Perang AS-Israel vs Iran, Pengamat Minta Indonesia Tetap Netral dan Dorong Perdamaian

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 06 Maret 2026
Perang AS-Israel vs Iran, Pengamat Minta Indonesia Tetap Netral dan Dorong Perdamaian

Presiden Prabowo Subianto Resmikan 1.072 SPPG Polri dan 18 Gudang Ketahanan Pangan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Perang AS-Israel dan Iran telah memaksa negara-negara di belahan dunia untuk merespons. Inggris dan Spanyol sebagai sekutu AS dengan tegas menolak keikutsertaan dalam perang melawan Iran.

Lalu, bagaimana dengan posisi Indonesia saat ini?

Pengamat politik Islam dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Khamami Zada berpendapat, bahwa sikap politik luar negeri Indonesia yang direpresentasi Presiden RI, Prabowo Subianto, harusnya tetap berada dalam garis non-blok. Ia juga diminta tidak bergabung dalam kubu AS-Israel dan Rusia-China.

“Indonesia harus mengedepankan politik bebas aktif yang berporos pada gerakan non-blok. Kubu Israel yang didukung Amerika Serikat dan Iran yang dibeking Rusia dan Cina jangan membuat Indonesia berpihak ke kubu Amerika Serikat sebagai pemimpin BoP,” kata Khamami di Jakarta, Jumat (6/3).

Baca juga:

Pengamat Sebut Konflik AS-Israel vs Iran Berpotensi Jadi Krisis Global, jika Rusia dan China Terlibat

Lebih lanjut, Khamami menyebutkan sikap politik Indonesia harus didasarkan pada politik luar negeri yang menegaskan bahwa setiap negara berhak atas nasib dan kedaulatannya berdasarkan hukum internasional.

“Mengembalikan peran Persatuan bangsa-Bangsa (PBB) merupakan satu-satunya jalan agar konflik Timur Tengah berada dalam perundingan dan negosiasi”, tegas Guru Besar Politik Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Menurut Khamami, marwah PBB dipertaruhkan dengan kepemimpinan Presiden AS, Donald Trump, saat ini.

Wibawa PBB juga melemah karena tugas-tugas penyelesaian konflik internasional diambil alih oleh Trump sebagai pemimpin negara super power.

Baca juga:

DPR Dukung Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace Usai Serangan Israel-AS ke Iran

“Tidak ada sikap yang jelas dari PBB terhadap serangan Trump ke Iran akibat kegagalan negosiasi tentang pengayaan uranium yang dilakukan Iran,” tambah Khamami.

Menurut dia, posisi politik Indonesia yang menekankan pada politik bebas aktif yang berporos pada gerakan non-blok dapat berpeluang berperan mendinginkan perang di Timur Tengah yang semakin meluas ini.

“Presiden Prabowo harus mengedepankan penyelesaian konflik dengan jalan damai, bukan perang. Perang bukanlah cara yang tepat untuk menyelesaian konflik di Timur Tengah,” tandas Khamami. (knu)

#Konflik Israel-Iran #Ketegangan Timur Tengah #Pengamat Politik #Prabowo Subianto #Perang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Kampung Ambon dan Boncos digerebek polisi. Hal itu berdasarkan perintah langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Indonesia
Polemik Ijazah Gibran Masih Berlanjut, Pengamat Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum
Polemik ijazah Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, kini belum mereda. Direktur P3S, Jerry Massie, menilai setiap calon pejabat negara harus memenuhi persyaratan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Polemik Ijazah Gibran Masih Berlanjut, Pengamat Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum
Indonesia
Pengamat Sebut Polemik Ijazah Gibran Belum Tertutup, Ada Peluang Pembahasan di DPR
Polemik ijazah Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, kemungkinan berlanjut ke DPR. Hal itu diungkapkan Direktur P3S, Jerry Massie.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Pengamat Sebut Polemik Ijazah Gibran Belum Tertutup, Ada Peluang Pembahasan di DPR
Indonesia
Kapasitas Listrik IWIP dan IMIP Lampaui Singapura, ini Dampaknya bagi Industri EV
IWIP dan IMIP memiliki kapasitas listrik yang melampaui Singapura. Lalu, apa dampaknya bagi industri EV?
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kapasitas Listrik IWIP dan IMIP Lampaui Singapura, ini Dampaknya bagi Industri EV
Berita Foto
Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program Hilirasisasi di Malut
Presiden Prabowo Subianto (tengah) meluncurkan program hilirisasi di kawasan industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis 8/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 08 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program Hilirasisasi di Malut
Indonesia
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Jokowi mengungkap isi pertemuan dua jam dengan Prabowo di Kertanegara. Mereka membahas sepak bola, ekonomi, politik, hingga isu Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Indonesia
Pemerintah Belum Bahas Putusan MK soal Ijazah Gibran, Masih Tunggu Perkembangan
Istana belum bahas putusan MK soal ijazah Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Hal itu diungkapkan Wamensesneg, Bambang Eko Suhariyanto.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Pemerintah Belum Bahas Putusan MK soal Ijazah Gibran, Masih Tunggu Perkembangan
Indonesia
Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Rp 180 Triliun di IWIP Malut, Ekspor Perdana Baterai EV
Presiden RI, Prabowo Subianto, segera meluncurkan 11 proyek hilirisasi di IWIP Maluku Utara. Nantinya, ada ekspor perdana baterai EV.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Rp 180 Triliun di IWIP Malut, Ekspor Perdana Baterai EV
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Indonesia
800 Pati TNI-Polri Dipanggil ke Istana, Prabowo Beri Taklimat Keamanan dan Pertahanan
Presiden Prabowo Subianto panggil 800 Pati TNI-Polri di Istana. Dudung menyebut pertemuan membahas keamanan dan pertahanan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
800 Pati TNI-Polri Dipanggil ke Istana, Prabowo Beri Taklimat Keamanan dan Pertahanan
Bagikan