Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Headline

Diduga Bagian Jaringan Teroris Sibolga, Perempuan Asal Klaten Ditangkap Densus 88

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 15 Maret 2019
 Diduga Bagian Jaringan Teroris Sibolga, Perempuan Asal Klaten Ditangkap Densus 88

Kapolres Klaten, AKBP Aries Andhi. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Tim Densus 88 menangkap seorang perempuan terduga teroris bernama Yuli Wulandari (35) warga Dusun Wetan RT 05 /RW 02, Desa Joton, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis (14/3).

Yuli diduga terlibat dalam jaringan Abu Hamzah terduga teroris pelaku bom bunuh diri di Sibolga, Sumatera Utara, Rabu (13/3).

Informasi dihimpun merahputih.com, Yuli ditangkap Densus 88 di rumah orang tuanya Dusun Wetan RT 05 /RW 02, Desa Joton, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pukul 15.30 WIB.

Densus 88 langsung membawa Yuli ke Mapolres Klaten sebelum akhirnya dibawa Densus 88 ke Jakarta menggunakan mobil Toyota Innova Reborn warna hitam dan Honda HRV warna putih.

Yuli Wulandari terduga teroris di Klaten
Yuli Wulandari (35) terduga teroris yang ditangkap Densus 88, Kamis (14/3).(Istimewa)

Ketua RT 05, Jangkung Sudono, mengaku terkejut saat empat orang anggota Densus 88 datang ke rumah orang tua Yuli sekitar pukul 15.30 WIB. Warga pun juga kaget saat melihat jalan kampung dipenuhi mobil polisi.

"Warga terkejut dan bahkan banyak warga yang menonton proses penangkapan Yuli. Proses penangkapan berlangsung selama 45 menit.

"Yuli setelah menikah ikut suaminya di Tangerang. Anaknya juga diajak ke sana. Bahkan, Yuli baru sekitar 10 hari lalu pulang di Klaten," papar dia.

Sebagai ketua RT 05, lanjut dia, diminta Polres Klaten untuk menjadi saksi penangkapan Yuli. Setelah itu, Densus 88 berjumlah empat orang melakukan penggeledahan. Kabar beredar di masyarakat, Yuli pulang ke Klaten untuk melarikan diri dari kejaran Densus 88.

"Saya lihat Densus membawa barang bukti berupa dua kotak yang belum diketahui isinya apa," kata dia.

Kapolres Klaen, AKBP Aries Andhi membenarkan adanya penangkapan Yuli di rumah orang tuanya, Sriyatun (63).

Polres Klaten belum bisa menjelaskan Yuli ditangkap Densus 88 terlibat dalam kasus apa.

"Keterangan lebih lanjut silahkan bertanya ke Polda Jateng atau Mabes Polri. Kami hanya sebatas membantu Densus 88 saja di lapangan, " pungkas AKBP Aries Andhi.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya.

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Ditunda Lagi, TPDI: Tidak Masalah, Biasa Saja

#Teroris #Ancaman Teroris #Densus 88 #Jaringan Teroris
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Densus 88 menyatakan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak memenuhi unsur tindak pidana terorisme. Penanganan kasus dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Indonesia
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Ledakan diduga bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 menyebut pelaku merupakan siswa berinisial R (17).
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Indonesia
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah Hoaks, Pelaku Terancam Pidana Terorisme
Penyidik kini menelusuri nomor telepon yang digunakan untuk mengirim pesan WhatsApp serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar sekolah.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah Hoaks, Pelaku Terancam Pidana Terorisme
Indonesia
SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Dapat Teror Bom, Polda Metro Jaya Minta Warga Tidak Termakan Hoaks
Warga agar tidak turut menyebarkan informasi yang belum dapat diverifikasi kebenarannya guna mencegah timbulnya keresahan di ruang publik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Dapat Teror Bom, Polda Metro Jaya Minta Warga Tidak Termakan Hoaks
Indonesia
Densus 88 Lacak Nomor Pengirim Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan terpaksa harus dihentikan, karena adanya ancaman bom.
Frengky Aruan - Senin, 13 Juli 2026
Densus 88 Lacak Nomor Pengirim Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
Indonesia
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Pendekatan terhadap anak yang terpapar persoalan di ruang digital mengedepankan perlindungan, rehabilitasi, dan pendampingan.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
ShowBiz
Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dituduh menyatakan kesetiaan kepada Islamic State, membuat bahan peledak, dan mencoba membeli senjata secara ilegal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
 Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut mencakup komandan senior IRGC serta perwira tinggi kepolisian yang diduga bertanggung jawab atas tindakan kekerasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Bagikan