PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam

Gedung DPR RI. (Foto: MerahPutih.com/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, merespons usulan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, terkait ambang batas partai politik berbasis jumlah komisi di DPR RI.

Hasto menilai, usulan tersebut perlu dikaji secara mendalam sebelum diputuskan dalam regulasi. Ia menegaskan, PDI Perjuangan akan membuka ruang dialog dengan berbagai partai politik, termasuk partai non-parlemen, guna mencari titik temu bersama.

“Bagi PDI Perjuangan, kami berdialog dengan partai-partai lain. Nanti akan mengerucut pada gambaran yang bisa disepakati bersama,” ujar Hasto di Jakarta Timur, Minggu (3/5).

Sebelumnya, Yusril mengusulkan agar jumlah komisi di DPR RI, yakni 13 komisi, menjadi acuan ambang batas bagi partai politik untuk masuk parlemen sekaligus membentuk fraksi. Artinya, setiap partai politik diharapkan memperoleh minimal 13 kursi di DPR RI.

Baca juga:

DPR Sebut Usulan Ambang Batas Parpol Berdasarkan Komisi sudah Lama Digodok

Hasto menjelaskan, pasca tumbangnya Reformasi 1998, sistem demokrasi di Indonesia memberikan ruang luas bagi partai politik untuk ikut dalam pemilu. Pada Pemilu 1999, tercatat sebanyak 48 partai politik berpartisipasi.

Namun, dalam sistem presidensial yang dianut Indonesia, diperlukan mekanisme untuk menjaga efektivitas pemerintahan. Salah satu instrumen yang digunakan adalah parliamentary threshold.

“Rakyat diberi kedaulatan untuk memilih wakilnya di parlemen. Parliamentary threshold digunakan untuk mengkonsolidasikan jumlah partai agar pemerintahan lebih efektif,” kata Hasto.

Ia menambahkan, peningkatan ambang batas parlemen selama ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan sistem politik tetap stabil dan efisien.

Baca juga:

PAN Tolak Usulan KPK Bentuk Lembaga Pengawas Kaderisasi Partai, Dinilai Langgar Konstitusi

Meski demikian, Hasto belum menyampaikan angka ideal ambang batas parlemen yang akan diusulkan PDIP.

Menurut dia, besaran tersebut harus melalui kajian komprehensif dan menjadi bagian dari pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu.

“Inilah yang akan muncul dalam pembahasan Undang-Undang Pemilu,” ujarnya.

Hasto menegaskan, pendekatan dialog menjadi prinsip utama PDIP dalam menyikapi isu tersebut. Ia menilai, partai non-parlemen juga memiliki hak untuk didengar dalam proses perumusan kebijakan.

Baca juga:

PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak

Sebelumnya, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra, mengusulkan agar jumlah komisi di DPR RI dijadikan ambang batas bagi partai politik peserta pemilu legislatif untuk bisa duduk di parlemen sekaligus membentuk fraksi.

Melihat jumlah komisi DPR saat ini sebanyak 13, maka setiap partai politik harus memperoleh minimal 13 kursi untuk bisa membentuk fraksi.

“Misalnya, yang dijadikan acuan adalah berapa komisi yang ada di DPR. Nah itu kan sekarang diatur dalam tata tertib, seyogyanya diatur dalam Undang-Undang,” kata Yusril, usai menghadiri acara Bimbingan Teknis Anggota DPRD di Jakarta, Rabu (29/4).

Yusril menambahkan, partai yang tidak mampu mencapai 13 kursi tetap bisa bergabung dengan fraksi partai besar atau membentuk koalisi gabungan dengan jumlah minimal 13 kursi.

“Dengan demikian, maka tidak ada suara yang hilang dan itu cukup adil bagi kita semua,” tuturnya. (Pon)

#Yusril Ihza Mahendra #PDIP #Ambang Batas Parlemen #DPR RI
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
KPK Tegas, akan Tarik kembali Hibah yang tak Dirawat
Langkah pengawasan ini dilakukan guna memastikan setiap aset yang berhasil kembali dari para koruptor bermanfaat optimal bagi negara dan pelayanan publik.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
KPK Tegas, akan Tarik kembali Hibah yang tak Dirawat
Indonesia
Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP: Akumulasi Kemarahan Mahasiswa Sulit Dihindari
Politisi PDI-P Deddy Sitorus menilai kericuhan dalam diskusi di UGM tidak lepas dari akumulasi kemarahan mahasiswa. Singgung posisi Budiman Sudjatmiko saat ini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP: Akumulasi Kemarahan Mahasiswa Sulit Dihindari
Indonesia
DPR Minta Mobil Rantis Dipasangi CCTV, Cegah Objek di Sekitar Jadi Korban
Apabila benar kendaraan tersebut belum dilengkapi sensor pendeteksi objek di sekitar kendaraan, Polri perlu segera melakukan pembenahan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
DPR Minta Mobil Rantis Dipasangi CCTV, Cegah Objek di Sekitar Jadi Korban
Indonesia
Israel Caplok Masjid Ibrahimi di Tepi Barat, Komisi I DPR Serukan Penolakan
Mendesak pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap tegas dan menyuarakan penolakan terhadap keputusan Israel tersebut di berbagai forum internasional.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Israel Caplok Masjid Ibrahimi di Tepi Barat, Komisi I DPR Serukan Penolakan
Indonesia
PPATK Minta Tambahan Anggaran Rp 516,4 Miliar, Fokus Berantas Judol hingga Pencucian Uang
Kebutuhan anggaran PPATK pada 2027 mencapai Rp 769,8 miliar.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
PPATK Minta Tambahan Anggaran Rp 516,4 Miliar, Fokus Berantas Judol hingga Pencucian Uang
Indonesia
Ratusan Kepala Sekolah Mundur Usai Temuan BPK, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola BOS
Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan (Disdik Sulsel) mengungkap latar belakang di balik mundurnya ratusan kepala sekolah dari jabatannya secara massal.
Frengky Aruan - Senin, 15 Juni 2026
Ratusan Kepala Sekolah Mundur Usai Temuan BPK, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola BOS
Indonesia
Iran-Amerika Sepakat Akhiri Perang, Komisi I DPR: Israel jangan Rusak Perjanjian Damai
Seluruh pihak harus mendukung penuh kesepakatan penghentian perang tersebut demi menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Iran-Amerika Sepakat Akhiri Perang, Komisi I DPR: Israel jangan Rusak Perjanjian Damai
Indonesia
Legislator Ingatkan Proyek Sekolah Rakyat Harus Perhatikan Keselamatan Anak
Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah yang harus dibangun dengan perencanaan matang agar mampu menjadi sarana pendidikan yang aman dan nyaman bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Legislator Ingatkan Proyek Sekolah Rakyat Harus Perhatikan Keselamatan Anak
Indonesia
Komisi I DPR Nilai Pengerahan Komcad saat Demo Mahasiswa Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Komcad bukanlah aparat yang memiliki tugas utama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Komisi I DPR Nilai Pengerahan Komcad saat Demo Mahasiswa Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Indonesia
Penetapan Harga Acuan Baru, DPR Minta Peternak Berani Laporkan Mafia Telur
Kebijakan ini menjadi krusial setelah para peternak mengeluhkan anjloknya harga telur hingga menyentuh Rp 24.000 per kilogram.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Penetapan Harga Acuan Baru, DPR Minta Peternak Berani Laporkan Mafia Telur
Bagikan