mewah di Lapas Cibinong menuai sorotan. DPR meminta adanya audit anggaran hingga aset di lapas tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
DPR Minta Polri Usut Temuan Hunian Mewah di Lapas Cibinong, Audit Anggaran hingga Aset
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Indonesia
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Dampaknya mencakup keterbatasan akses air bersih, peningkatan suhu ekstrem, risiko karhutla, penurunan kualitas udara, hingga ancaman ketahanan pangan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Indonesia
RUU Perampasan Aset Jadi Super Prioritas, DPR Targetkan Rampung 15 Desember 2026
RUU Perampasan Aset kini sedang dikebut. Komisi III DPR menargetkan RUU tersebut disahkan 15 Desember 2026.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
RUU Perampasan Aset Jadi Super Prioritas, DPR Targetkan Rampung 15 Desember 2026
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Indonesia
DPR Dorong Reforma Agraria Berujung pada Akses Lahan dan Produksi
Reforma agraria tidak boleh dimaknai sebatas legalisasi aset atau penerbitan sertifikat tanah.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
DPR Dorong Reforma Agraria Berujung pada Akses Lahan dan Produksi
Indonesia
Komisi X DPR Dorong Kontingen Indonesia Kejar Emas Asian Games 2026
Pencapaian medali yang telah diraih sejauh ini merupakan hasil dari kerja keras para atlet, pelatih, ofisial, serta seluruh pihak yang mendukung persiapan kontingen Indonesia.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Komisi X DPR Dorong Kontingen Indonesia Kejar Emas Asian Games 2026
Indonesia
DPR Peringatkan jangan Sampai Aset Sitaan Malah Merugikan Negara
Upaya negara memulihkan aset hasil tindak pidana harus dibarengi dengan sistem pengelolaan yang jelas.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
DPR Peringatkan jangan Sampai Aset Sitaan Malah Merugikan Negara
Indonesia
Vape Mengandung Etomidate Merajalela, DPR Desak Kemenkes dan BNN Susun Regulasi
Komisi IX DPR RI meminta Kemenkes dan BNN menyusun regulasi penggunaan vape. Sebab, vape mengandung etomidate merajalela.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
Vape Mengandung Etomidate Merajalela, DPR Desak Kemenkes dan BNN Susun Regulasi
Bagikan