Korban Bencana Sumatra Terancam Kena Campak di Pengungsian, Kemenkes: Penularannya Paling Tinggi

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Korban Bencana Sumatra Terancam Kena Campak di Pengungsian, Kemenkes: Penularannya Paling Tinggi

Momen Presiden Prabowo Subianto Kunjungi Warga Posko Pengungsian di Aceh Tenggara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Para pengungsi korban bencana alam di Sumatra menghadapi tantangan akan tingginya penyakit menular di pengungsian.

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan, penyakit yang paling banyak muncul pascabencana adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, dan diare.

“Obat-obatan kami sesuaikan dengan jenis penyakitnya,” ujar Budi dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (8/1).

Menurut Budi, campak menjadi penyakit yang paling diwaspadai karena memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi.

Baca juga:

1.178 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya masih Hilang, Operasi Pencarian Korban Bencana Alam di Sumatra Diperpanjang

“Penyakit menular yang kami amati dengan sangat dekat itu adalah campak. Karena penularannya paling tinggi. Kalau ingat waktu COVID, reproduction rate satu orang bisa menularkan ke berapa itu paling tinggi di campak,” jelasnya.

Budi mengungkapkan, Kemenkes telah mengidentifikasi kasus campak di lima kabupaten di wilayah Sumatra. Untuk mencegah meluasnya penularan, pemerintah telah menjalankan program imunisasi khusus yang dimulai sejak pekan ini.

“Campak itu sudah kami identifikasi ada di lima kabupaten. Di situ kami sudah lakukan program imunisasi khusus, dan itu sudah berjalan sejak minggu ini,” tutup Budi.

Baca juga:

Bantuan Jaminan Hidup untuk Korban Banjir Sumatera, DPR Ingatkan Penyaluran Tepat Sasaran

Sekadar informasi, berdasarkan data BNPB, jumlah pengungsi bencana banjir dan longsor di Sumatera sempat mencapai puncaknya pada 8 Desember 2025 dengan total 1.057.450 orang.

Jumlah tersebut pun berangsur turun hingga tercatat 242.174 orang per Kamis (8/1). (knu)

#Campak #Pengungsi #Banjir Sumatra #Penyakit #Kementerian Kesehatan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Dukung Pembentukan Pokja Buat Percepat Pemulihan Warga Terdampak Banjir Sumatera
Banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara telah menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
DPR Dukung Pembentukan Pokja Buat Percepat Pemulihan Warga Terdampak Banjir Sumatera
Indonesia
Satgas PKH Identifikasi 12 Korporasi Penyebab Banjir Sumatera, Sanksi Berat Menanti
Penetapan 12 korporasi ini berawal dari penyelidikan 31 perusahaan di tiga provinsi yang diduga melanggar ketentuan alih fungsi kawasan hutan di hulu sungai di Pulau Sumatera.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Satgas PKH Identifikasi 12 Korporasi Penyebab Banjir Sumatera, Sanksi Berat Menanti
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Asyik Berjoget di Tengah Duka Korban Bencana Sumatra
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, terlihat asyik berjoget di tengah duka korban bencana Sumatera. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Asyik Berjoget di Tengah Duka Korban Bencana Sumatra
Indonesia
Bangunan Rusak Akibat Banjir di Aceh Tamiang Capai 58 Ribu, Kondisi Memprihatinkan
Data kerusakan ini, dapat diakses melalui laman https://spectra.brin.go.id
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Bangunan Rusak Akibat Banjir di Aceh Tamiang Capai 58 Ribu, Kondisi Memprihatinkan
Berita
Korban Bencana Sumatra Terancam Kena Campak di Pengungsian, Kemenkes: Penularannya Paling Tinggi
Korban bencana Sumatra terancam tertular campak di pengungsian. Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, penularan campak paling tinggi.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Korban Bencana Sumatra Terancam Kena Campak di Pengungsian, Kemenkes: Penularannya Paling Tinggi
Indonesia
Bersihkan Lumpur Banjir di Sekolah, Aceh Taming Perlu Tambahan Alat Berat
Saat ini, hanya 15 persen sekolah terdampak yang benar-benar sudah bersih dari lumpur, baik ruangannya maupun halamannya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Bersihkan Lumpur Banjir di Sekolah, Aceh Taming Perlu Tambahan Alat Berat
Indonesia
Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian Jadi Ketua
Presiden RI, Prabowo Subianto, membentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra. Mendagri, Tito Karnavian, menjadi ketuanya.
Soffi Amira - Rabu, 07 Januari 2026
Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian Jadi Ketua
Indonesia
147 Orang Masih Hilang, Kelanjutan Operasi SAR Korban Bencana Sumatera Dievaluasi Lusa
Hingga Selasa (6/1), data BNPB mencatat terdapat 1.178 orang meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
147 Orang Masih Hilang, Kelanjutan Operasi SAR Korban Bencana Sumatera Dievaluasi Lusa
Indonesia
KSAD Jelaskan Sumur Rp 150 Juta di Lokasi Bencana Dalamnya 100-200 Meter untuk 1 Desa
Sumur yang dibangun berbeda dengan sumur rumah tangga biasa, kerena harus memiliki kedalaman sekitar 100 hingga 200 meter
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
KSAD Jelaskan Sumur Rp 150 Juta di Lokasi Bencana Dalamnya 100-200 Meter untuk 1 Desa
Indonesia
Polri Percepat Pemulihan Pascabencana di Padang Pariaman, Fokus Bangun Tandon Air Bersih dan Jembatan
Polri mempercepat pemulihan pascabencana di Padang Pariaman. Kini, Polri fokus membangun tandon air bersih dan jembatan.
Soffi Amira - Senin, 05 Januari 2026
Polri Percepat Pemulihan Pascabencana di Padang Pariaman, Fokus Bangun Tandon Air Bersih dan Jembatan
Bagikan