Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

NASA Rilis Foto Alam Semesta Jepretan Teleskop James Webb

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 14 Juli 2022
NASA Rilis Foto Alam Semesta Jepretan Teleskop James Webb

Foto Cosmic Cliffs. (Foto: Instagram@nasa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEDIA sosial tengah diramaikan dengan foto angkasa luar yang diunggah oleh Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA). Foto tersebut menampilkan keindahan alam semesta terjauh yang diambil menggunakan Teleskop James Webb.

Ini merupakan peristiwa bersejarah karena berhasil mengabadikan sebuah mahakarya alam semesta yang belum pernah dilihat sebelumnya. Teleskop James Webb merupakan teleskop tercanggih buatan NASA dan menjadi teleskop pertama yang menangkap foto berwarna di luar angkasa luar. Warganet pun mulai bertanya-tanya, apakah sebenarnya kita benar-benar sendirian di dunia ini?

Puluhan ribu orang pun meramaikan kolom komentar Instagram NASA. Dalam keterangan yang disampaikan, foto yang sangat luas tersebut kira-kira seukuran sebutir pasir yang dipegang.

"Bayangkan, galaksi-galaksi ini berlimpah dalam sebuah butir! Mengapa beberapa galaksi tampak bengkok? Massa gabungan dari gugus galaksi ini bertindak sebagai 'lensa gravitasi, membelokkan sinar cahaya dari galaksi yang lebih jauh di belakangnya, dan memperbesarnya," tulis pihak NASA.

Baca juga:

Menakjubkan, Gambar Galaksi Tangkapan Teleskop Webb

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh NASA (@nasa)

Ada lima gambar yang dipamerkan dan menunjukkan beragam fenomena kosmos yang paling berwarna serta hidup dalam sejarah. Misalnya seperti gambaran dua nebula yang tengah membentuk calon bintang baru serta dua set gugus galaksi.

Dari fenomena-fenomena kosmos yang dipamerkan NASA itu, ada fenomena yang awam bagi para ilmuwan seperti kelompok galaksi berjarak 290 juta tahun cahaya bernama Stephan's Quintet. Kelompok galaksi itu telah ditemukan sejak 1877, namun NASA menjanjikan gambaran serta tangkapan dari Teleskop Webb memberikan pandangan baru bagi para peneliti.

Baca juga:

Sukses dengan Uji Misi Artemis I, NASA Siapkan Peluncuran Roket ke Bulan

NASA Rilis Foto Alam Semesta Jepretan Teleskop James Webb
Menampilkan foto angkasa luar yang indah. (Foto: Instagram@nasa)


"Apa yang saya lihat menggerakkan saya sebagai seorang ilmuwan, sebagai seorang insinyur dan sebagai manusia," kata Wakil Administrator NASA, Pam Melroy, yang meninjau gambar-gambar tersebut, seperti dilansir ANTARA, Kamis (14/7).

Teleskop James Webb memakan biaya pembangunan sebesar USD 9 miliar (sekira Rp 135 triliun) dan dikirim ke angkasa luar menggantikan Teleskop Hubble. Benda yang digunakan untuk pengamatan di angkasa luar itu mengorbit dengan jarak 1,6 juta kilometer dari Bumi, memantau fenomena-fenomena tak terbayangkan di angkasa luar.

Sensitivitas inframerahnya juga tidak main-main, sehingga memungkinkan Teleskop Webb mendeteksi sumber cahaya yang seharusnya tersembunyi dalam spektrum yang terlihat oleh debu dan gas. Instrumen Webb juga membuatnya ideal untuk mencari tanda-tanda atmosfer yang berpotensi mendukung kehidupan di sekitar Bumi seperti di Mars atau di satelit alami Saturnus bernama Titan. (and)

Baca juga:

NASA Cari Perusahaan Kedua untuk Diajak Kerjasama

#Sains #Luar Angkasa #Ruang Angkasa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Habib Syarief menilai turunnya minat calon mahasiswa terhadap prodi sains di SNPMB 2026 menjadi ancaman bagi riset, inovasi, dan daya saing Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Lifestyle
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Para arkeolog menyebut struktur itu mungkin merupakan prototipe dalam pengembangan Stonehenge.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Dunia
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Astronaut Artemis II kembali dengan selamat ke Bumi. Kapsul Orion mendarat sempurna di Samudra Pasifik dekat lepas pantai San Diego, Amerika Serikat.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Lifestyle
Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Status baru tersebut dipublikasikan pada Rabu (8/4) oleh International Union for the Conservation of Nature (IUCN).
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
  Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Lifestyle
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Indonesia
Misi Artemis II Jadikan Manusia Lakukan Perjalanan Terjauh dari Bumi
Saat berbincang langsung dengan para antariksawan, Presiden AS Donald Trump memuji pelaksanaan misi serta rencana eksplorasi angkasa ke depannya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Misi Artemis II Jadikan Manusia Lakukan Perjalanan Terjauh dari Bumi
Dunia
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan misi antariksa Artemis II akan membawa kru manusia meluncur ke bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Lifestyle
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Kerangka itu ditemukan terkubur di sebuah makam di depan altar Gereja St Peter and Paul di Kota Maastricht, Belanda Selatan.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Indonesia
Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Penemuan seperti ini dikenal sebagai ‘lazarus taxon’, sebuah istilah yang terinspirasi dari tokoh dalam Alkitab yang dibangkitkan dari kematian.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Maret 2026
 Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Dunia
Kura-Kura Raksasa Kembali ke Pulau Galapagos, Pernah Punah Hampir 200 Tahun
Spesies asli Floreana, 'Chelonoidis niger niger', punah pada 1840-an karena pelaut mengambil mereka dari pulau tersebut untuk sumber makanan dalam pelayaran.
Dwi Astarini - Senin, 23 Februari 2026
Kura-Kura Raksasa Kembali ke Pulau Galapagos, Pernah Punah Hampir 200 Tahun
Bagikan