MERAHPUTIH.COM — REID Wiseman, Victor Glover, Jeremy Hansen, dan Christina Koch memulai hari mereka di penerbangan Artemis II, Senin (6/4), dengan sebuauh pesan dari Jim Lovell. Untuk hari nan penting tersebut, sang komandan Apollo 13 itu merekam pesan bangun pagi, dua bulan sebelum ia wafat pada Agustus 2025.
“Selamat datang di lingkungan lama saya. Ini hari bersejarah dan saya tahu kalian akan sangat sibuk, tetapi jangan lupa menikmati pemandangannya,” kata Lovell, yang juga terbang dalam misi Apollo 8, kunjungan pertama manusia ke bulan.
Tak hanya rekaman suara Lovell, para astronaut juga membawa lencana sutra Apollo 8 yang pernah dibawa sang komandan ke bulan. Mereka menunjukkan lencana itu menjelang penerbangan melintas yang krusial.
“Merupakan kehormatan besar bagi kami untuk membawanya. Mari kita jalani hari yang luar biasa,” kata Wiseman.
Di Senin (6/5) itu, misi Artemis II sukses menuntaskan perjalanan mengitari bulan setelah melampaui rekor jarak Apollo 13. Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan, menikmati pemandangan menakjubkan sisi jauh bulan yang belum pernah disaksikan sebelumnya. Mereka mencetak rekor jarak baru bagi manusia.
Baca juga:
Misi Artemis II Jadikan Manusia Lakukan Perjalanan Terjauh dari Bumi
Penerbangan melintas selama enam jam itu menjadi sorotan dari kembalinya NASA ke bulan sejak era Apollo. Kru Artemis terdiri dari tiga astronaut Amerika Serikat dan satu dari Kanada. Misi ini menjadi langkah menuju rencana menjejakkan kaki di dekat kutub selatan bulan dalam dua tahun mendatang.
Sebelum itu, Artemis II lebih dulu meraih pencapaian prestisius, sekaligus hak untuk membanggakan diri. Kurang dari satu jam sebelum memulai penerbangan mengitari bulan dan pengamatan intensif terhadap permukaannya, keempat astronaut tersebut melampaui rekor jarak 400.171 kilometer yang dicetak Apollo 13 pada April 1970.
Mereka terus melaju semakin jauh dari Bumi. Sebelum misi itu mencapai titiknya, Artemis II melampaui rekor lama sejauh 6.600 kilometer.
“Sungguh luar biasa apa yang bisa dilihat dengan mata telanjang dari bulan saat ini. Benar-benar tak bisa dipercaya,” ujar astronaut Kanada Hansen melalui radio menjelang penerbangan melintas tersebut. Ia menantang generasi sekarang dan berikutnya untuk memastikan rekor ini tidak bertahan lama.
Beberapa saat setelah memecahkan rekor Apollo 13, para astronaut Artemis II meminta izin untuk menamai dua kawah bulan baru yang telah mereka amati. Mereka mengusulkan nama Integrity, sesuai nama kapsul mereka, serta Carroll untuk menghormati istri komandan Wiseman, yang meninggal karena kanker pada 2020. Wiseman menangis ketika Hansen menyampaikan permintaan itu kepada Mission Control, dan keempat astronaut berpelukan sambil meneteskan air mata.
“Pemandangan yang sangat megah dari sini,” kata Wiseman melalui radio setelah kembali tenang dan mulai mengambil foto. Para astronaut juga melaporkan bahwa mereka berhasil memotret bulan dan Bumi dalam satu gambar, sambil memberikan penjelasan langsung kepada para ilmuwan di Houston tentang apa yang mereka lihat.
Beberapa puncak tampak begitu terang sehingga, menurut pilot Glover, bulan terlihat seperti tertutup salju. Selain memotret dengan kamera Nikon berdaya tinggi, para astronaut juga menggunakan iPhone mereka untuk mengambil beberapa foto spontan.
Kru Artemis II berada di balik bulan lebih dari setengah perjalanan penerbangan melintas. Selama 40 menit tanpa komunikasi, mereka mencapai jarak terdekat dengan bulan yaitu 6.545 kilometer dan jarak maksimum dari bumi sebesar 406.771 kilometer.
Pada titik itu, mereka mulai perjalanan pulang yang akan memakan waktu empat hari sebelum mendarat di Samudra Pasifik pada Jumat.(dwi)
Baca juga:
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II

