Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
 Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme

Taylor Swift. (Foto: IMDb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — SEORANG pria berusia 21 tahun diadili di selatan Wina atas tuduhan merencanakan dan mempersiapkan serangan jihad. Penyerangan dilakukan saat konser Taylor Swift di Austria pada Agustus 2024. Penyerangan itu membuat 195 ribu fan batal menyaksikan Swift tampil di atas panggung.

Seperti dilansir BBC, pria yang hanya disebut sebagai Beran A itu dibawa ke ruang sidang di Wiener Neustadt dengan mengenakan kemeja biru dan borgol. Ia menghadapi dakwaan terorisme dan pelanggaran lainnya. Ia ditangkap setelah adanya informasi dari CIA tepat sebelum konser pembuka Swift di Wina pada 2024.

Akibatnya, tiga konser yang tiketnya telah terjual habis oleh penyanyi superstar asal AS tersebut di Ernst Happel Stadium dibatalkan. Lebih dari 195.000 orang diperkirakan akan hadir secara total. Ribuan penggemar yang kecewa berkeliaran di jalan-jalan Wina, bernyanyi dan bertukar gelang persahabatan bertema Taylor Swift.

Beran A diadili bersama pria lain yang juga berusia 21 tahun, yang disebut sebagai Arda K. Keduanya dituduh menjadi bagian dari sel Islamic State bersama. Mereka juga dituduh merencanakan serangan lain di Mekah, Istanbul, dan Dubai.

Baca juga:

Taylor Swift Batalkan Konser Eras Tour di Wina karena Masalah Terorisme, Refund Segera Cair



Menjelang persidangan, Anna Mair, pengacara Beran A, mengatakan kliennya akan mengaku bersalah sebagian. Jaksa di Wina mendakwanya sebagai anggota organisasi teroris, serta merencanakan dan mempersiapkan serangan terhadap konser Taylor Swift. Ia juga dituduh menyatakan kesetiaan kepada serta menyebarkan propaganda daring untuk kelompok Islamic State, membuat bahan peledak, dan mencoba membeli senjata secara ilegal.

Menurut dakwaan, Beran A diduga memperoleh instruksi melalui internet tentang cara membuat bom serpihan, jenis yang khas digunakan dalam serangan IS.

Jaksa menuduh Beran A menerima pelatihan dari anggota lain Islamic State tentang cara menangani bahan peledak, serta melakukan beberapa upaya untuk membeli berbagai senjata api dan granat tangan melalui jalur ilegal dengan tujuan memasukkannya ke Austria. Jaksa menyebut Beran A mulai merencanakan serangan tersebut paling lambat pada 21 Juli 2024. Ia ditangkap pada 7 Agustus, sehari sebelum konser pertama Swift.

Kedua pria tersebut, yang masih berusia remaja saat perencanaan serangan, masing-masing terancam hukuman hingga 20 tahun penjara jika terbukti bersalah. Tahun lalu, seorang remaja di Jerman juga dijatuhi hukuman percobaan 18 bulan karena membantu mempersiapkan serangan yang berhasil digagalkan tersebut.

Jaksa mengatakan warga negara Suriah bernama Mohammed A membantu Beran A dengan menerjemahkan instruksi pembuatan bom dari bahasa Arab dan menghubungkannya dengan anggota IS. Persidangan atas keduanya diperkirakan berlangsung hingga akhir Mei.

Swift dikabarkan mengetahui rencana pengeboman di Wina saat ia berada di pesawat menuju Austria untuk tur dunia Eras. Dalam pernyataannya sendiri, Swift mengatakan tur tersebut nyaris menghindari situasi pembantaian ketika CIA mengidentifikasi rencana untuk meledakkan bom di konser tersebut.

“Pembatalan konser kami di Vienna sangat menyedihkan. Tetapi saya juga sangat berterima kasih kepada pihak berwenang, karena berkat mereka, yang kami tangisi ialah konser, bukan nyawa,” kata Swift dalam unggahan media sosial setelah pembatalan konser tersebut.

Tur Eras Tour yang terdiri dari 149 pertunjukan dimulai pada Maret 2023 dan berakhir pada Desember 2024. Tur tersebut menjangkau lima benua, menjual lebih dari 10,1 juta tiket, dan menjadi tur pertama dalam sejarah yang melampaui pendapatan tiket sebesar USD 1 miliar.(dwi)

Baca juga:

Taylor Swift Baru Buka Suara soal Batalnya Konser Tur Eras di Wina

#Taylor Swift #Teroris #Austria
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

ShowBiz
Fakta Unik di Balik Lagu 'I Knew It, I Knew You' Milik Taylor Swift
Lagu berjudul 'I Knew It, I Knew You' tersebut dirilis lebih awal sebelum filmnya tayang di bioskop pada 19 Juni.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Fakta Unik di Balik Lagu 'I Knew It, I Knew You' Milik Taylor Swift
ShowBiz
Lirik Lagu 'I Knew It, I Knew You' dari Taylor Swift, Soundtrack Utama Toy Story 5
Lirik lagu I Knew It, I Knew You dari Taylor Swift menjadi soundtrack film Toy Story 5.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
Lirik Lagu 'I Knew It, I Knew You' dari Taylor Swift, Soundtrack Utama Toy Story 5
ShowBiz
Taylor Swift Hadirkan 'I Knew It, I Knew You' untuk Soundtrack 'Toy Story 5', Simak Lirik Lagunya
Taylor Swift menghadirkan lagu 'I Knew It, I Knew You' untuk Toy Story 5. Lagu ini mengangkat tema persahabatan, nostalgia, dan pertemuan kembali yang emosional.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Taylor Swift Hadirkan 'I Knew It, I Knew You' untuk Soundtrack 'Toy Story 5', Simak Lirik Lagunya
ShowBiz
Taylor Swift Kembali ke Musik Country lewat 'I Knew It, I Knew You' sebagai Soundtrack 'Toy Story 5'
Taylor Swift merilis lagu baru berjudul 'I Knew It, I Knew You' sebagai soundtrack utama Toy Story 5. Lagu ini menandai kembalinya Swift ke nuansa country.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
Taylor Swift Kembali ke Musik Country lewat 'I Knew It, I Knew You' sebagai Soundtrack 'Toy Story 5'
ShowBiz
Makna Mendalam Lagu 'mirrorball' Taylor Swift, Kisah People Pleaser di Balik Kerapuhan
Simak makna lagu 'mirrorball' dari Taylor Swift dalam album folklore. Lagu ini menggambarkan sosok people pleaser yang terus berusaha diterima.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juni 2026
Makna Mendalam Lagu 'mirrorball' Taylor Swift, Kisah People Pleaser di Balik Kerapuhan
ShowBiz
AMAs 2026, Taylor Swift dan KATSEYE Bersaing Sengit di Kategori Best Music Video
Taylor Swift masuk nominasi lewat karya musik video The Fate of Ophelia, sedangkan KATSEYE bersaing melalui video musik Gnarly.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
AMAs 2026, Taylor Swift dan KATSEYE Bersaing Sengit di Kategori Best Music Video
ShowBiz
Taylor Swift Dijagokan Menang di American Music Awards 2026, Siap Pecahkan Rekor Lagi?
Taylor Swift siap memecahkan rekor di American Music Awards 2026. Ia dijagokan unggul di ajang penghargaan tersebut.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Taylor Swift Dijagokan Menang di American Music Awards 2026, Siap Pecahkan Rekor Lagi?
ShowBiz
Makna Lirik Lagu 'Paris' Taylor Swift, Sound Dreamy Favorit Konten TikTok dan Instagram
Lagu 'Paris’ dari Taylor Swift jadi salah satu lagu paling dreamy untuk konten estetik karena menghadirkan rasa hangat dan nyaman lewat liriknya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Makna Lirik Lagu 'Paris' Taylor Swift, Sound Dreamy Favorit Konten TikTok dan Instagram
ShowBiz
Lirik ‘Mean’, Lagu Taylor Swift tentang Melawan Perundungan dan Tetap Teguh Berdiri
Lagu “Mean” merupakan karya yang ditulis sekaligus diproduseri sendiri oleh Taylor Swift.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Lirik ‘Mean’, Lagu Taylor Swift tentang Melawan Perundungan dan Tetap Teguh Berdiri
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Bagikan