PDIP Prioritaskan Klub Kerakyatan Ketimbang Presidential Club
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto di Jakarta, Jumat (27/10/2023). (ANTARA/Narda Margaretha Sinambela)
MerahPutih.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengkritik wacana Presidential Club yang digagas oleh presiden terpilih Prabowo Subianto.
Hasto mengatakan, PDIP tak terlalu berminat dengan ide Presidential Club karena partai besutan Megawati Soekarnoputri itu fokus berkoalisi dengan rakyat.
"Dalam sejarah dan tradisi PDIP klub yang ada adalah klub kerakyatan dengan petani, dengan buruh, nelayan, guru dan anak-anak muda," kata Hasto di Sekretariat Barikade 98, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (7/5).
"Itu lah skala prioritas klub yang terus menginspirasi PDIP sebagai partai yang terus mencerminkan rakyat kerakyatan sebagai aspek penting di dalam seluruh gerak nafas PDIP," sambung Hasto.
Baca juga:
PDIP Tegaskan Pilihan Ganjar Jadi Oposisi Cerminan Sikap Partai
Menurut Hasto, tidak ada kelembagaan Presidential Club dalam ketatanegaraan yang termaktub dalam undang-undang. Ia menyebut kelembagaan yang ada seperti eksekutif, legislatif dan yudikatif.
"Di atas segalanya adalah kekuasaan rakyat," ujarnya.
Baca juga:
Ketua MPR Saran Wacana Presidential Club Prabowo Jadi DPA
Megawati, kata Hasto, juga tidak terlalu memikirkan wacana Presidential Club. Ia menekankan Megawati tetap berkontribusi terhadap bangsa dan negara melalui tugasnya sebagai ketua umum parpol.
Baca juga:
PDIP Anggap Usulan Presidential Club Prabowo Cuma Basa-Basi Politik
"Bu Mega selalu menjalankan mandat sebagai ketua umum partai melalui tiga pilar partai termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan negara melalui fraksi PDIP di DPR RI," tutup Hasto. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP