Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota

Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno (MP/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mempertegas komitmen kuat dalam mengawal kesejahteraan para pekerja di Ibu Kota.

Hal itu disampaikan Rano saat peringatan Hari Buruh Internasional 2026 yang mengusung tema ‘Banteng Pro Pekerja: Buruh Berdaulat, Indonesia Berdikari’ di GOR Otista, Jakarta Timur, Minggu (3/5).

Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah. Di hadapan ribuan buruh, pria yang akrab disapa Bang Doel ini menekankan bahwa keberlangsungan ekonomi Jakarta bergantung sepenuhnya pada produktivitas dan kesejahteraan para pekerja.

Baca juga:

PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak

"Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kita diingatkan untuk tidak abai terhadap hak-hak pekerja. Karena pada kenyataannya, para pekerja adalah tulang punggung yang menjaga roda perekonomian Jakarta tetap bergerak," ujar Rano Karno.

Perluas Manfaat Kartu Pekerja Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat program Kartu Pekerja Jakarta (KPJ) sebagai instrumen perlindungan sosial bagi buruh sejak 2018. Rano menjelaskan bahwa hingga saat ini, pemerintah telah menerbitkan lebih dari 59.000 kartu untuk membantu menekan biaya hidup pekerja di Jakarta.

"Hingga saat ini, lebih dari 59.000 KPJ telah diterbitkan. Manfaatnya nyata, mulai dari akses transportasi publik gratis, subsidi pangan, hingga dukungan pendidikan bagi keluarga pekerja," ungkap Rano secara mendetail.

Selain KPJ, sinergi kebijakan juga melibatkan program Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Lansia Jakarta (KLJ), serta jaminan kesehatan melalui Jamkesjak. Integrasi berbagai program ini bertujuan menjaga daya beli para pekerja, terutama bagi kelompok penerima Upah Minimum Provinsi (UMP).

Dorong Dialog Ketimbang Seremoni

Peringatan Hari Buruh semestinya menjadi momentum evaluasi dan penyampaian aspirasi secara sehat. Rano menekankan pentingnya menciptakan iklim kerja kondusif melalui kolaborasi segitiga antara pemerintah, pengusaha, dan serikat buruh.

Baca juga:

Ketika Prabowo Ingatkan Massa Buruh Cewek, Gue Presidennya Bukan Teddy

Pihaknya berharap peringatan May Day tidak terjebak pada kegiatan seremoni tahunan semata. Transformasi semangat buruh harus terwujud dalam bentuk kebijakan yang adil dan dialog yang berkelanjutan.

"Peringatan Hari Buruh ini hendaknya menjadi ruang dialog untuk menyampaikan aspirasi dan memperkuat perekonomian kota secara bersama-sama. Kolaborasi adalah kunci agar kita tetap tangguh," tegas Rano.

#Rano Karno #PDIP #DPP PDIP #Buruh #Upah Buruh #Demo Buruh #Hari Buruh #May Day
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
“Jika seluruh fraksi di DPR hanya mampu manut dan setuju terhadap eksekutif, apa bedanya dengan era Orde Baru?
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
Indonesia
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Sarmuji mengaku belum memahami apa yang dimaksud dengan posisi penyeimbang tersebut. Dia menyerahkan penilaian kepada publik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Indonesia
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Perdebatan mengenai posisi PDIP mencuat setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu kader PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi mahasiswa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Indonesia
Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP: Akumulasi Kemarahan Mahasiswa Sulit Dihindari
Politisi PDI-P Deddy Sitorus menilai kericuhan dalam diskusi di UGM tidak lepas dari akumulasi kemarahan mahasiswa. Singgung posisi Budiman Sudjatmiko saat ini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP: Akumulasi Kemarahan Mahasiswa Sulit Dihindari
Indonesia
DPR Titip Pesan ke Said Iqbal, Fokus Bereskan PHK hingga Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
Said Iqbal mendapat tugas berat usai dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Buruh.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
DPR Titip Pesan ke Said Iqbal, Fokus Bereskan PHK hingga Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
Indonesia
Buruh Terancam PHK, Said Iqbal Janji Keluar dari Zona Nyaman Istana
Said Iqbal mengatakan ia akan memberikan saran dan analisis kebijakan kepada pemerintah soal kebijakan ketenagakerjaan.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Buruh Terancam PHK, Said Iqbal Janji Keluar dari Zona Nyaman Istana
Indonesia
Federasi Serikat Pekerja ASPEK Indonesia Dukung Said Iqbal Masuk Kabinet Merah Putih
FSP ASPEK Indonesia menilai momentum tersebut dapat digunakan untuk memperkuat dialog sosial antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Federasi Serikat Pekerja ASPEK Indonesia Dukung Said Iqbal Masuk Kabinet Merah Putih
Indonesia
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Kulturanesia menggelar pemutaran film Ghost in the Cell dalam rangka merayakan bulan Bung Karno.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Indonesia
Wagub DKI Jakarta Rano Karno Ungkap Ada Potensi Jalan Ambles karena Besi Saluran Air Tua, Gercep Cek ke Lapangan
Pemprov DKI melalui Dinas SDA juga melakukan inventarisasi dan pemetaan terhadap jaringan saluran yang masih menggunakan struktur Aramco berusia tua.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Wagub DKI Jakarta Rano Karno Ungkap Ada Potensi Jalan Ambles karena Besi Saluran Air Tua, Gercep Cek ke Lapangan
Indonesia
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, kembali dibuka setelah sempat ditutup akibat jalan amblas. Perbaikan rampung dalam lima hari.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Bagikan