MerahPutih.com - Sosok Ibrahim Al Abrar (12), siswa kelas 6 SDN 3 Genengsari, Desa Genengsari, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, tak menyangka mendapatkan surat apresiasi resmi dari National Aeronautics and Space Administration (NASA).
Anak pasangan Aminuddin Salas (36) dan Hannisa Oktaviani (36) itu, mendapatkan penghargaan NASA setelah melaporkan adanya bug atau celah keamanan pada sistem atau domain publik NASA belum lama ini.
Ia mengaku belajar teknologi jaringan hingga cybersecurity secara autodidak dari sang ayah, yang merupakan guru Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMKN Kemusu. Sementara itu, ibunya merupakan ibu rumah tangga.
Baca juga:
Judol Berkedok Prediction Market, Situs Polymarket Diblokir di Indonesia
Siswa SD Boyolali Dapat Penghargaan dari NASA usai Temukan Bug
Surat apresiasi resmi dari NASA itu diberikan pada 9 Juli 2026 lalu. Lewat kemampuannya di bidang cybersecurity yang dipelajari secara autodidak itu, ia berhasil menemukan dan melaporkan kerentanan keamanan itu kepada Vulnerability Disclosure Policy (VDP) NASA.
Setelah laporan tersebut diverifikasi, pihak NASA mengirimkan surat sebagai tanda penghargaan atas upaya dalam mendeteksi kerentanan tersebut dan membantu meningkatkan keamanan sistem mereka. Alhamdulillah, senang.
kata Ibrahim Al Abrar, Sabtu (18/7)
“Saya membuka berita-berita orang yang berhasil mendapat celah keamanan sistem di NASA. hingga kemudian terinspirasi. Setelah beberapa kali mengirim, temuan celah Ibra akhirnya terverifikasi mendapat surat apresiasi dari NASA tersebut,” tambahnya.
Ibra sendiri bercita-cita ingin menjadi cybersecurity profesional. Ia mengaki juga mengalami kesulitan saat belajar teknologi informasi tersebut. Salah satunya karena belum memahami materi.
“Kadang-kadang belajar melalui tutorial Youtube maupun melalui AI. Saya juga pernah mencoba membuat game,” kata dia.
Baca juga:
Teknologi Pindai Laser Terbaru Bisa Deteksi Miras Palsu, Intip Cara Kerjanya!
Ayah Siswa SD Boyolali Sebut Temukan Kerentanan di Situs NASA
Ayah Ibra, Aminuddin, mendukung penuh hobi anaknya tersebut. Kini, ia mendapatkan apresiasi NASA.
“Rasa senang pastinya. Awalnya belajar coding. Baru awal 2026 lalu, tertarik belajar cybersecurity,” ucap dia.
Anaknya tersebut, kata dia, mendapatkan sertifikat NASA itu karena mencari kerentanan di web NASA. Ia pun akhirnya menemukan broken link hijacking.
“Terus dilaporkan lewat VDP. Lapornya sebenarnya sudah hampir 2 bulan, tapi baru dibalas 9 Juli, dapat sertifikat itu," kata dia.
Baca juga:
Jakarta Ecotourism Festival 2026 Ajak Siswa SMKN 33 Belajar Kelola Sampah Berkelanjutan
Aminudin berharap, Ibra tambah semangat dalam belajar. Apa yang telah diraih Ibra ini juga diharapkan mampu memotivasi anak-anak yang lain yang menyukai IT.
“Karena saat ini belajar semakin dimudahkan dengan kemajuan teknologi informasi ini. Saya sebagai orang tua, harapannya, ini kan masih awal. Kedepan bisa tambah semangat habis dapat itu (surat apresiasi dari NASA),” katanya. (Ismail/Jawa Tengah)

