Presiden PKS Dukung Jokowi Tolak Pemulangan ISIS Eks WNI

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 13 Februari 2020
Presiden PKS Dukung Jokowi Tolak Pemulangan ISIS Eks WNI

Presiden PKS Sohibul Iman (kanan) seusai Pembukaan Training Orientasi PKS Jawa Barat di Kota Bandung, Minggu (9/2/2020). (Dok Humas PKS Jabar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mendukung langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menolak pulangkan sekitar 600 orang asal Indonesia yang bergabung dengan ISIS. Menurutnya, keberadaan anggota ISIS eks WNI tersebut merupakan masalah yang pelik.

"Kita harus melihatnya dari berbagai sisi ya, terutama dari sisi, pertama ya status kewarganegaraan mereka. Karena mereka pergi ke sana atas inisiatif sendiri, bahkan di antara mereka ada yang membakar paspornya dan sebagainya," kata Sohibul di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/2).

Baca Juga:

Langkah Pemerintah Tolak Pulangkan Eks ISIS Sesuai Kaidah Ajaran Islam

Sohibul mengakui tak mudah memperlakukan ratusan orang asal Indonesia yang memilih bergabung ke ISIS itu dengan warga negara yang normal. Menurutnya, banyak persoalan yang akan muncul ketika mereka dipulangkan ke tanah air.

"Karena itu, kami PKS menghormati apa yang menjadi sikap pemerintah saat ini," ujar Sohibul.

Dokumentasi aktivis pada Forum Selamatkan NKRI - DIY melakukan aksi damai di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Jumat (7/2/2020). ANTARA FOTO/Andreas Atmoko
Dokumentasi aktivis pada Forum Selamatkan NKRI - DIY melakukan aksi damai di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Jumat (7/2/2020). ANTARA FOTO/Andreas Atmoko

Kendati demikian, Sohibul meminta pemerintah melakukan pemetaan secara detail terhadap 689 anggota ISIS eks WanI yang berada dalam kamp penampungan di Turki dan Suriah itu.

Menurut Sohibul, ada dari mereka yang ikut ke Suriah karena diajak oleh orang tua. Pun tertipu oleh propaganda ISIS. Sohibul mendukung rencana pemerintah yang hanya ingin memulangkan anak-anak asal Indonesia di bawah usia 10 tahun.

Baca Juga:

LPSK: Anak dan Istri Eks WNI Kombatan ISIS Bukan Korban

"Jadi kalau anak-anak saya kira, ya mereka juga datang ke sana tidak happy, bawa ke sini mereka bisa kita bina kembali," imbuhnya.

Sohibul menyatakan, pemerintah bisa mengubah pola pikir anak-anak yang hidup di wilayah perang itu lewat pendidikan. Selain itu, para anak-anak ini akan merasa berterima kasih kalau mereka diterima kembali di Indonesia.

"Mereka saya yakin seyakin-yakinnya, kalau mereka diberikan pendidikan yang baik, insyaallah mereka akan tumbuh tidak seperti yang diharapkan oleh orang tuanya," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

Rusia Pulangkan Lebih dari 200 Anak Mantan ISIS

#PKS #ISIS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Mandat utama BI yakni menjaga kestabilan nilai rupiah dan mengendalikan inflasi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Indonesia
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Melalui pernyataan resmi, jajaran petinggi PKS menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Narji selama bergabung.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Indonesia
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
PKS mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang memasukkan penyebaran LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Perdebatan mengenai posisi PDIP mencuat setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu kader PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi mahasiswa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Indonesia
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
PKS meminta pembahasan RUU Pemilu dilakukan secara transparan. Sebab, hal itu menyangkut kepentingan publik.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
Indonesia
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
DPRD berharap Gubernur Pramono Anung dapat hadir langsung dalam rapat paripurna tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
Indonesia
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Suhud Alynudin diusulkan menjadi Ketua DPRD DKI Jakarta. PKS pun membeberkan alasan pergantian tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Indonesia
DPP PKS Perintahkan Pergantian Khoirudin dari Kursi DPRD DKI Jakarta
Termuat dalam SK, mengusulkan penggantian Ketua DPRD Provinsi Jakarta yang semula dijabat Khoirudin digantikan Suhud Alynudin.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
DPP PKS Perintahkan Pergantian Khoirudin dari Kursi DPRD DKI Jakarta
Bagikan