Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13

Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan.(foto: NASA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — REID Wiseman, Victor Glover, Jeremy Hansen, dan Christina Koch memulai hari mereka di penerbangan Artemis II, Senin (6/4), dengan sebuauh pesan dari Jim Lovell. Untuk hari nan penting tersebut, sang komandan Apollo 13 itu merekam pesan bangun pagi, dua bulan sebelum ia wafat pada Agustus 2025.

“Selamat datang di lingkungan lama saya. Ini hari bersejarah dan saya tahu kalian akan sangat sibuk, tetapi jangan lupa menikmati pemandangannya,” kata Lovell, yang juga terbang dalam misi Apollo 8, kunjungan pertama manusia ke bulan.

Tak hanya rekaman suara Lovell, para astronaut juga membawa lencana sutra Apollo 8 yang pernah dibawa sang komandan ke bulan. Mereka menunjukkan lencana itu menjelang penerbangan melintas yang krusial.

“Merupakan kehormatan besar bagi kami untuk membawanya. Mari kita jalani hari yang luar biasa,” kata Wiseman.

Di Senin (6/5) itu, misi Artemis II sukses menuntaskan perjalanan mengitari bulan setelah melampaui rekor jarak Apollo 13. Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan, menikmati pemandangan menakjubkan sisi jauh bulan yang belum pernah disaksikan sebelumnya. Mereka mencetak rekor jarak baru bagi manusia.

Baca juga:

Misi Artemis II Jadikan Manusia Lakukan Perjalanan Terjauh dari Bumi


Penerbangan melintas selama enam jam itu menjadi sorotan dari kembalinya NASA ke bulan sejak era Apollo. Kru Artemis terdiri dari tiga astronaut Amerika Serikat dan satu dari Kanada. Misi ini menjadi langkah menuju rencana menjejakkan kaki di dekat kutub selatan bulan dalam dua tahun mendatang.

Sebelum itu, Artemis II lebih dulu meraih pencapaian prestisius, sekaligus hak untuk membanggakan diri. Kurang dari satu jam sebelum memulai penerbangan mengitari bulan dan pengamatan intensif terhadap permukaannya, keempat astronaut tersebut melampaui rekor jarak 400.171 kilometer yang dicetak Apollo 13 pada April 1970.

Mereka terus melaju semakin jauh dari Bumi. Sebelum misi itu mencapai titiknya, Artemis II melampaui rekor lama sejauh 6.600 kilometer.

“Sungguh luar biasa apa yang bisa dilihat dengan mata telanjang dari bulan saat ini. Benar-benar tak bisa dipercaya,” ujar astronaut Kanada Hansen melalui radio menjelang penerbangan melintas tersebut. Ia menantang generasi sekarang dan berikutnya untuk memastikan rekor ini tidak bertahan lama.

Beberapa saat setelah memecahkan rekor Apollo 13, para astronaut Artemis II meminta izin untuk menamai dua kawah bulan baru yang telah mereka amati. Mereka mengusulkan nama Integrity, sesuai nama kapsul mereka, serta Carroll untuk menghormati istri komandan Wiseman, yang meninggal karena kanker pada 2020. Wiseman menangis ketika Hansen menyampaikan permintaan itu kepada Mission Control, dan keempat astronaut berpelukan sambil meneteskan air mata.

“Pemandangan yang sangat megah dari sini,” kata Wiseman melalui radio setelah kembali tenang dan mulai mengambil foto. Para astronaut juga melaporkan bahwa mereka berhasil memotret bulan dan Bumi dalam satu gambar, sambil memberikan penjelasan langsung kepada para ilmuwan di Houston tentang apa yang mereka lihat.

Beberapa puncak tampak begitu terang sehingga, menurut pilot Glover, bulan terlihat seperti tertutup salju. Selain memotret dengan kamera Nikon berdaya tinggi, para astronaut juga menggunakan iPhone mereka untuk mengambil beberapa foto spontan.

Kru Artemis II berada di balik bulan lebih dari setengah perjalanan penerbangan melintas. Selama 40 menit tanpa komunikasi, mereka mencapai jarak terdekat dengan bulan yaitu 6.545 kilometer dan jarak maksimum dari bumi sebesar 406.771 kilometer.

Pada titik itu, mereka mulai perjalanan pulang yang akan memakan waktu empat hari sebelum mendarat di Samudra Pasifik pada Jumat.(dwi)

Baca juga:

Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II

#Artemis II #Sains #NASA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Habib Syarief menilai turunnya minat calon mahasiswa terhadap prodi sains di SNPMB 2026 menjadi ancaman bagi riset, inovasi, dan daya saing Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Lifestyle
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Para arkeolog menyebut struktur itu mungkin merupakan prototipe dalam pengembangan Stonehenge.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
ShowBiz
NASA Ungkap Kru Artemis III, Siap Balik ke Bulan
Kru yang dijadwalkan meluncur paling cepat pada akhir 2027 itu terdiri dari tiga astronaut NASA dan satu astronaut Badan Antariksa Eropa (ESA).
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
 NASA Ungkap Kru Artemis III, Siap Balik ke Bulan
Tekno
Your Name in Landsat NASA: Begini Cara Buat Nama dari Satelit yang Viral
Your Name in Landsat NASA viral! Simak cara membuat nama dari citra satelit Landsat lengkap dengan langkah mudah dan penjelasannya.
ImanK - Jumat, 24 April 2026
Your Name in Landsat NASA: Begini Cara Buat Nama dari Satelit yang Viral
Dunia
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Astronaut Artemis II kembali dengan selamat ke Bumi. Kapsul Orion mendarat sempurna di Samudra Pasifik dekat lepas pantai San Diego, Amerika Serikat.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Lifestyle
Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Status baru tersebut dipublikasikan pada Rabu (8/4) oleh International Union for the Conservation of Nature (IUCN).
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
  Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Dunia
Artemis II Kembali ke Bumi, Bawa Oleh-Oleh Pengetahuan Baru tentang Bulan
Mereka memiliki jauh lebih banyak foto dan lebih banyak cerita untuk dibagikan kepada dunia saat mereka bersiap kembali ke bumi.
Dwi Astarini - Kamis, 09 April 2026
Artemis II Kembali ke Bumi, Bawa Oleh-Oleh Pengetahuan Baru tentang Bulan
Lifestyle
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Dunia
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan misi antariksa Artemis II akan membawa kru manusia meluncur ke bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Lifestyle
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Kerangka itu ditemukan terkubur di sebuah makam di depan altar Gereja St Peter and Paul di Kota Maastricht, Belanda Selatan.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Bagikan