Merahputih.com - Bayang-bayang kejayaan masa lalu sang legenda, Diego Maradona, kembali menyeruak menjelang bentrokan sengit di panggung Piala Dunia. Skuad Albiceleste bersiap melanjutkan tren positif demi mengamankan poin penuh di Piala Dunia 2026.
Menghadapi wakil Eropa, Austria, akan jadi pembuktian bagi sang jawara Amerika Selatan untuk menegaskan dominasi global.
Baca juga:
Pertemuan kedua negara membawa memori manis tahun 1980 saat Argentina menggilas Austria lewat skor telak 5-1.
Laga bersejarah tersebut mencatat satu-satunya hat-trick internasional Diego Maradona sepanjang karier profesional. Kini, generasi baru siap mengulang cerita sukses demi menjaga peluang emas lolos ke babak gugur.
Dominasi Tango dan Sumpah Sial Austria
Tim Tango mengantongi modal kepercayaan diri tinggi berkat rekor apik masa lalu. Argentina tercatat hanya menelan satu kekalahan dari delapan laga fase grup Piala Dunia terakhir kala bersua wakil Eropa. Catatan minor tersebut terjadi saat takluk 0-3 dari Kroasia pada edisi 2018 silam.
Sektor seberang memperlihatkan kondisi kontras lantaran Austria kerap kepayahan setiap kali menghadapi kekuatan Amerika Selatan.

Dana dan statistik performa kedua tim:
-
Rekor Pertemuan Terakhir: Kedua tim bermain imbang 1-1 dalam laga persahabatan di kota Vienna, 36 tahun lalu.
-
Kutukan 44 Tahun Austria: Belum pernah menang lagi atas tim Amerika Selatan di Piala Dunia sejak menumbangkan Chile 1-0 pada edisi 1982.
-
Statistik Minor Dasawarsa: Austria hanya memetik satu kemenangan dari 10 duel kontra tim Amerika Selatan, yakni saat menekuk Uruguay pada laga uji coba November 2017.
-
Peluang Menang Argentina: Superkomputer Opta memberikan persentase kemenangan sebesar 61,1 persen bagi keunggulan Argentina.
-
Peluang Hasil Imbang & Kejutan: Probabilitas laga berakhir seri berada pada angka 21,9 persen, sedangkan peluang menang Austria hanya sebesar 17 persen.
Misi Mengunci Tiket Babak Gugur
Raihan tiga poin penuh menjadi harga mati bagi armada Argentina guna mempermulus langkah menuju fase krusial berikutnya. Komposisi skuad seimbang serta keunggulan materi pemain membuat tim asal Conmebol ini berada atas angin.
Austria wajib memutus rantai performa buruk masa lalu jika tidak ingin menjadi korban pembantaian berikutnya. Publik sepak bola kini menanti taktik jitu kedua pelatih dalam meramu strategi lapangan hijau demi gengsi negara masing-masing.
Baca juga:
Prakiraan Pemain
Argentina (4-4-2)
- Kiper: E. Martínez (23)
- Bek: F. Medina (25), Lisandro Martínez (6), C. Romero (13), G. Montiel (4)
- Gelandang: T. Almada (16), E. Fernández (24), A. Mac Allister (20), R. De Paul (7)
- Penyerang: Lautaro Martínez (22), L. Messi (10)
Austria (4-2-3-1)
- Kiper: A. Schlager (1)
- Bek: P. Mwene (16), K. Danso (3), P. Lienhart (15), K. Laimer (20)
- Gelandang Bertahan: X. Schlager (4), N. Seiwald (6)
- Gelandang Serang: M. Sabitzer (9), M. Gregoritsch (11), R. Schmid (18)
- Penyerang: M. Arnautović (7)