Polri: Total 9 Terduga Teroris Ditangkap di Jateng dan Jatim

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 16 Mei 2019
Polri: Total 9 Terduga Teroris Ditangkap di Jateng dan Jatim

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto: Humas Polri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Total sembilan terduga teroris ditangkap Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri di Jawa Tengah dan Jawa Timur pada Selasa (14/5), kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

"Densus 88 melaksanakan tindakan 'preventive strike' terhadap terduga pelaku terorisme pada 14 Mei 2019. Dilakukan penangkapan terhadap sembilan terduga terorisme," ujar Dedi Prasetyo di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Rabu (15/5) sore.

Ilustrasi: Tim Densus 88 Anti Teror. (ANTARA/Mohammad Ayudha)
Ilustrasi: Tim Densus 88 Anti Teror. (ANTARA/Mohammad Ayudha)

Dari sembilan terduga teroris yang ditangkap tersebut, delapan orang ditangkap di Jawa Tengah dan seorang ditangkap di Jawa Timur. Seperti dilansir Antara, semua pelaku merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Terduga teroris yang ditangkap adalah sebagai berikut.

1. AH alias Memet (26) ditangkap di Jalan alternatif Godong Karang Rayung, Kabupaten Grobokan, Jawa Tengah, pada 14 Mei 2019 pukul 04.00 WIB.

2. A alias David (24), ditangkap di Desa Gumpang, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada 14 Mei 2019 pukul 05.00 WIB.

3. IH alias Iskandar (27), ditangkap di Gemolong, Sragen, Jawa Tengah, pada 14 Mei 2019 pukul 04.40 WIB.

4. AU alias Al (25), ditangkap di Prambatan Lor, Kaliwungu, Kudus, Jawa Tengah, pada 14 Mei 2019 pukul 06.51 WIB.

5. JM alias Jundi alias Diam (26), ditangkap di Sowan Kidul, Kedung, Jepara pada pukul 09.00 WIB.

6. AM alias Farel (26), ditangkap di Gemolong, Sragen, Jawa Tengah, pukul 04.15 WIB.

7. AS alias Tatang ditangkap di Toko Kimia Farma, Jalan Veteran, Semarang, pada pukul 03.44 WIB.

8. TT alias Darma (45), ditangkap di Toko Kimia Farma, Semarang.

9. JP ditangkap di Pasar Sayur Bangunsari, Dolopo, Madiun, Jawa Timur.

Barang bukti yang disita petugas daei para terduga tetoris adalah dua gawai, dua kartu ATM, dua flashdisk, satu laptop, satu hard disc dan beberapa catatan pribadi. (*)

Baca Juga: Diduga Bagian Jaringan Teroris Sibolga, Perempuan Asal Klaten Ditangkap Densus 88

#Teroris #Terorisme
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Wakapolri mengungkap pola baru terorisme dan ekstremisme yang kini berkembang melalui ruang digital. Polri juga menyoroti ratusan anak terpapar radikalisme di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Indonesia
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Presiden RI, Prabowo Subianto, meneken Perpres RAN PE. DPR pun mengapresiasi pencegahan terorisme.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
ShowBiz
Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dituduh menyatakan kesetiaan kepada Islamic State, membuat bahan peledak, dan mencoba membeli senjata secara ilegal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
 Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Indonesia
Aturan Pelibatan TNI Dalam Penanganan Terorisme Belum Diputus, Masih Dirumuskan
untuk aspek penegakan hukum, peran Polri tetap menjadi yang utama. Sementara itu, pelibatan TNI akan disesuaikan dengan bentuk dan tingkat ancaman terorisme yang dihadapi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
Aturan Pelibatan TNI Dalam Penanganan Terorisme Belum Diputus, Masih Dirumuskan
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut mencakup komandan senior IRGC serta perwira tinggi kepolisian yang diduga bertanggung jawab atas tindakan kekerasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Indonesia
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Rencana pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme tuai kritik. SETARA Institute menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan supremasi sipil dan sistem peradilan pidana.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Indonesia
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
70 anak di 19 provinsi kini terpapar konten kekerasan. Pemerintah pun akan menyiapkan aturan perlindungan di sekolah.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
Dunia
Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Polisi menyatakan ayah dan anak tersebut tidak menjalani pelatihan atau melakukan ‘persiapan logistik’ di Filipina untuk serangan pada 14 Desember.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
  Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Bagikan