Diduga Bagian Jaringan Teroris Sibolga, Perempuan Asal Klaten Ditangkap Densus 88
Kapolres Klaten, AKBP Aries Andhi. (MP/Ismail)
MerahPutih.Com - Tim Densus 88 menangkap seorang perempuan terduga teroris bernama Yuli Wulandari (35) warga Dusun Wetan RT 05 /RW 02, Desa Joton, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis (14/3).
Yuli diduga terlibat dalam jaringan Abu Hamzah terduga teroris pelaku bom bunuh diri di Sibolga, Sumatera Utara, Rabu (13/3).
Informasi dihimpun merahputih.com, Yuli ditangkap Densus 88 di rumah orang tuanya Dusun Wetan RT 05 /RW 02, Desa Joton, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pukul 15.30 WIB.
Densus 88 langsung membawa Yuli ke Mapolres Klaten sebelum akhirnya dibawa Densus 88 ke Jakarta menggunakan mobil Toyota Innova Reborn warna hitam dan Honda HRV warna putih.
Ketua RT 05, Jangkung Sudono, mengaku terkejut saat empat orang anggota Densus 88 datang ke rumah orang tua Yuli sekitar pukul 15.30 WIB. Warga pun juga kaget saat melihat jalan kampung dipenuhi mobil polisi.
"Warga terkejut dan bahkan banyak warga yang menonton proses penangkapan Yuli. Proses penangkapan berlangsung selama 45 menit.
"Yuli setelah menikah ikut suaminya di Tangerang. Anaknya juga diajak ke sana. Bahkan, Yuli baru sekitar 10 hari lalu pulang di Klaten," papar dia.
Sebagai ketua RT 05, lanjut dia, diminta Polres Klaten untuk menjadi saksi penangkapan Yuli. Setelah itu, Densus 88 berjumlah empat orang melakukan penggeledahan. Kabar beredar di masyarakat, Yuli pulang ke Klaten untuk melarikan diri dari kejaran Densus 88.
"Saya lihat Densus membawa barang bukti berupa dua kotak yang belum diketahui isinya apa," kata dia.
Kapolres Klaen, AKBP Aries Andhi membenarkan adanya penangkapan Yuli di rumah orang tuanya, Sriyatun (63).
Polres Klaten belum bisa menjelaskan Yuli ditangkap Densus 88 terlibat dalam kasus apa.
"Keterangan lebih lanjut silahkan bertanya ke Polda Jateng atau Mabes Polri. Kami hanya sebatas membantu Densus 88 saja di lapangan, " pungkas AKBP Aries Andhi.(*)
Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya.
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Ditunda Lagi, TPDI: Tidak Masalah, Biasa Saja
Bagikan
Berita Terkait
Ancaman Serius Generasi Muda, Densus 88 Ungkap 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan Ekstrem
Temuan Densus 88, Anak-Anak yang Marah saat Dilarang Main Ponsel Terindikasi Terpapar Paham Terorisme
Pertahankan Zero Attack, Densus 88 AT Polri Tangkap 51 Teroris Sepanjang 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Densus 88 Polri Ungkap Kasus Teroris Rekrut Anak-anak dari Media Sosial dan Game Online
110 Anak Diduga Direkrut Teroris, Gunakan Video Pendek, Animasi, Meme, dan Musik Propaganda
Polisi Ungkap Rekaman CCTV Detik-Detik Siswa F Lakukan Aksi Ledakan di SMAN 72 Jakarta