NASA Cari Perusahaan Kedua untuk Diajak Kerjasama

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 24 Maret 2022
NASA Cari Perusahaan Kedua untuk Diajak Kerjasama

NASA mencari perusahaan lain untuk diajak kerjasama. (Foto: Pixabay/NASA-Imagery)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BADAN Penerbangan dan Antariksa Amerikat Serikat (NASA) mengumumkan rencana terbaru untuk mendaratkan kembali astronot ke bulan untuk kedua kalinya, melalui program Artemis. NASA juga sedang mencari perusahaan ruang angkasa komersial untuk mengajukan usulannya menangani proyek tersebut.

Sebelumnya, NASA sudah memiliki kontrak khusus dengan SpaceX milik Elon Musk. Kerjasama ini untuk menjalankan misi serupa dengan target yang bisa rampung pada 2025. Namun ternyata NASA menginginkan ada penyedia jasa lainnya untuk bisa menerbangkan para astronot sehingga misi itu bisa optimal.

Baca juga:

NASA Segera Kirim Roket Mega Moon ke Bulan

Di tahun 2021, SpaceX mendapatkan kontrak sebesar USD 2,9 miliar atau setara Rp 41,6 triliun dan menjadi satu- satunya perusahaan ruang angkasa komersil yang bermitra dengan NASA karena memiliki penawaran paling terjangkau.

NASA sedang mencari perusahaan kedua untuk kerjasama Artemis. (Foto: Pixabay/WikiImages)
NASA sedang mencari perusahaan kedua untuk kerjasama Artemis. (Foto: Pixabay/WikiImages)

Namun, nampaknya keinginan NASA untuk mendapatkan dua penyedia layanan penerbangan ke bulan dalam proyek Artemis semakin besar peluangnya. Karena kongres Senat di AS menunjukkan secercah dukungan untuk NASA.

Baca juga:

NASA Tunda Peluncuran Roket ke Bulan

Pada Oktober 2021, Komite Peruntukan Senat memperkenalkan RUU yang akan mengarahkan NASA untuk memilih perusahaan kedua untuk mengembangkan pendarat bulan untuk Artemis.

Pendaratan ke bulan pertama. (Foto: Pixabay/WikiImages)
Pendaratan ke bulan pertama. (Foto: Pixabay/WikiImages)

Sayangnya pada masa anggaran 2022, NASA bulum mendapat kesempatan tersebut dan justru diberi dana USD 1,1 miliar untuk bisa menyelesaikan program Artemisnya. Untuk itu, memasuki tahapan untuk penganggaran di 2023 maka NASA tidak ingin kehilangan momentumnya.

NASA mengumumkan rencana resminya untuk memilih layanan pendaratan bulan dari perusahaan lain selain SpaceX seperti yang dicita-citakan sebelumnya. "Persaingan mengarah pada hasil yang lebih baik dan lebih andal," kata Penanggung jawab NASA Bill Nelson. (Yni)

Baca juga:

Helikopter NASA Berhasil Mengangkasa di Mars

#NASA
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Tekno
Your Name in Landsat NASA: Begini Cara Buat Nama dari Satelit yang Viral
Your Name in Landsat NASA viral! Simak cara membuat nama dari citra satelit Landsat lengkap dengan langkah mudah dan penjelasannya.
ImanK - Jumat, 24 April 2026
Your Name in Landsat NASA: Begini Cara Buat Nama dari Satelit yang Viral
Dunia
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Astronaut Artemis II kembali dengan selamat ke Bumi. Kapsul Orion mendarat sempurna di Samudra Pasifik dekat lepas pantai San Diego, Amerika Serikat.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Dunia
Artemis II Kembali ke Bumi, Bawa Oleh-Oleh Pengetahuan Baru tentang Bulan
Mereka memiliki jauh lebih banyak foto dan lebih banyak cerita untuk dibagikan kepada dunia saat mereka bersiap kembali ke bumi.
Dwi Astarini - Kamis, 09 April 2026
Artemis II Kembali ke Bumi, Bawa Oleh-Oleh Pengetahuan Baru tentang Bulan
Lifestyle
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Dunia
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan misi antariksa Artemis II akan membawa kru manusia meluncur ke bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Fun
3I/ATLAS: Komet dari Galaksi Lain yang Baru Saja Mendekati Bumi
Interstellar comet 3I/ATLAS milik NASA melintas dekat Bumi. Berasal dari luar tata surya dan diperkirakan berusia hingga 7 miliar tahun.
ImanK - Minggu, 21 Desember 2025
3I/ATLAS: Komet dari Galaksi Lain yang Baru Saja Mendekati Bumi
Dunia
NASA Larang Warga Negara China Kerja di Program Antariksa, Antisipasi Tindakan Spionase
Beberapa kasus dugaan spionase yang melibatkan warga negara China juga muncul belakangan ini di AS.
Dwi Astarini - Kamis, 11 September 2025
NASA Larang Warga Negara China Kerja di Program Antariksa, Antisipasi Tindakan Spionase
Fun
Terjebak 9 Bulan di ISS, Dua Astronaut NASA Akhirnya Pulang ke Bumi
Dua astronaut NASA akhirnya kembali ke bumi dengan selamat.
Ikhsan Aryo Digdo - Selasa, 18 Maret 2025
Terjebak 9 Bulan di ISS, Dua Astronaut NASA Akhirnya Pulang ke Bumi
Fun
SpaceX Kirim Kru Baru ke ISS, Butch dan Suni Segera Pulang setelah 9 Bulan
SpaceX Kirim Kru Baru ke ISS untuk menjalankan misi.
Ikhsan Aryo Digdo - Sabtu, 15 Maret 2025
SpaceX Kirim Kru Baru ke ISS, Butch dan Suni Segera Pulang setelah 9 Bulan
Dunia
NASA Kirim Peringatan Tabrakan dengan Asteroid 2024 YR4, Kemungkinannya Meningkat Jadi 3,1 Persen
Peluang 1 banding 32 itu mengalami peningkatan signifikan dari estimasi sebelumnya yang hanya 2,8 persen.
Dwi Astarini - Rabu, 19 Februari 2025
NASA Kirim Peringatan Tabrakan dengan Asteroid 2024 YR4, Kemungkinannya Meningkat Jadi 3,1 Persen
Bagikan