Headline

Pengamat Nilai Hanya PKS yang Paling Jelas Sikapnya Sebagai Oposisi

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 23 Juli 2019
 Pengamat Nilai Hanya PKS yang Paling Jelas Sikapnya Sebagai Oposisi

Rifqi Rachman, Peneliti Bidang Politik, The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Tarik ulur sikap sejumlah partai politik eks Koalisi Indonesia Adil Makmur terhadap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf masih terus berlanjut. Beberapa partai seperti PAN, Gerindra dan Demokrat belum secara tegas menentukan sikapnya apakah akan bergabung dengan pemerintahan atau mengambil peran oposisi.

Menurut pengamat politik dari The Indonesian Institute Rifqi Rachman sampai saat ini hanya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang paling jelas bersikap menjadi oposisi.

Baca Juga: Ketika Dua Sabahat PKS dan Gerindra Berbeda Pandangan Soal Oposisi

"Mungkin yang paling terang dalam bersikap adalah PKS, beragam kadernya mulai dari Mardani Ali Sera hingga Aboe Bakar Al-Habsyi menegaskan posisi partainya ada di luar pemerintahan," kata Rifqi di Jakarta, Selasa (23/7).

Lebih Lanjut Rifqi mengatakan jika melihat dari konsistensi pernyataan sejumlah kader PKS itu, maka diperkirakan PKS akan menggunakan pola yang sama untuk menatap kontestasi 2024.

Pengurus DPP PKS
Para petinggi DPP PKS (Foto: pks.id)

"Karena kencangnya mereka menjadi oposisi berbuah kenaikan suara yang signifikan di Pemilu 2019 kemarin," kata Rifqi.

Sementara itu, untuk tiga partai lainnya, yaitu Gerindra, PAN dan Demokrat, Rifqi menilai ketiganya belum menunjukkan sikap yang terlalu jelas atau justru terbentur oleh resistensi koalisi.

Dia mengatakan sinyalemen dari Gerindra untuk masuk dalam barisan pendukung pemerintahan Jokowi semakin kuat. Namun masih tertahan oleh partai pendukung Jokowi-Ma'ruf.

"Mungkin belum menemukan kesepakatan yang bisa diterima, baik oleh Gerindra ataupun partai pendukung Jokowi-Ma'ruf," kata dia.

Untuk PAN, Rifqi melihat adanya dua pernyataan berbeda dari dua tokoh sentral partai tersebut.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, kata Rifqi sebagaimana dilansir Antara, tidak memberikan syarat apapun untuk mendukung Jokowi. Sedangkan Amien Rais dinilai masih bersikeras membangun syarat tertentu untuk menunda bergabungnya PAN ke dalam koalisi Jokowi.

Baca Juga: Bima Arya: Banyak DPP PAN Ingin Jadi Oposisi

Sedangkan Demokrat dinilai masih melakukan observasi terhadap situasi yang berkembang ke depan. "Melihat demokrat di fase ini, ketenangan mereka saat ini bisa dimaknai sebagai sikap partai yang masih mengobservasi situasi yang berkembang," ujarnya.

Rifqi Rachman mengatakan, secara umum seluruh partai politik di Tanah Air bersikap pragmatis. Berdasarkan catatan sejarah jelas terlihat setiap partai politik bergerak fleksibel, selain tidak kuatnya basis ideologi parpol, kehadiran patron dalam partai membuat pergerakannya menjadi selalu partai dinamis.(*)

Baca Juga: Sepakat dengan Jokowi, Elite PAN: Menjadi Oposisi Itu Terhormat!

#Partai Keadilan Sejahtera (PKS) #PKS #Pengamat Politik
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Sekjen PKS Tegaskan Perlu Kajian Mendalam dan Partisipatif untuk Penentuan Pilkada Langsung atau Lewat DPRD
Baik pilkada langsung maupun tidak langsung sama-sama memiliki dasar konstitusional dan dinilai demokratis. ?
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sekjen PKS Tegaskan Perlu Kajian Mendalam dan Partisipatif untuk Penentuan Pilkada Langsung atau Lewat DPRD
Indonesia
Soroti Putusan PTUN, Pakar Hukum Tata Negara Sebut Kepemimpinan Ketua MK Suhartoyo Ilegal
Pakar Hukum Tata Negara, Muhammad Rullyandi menyebutkan, bahwa kepimpinan Ketua Mahkamah Konstitusi, Suhartoyo, dianggap ilegal.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Soroti Putusan PTUN, Pakar Hukum Tata Negara Sebut Kepemimpinan Ketua MK Suhartoyo Ilegal
Indonesia
Pengamat Nilai Candaan Prabowo soal PKB Bukan Guyonan, Ada Pesan untuk Cak Imin
Presiden RI, Prabowo Subianto, sempat bercanda soal mengawasi gerak-gerik PKB. Menurut pengamat, hal itu bukanlah guyonan semata.
Soffi Amira - Rabu, 07 Januari 2026
Pengamat Nilai Candaan Prabowo soal PKB Bukan Guyonan, Ada Pesan untuk Cak Imin
Indonesia
Nicolas Maduro Ditangkap AS, Jerry Massie Ungkap 2 Alasan Utama di Baliknya
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, ditangkap oleh otoritas AS. Pengamat politik, Jerry Massie mengatakan, bahwa ini menjadi bukti dominasi politik dan militer AS.
Soffi Amira - Senin, 05 Januari 2026
Nicolas Maduro Ditangkap AS, Jerry Massie Ungkap 2 Alasan Utama di Baliknya
Indonesia
Publik Figur Dinilai Hiasi Bencana Sumatra dengan Narasi Menyesatkan, Pengamat: Hanya Memperpanjang Penderitaan Korban
Publik figur kini diminta untuk tidak menyebarkan narasi menyesatkan soal bencana Sumatra. Pengamat menilai, hal itu hanya memperpanjang penderitaan.
Soffi Amira - Senin, 08 Desember 2025
Publik Figur Dinilai Hiasi Bencana Sumatra dengan Narasi Menyesatkan, Pengamat: Hanya Memperpanjang Penderitaan Korban
Indonesia
Marsinah Dijadikan Pahlawan Nasional, Bukti Negara Mulai Menghargai Kelompok Buruh
Marsinah mendapat gelar pahlawan nasional. Sekretaris Bidang Ketenagakerjaan DPP PKS, Muhammad Rusli menilai, negara mulai menghargai buruh.
Soffi Amira - Selasa, 11 November 2025
Marsinah Dijadikan Pahlawan Nasional, Bukti Negara Mulai Menghargai Kelompok Buruh
Indonesia
Tokoh Intelijen Indonesia Soeripto Meninggal di Usia 89 Tahun, Begini Karirnya
Soeripto juga terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada periode 2004-2009.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 November 2025
Tokoh Intelijen Indonesia Soeripto Meninggal di Usia 89 Tahun, Begini Karirnya
Indonesia
Pemerintah Harus Bayar Utang Whoosh Rp 1,2 Triliun per Tahun, Pengamat Sebut Bisa Jadi Bom Waktu
Pemerintah harus membayar utang Whoosh senilai Rp 1,2 triliun per tahun. Pengamat pun mengatakan, bahwa ini bisa menjadi bom waktu.
Soffi Amira - Rabu, 05 November 2025
Pemerintah Harus Bayar Utang Whoosh Rp 1,2 Triliun per Tahun, Pengamat Sebut Bisa Jadi Bom Waktu
Indonesia
Presiden Perintahkan Kader PKS Jadi Negarawan, Jaga Integritas
Al Muzzammil berpesan kepada para kader PKS untuk menjadi negarawan sejati yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 02 November 2025
Presiden Perintahkan Kader PKS Jadi Negarawan, Jaga Integritas
Indonesia
Prabowo Ikut Musnahkan Barang Bukti Narkoba, Pengamat: Bandar Mulai Ketar-ketir
Presiden RI, Prabowo Subianto, ikut turun tangan saat memusnahkan barang bukti narkoba di Mabes Polri, Rabu (29/10).
Soffi Amira - Kamis, 30 Oktober 2025
Prabowo Ikut Musnahkan Barang Bukti Narkoba, Pengamat: Bandar Mulai Ketar-ketir
Bagikan