Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan

Gereja Peter and Paul di Kota Maastricht.(foto: visitmaastricht.com/Regional Historich Centrum)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — MISTERI peristirahatan terakhir D’Artagnan, salah seorang ksatria Three Musketeers, mulai terkuak. Tiga abad setelah kematian sang ksatria, arkeolog menemukan sisa-sisa kerangka yang diyakininya milik musketeer legendaris Prancis tersebut.

Arkeolog independen Belanda Wim Dijkman menyebut kerangka itu ditemukan terkubur di sebuah makam di depan altar Gereja St Peter and Paul di Kota Maastricht, Belanda Selatan. Di dekatnya juga ditemukan peluru musket serta koin perunggu kecil yang dicetak pada 1660.

Bukti fisik ini sesuai dengan catatan sejarah yang menyebut D’Artagnan, yang bernama lengkap Charles de Batz de Castelmore, meninggal setelah tertembak peluru musket di bagian tenggorokan selama pengepungan Maastricht oleh Prancis pada 1673. Pengepungan tersebut merupakan bagian dari Perang Prancis–Belanda (1672–1678), perang penaklukan yang dilakukan Prancis dengan tujuan menguasai Belanda Spanyol.

Tokoh D’Artagnan kemudian diabadikan dalam novel The Three Musketeers (1844) karya penulis Prancis Alexandre Dumas, serta dalam berbagai film dan serial televisi di era modern.

Dijkman, yang sebelumnya menjabat arkeolog Kota Maastricht, seperti dikabarkan CNN, telah memohon izin kepada pihak gereja untuk melakukan penggalian di lokasi tersebut sejak sekitar 25 tahun lalu, setelah bertemu dengan sejarawan Prancis Odile Bordaz, seorang pakar D’Artagnan.

Bordaz sejak lama berteori bahwa jenazah sang anggota musketeer mungkin dimakamkan di dekat kamp militer Prancis, bukan dibawa kembali ke Prancis. Hal itu dilakukan agar Raja Louis XIV dapat menghadiri pemakaman pelayannya yang setia itu secara langsung.

Ketika Dijkman bertemu Bordaz dan mengatakan ia tinggal di Maastricht, Bordaz memintanya untuk mencari sisa-sisa jasad sang musketeer, sesuatu yang kini diyakini Dijkman telah berhasil ia lakukan.

“Saya sangat yakin,” kata Dijkman.

Baca juga:

Ahli Arkeologi Khawatir Pemasangan Stairlift di Candi Borobudur, Bisa Rusak Struktur Candi


Meski demikian, ia masih menunggu hasil tes DNA untuk mencocokkan kerangka tersebut dengan dua orang yang mengaku sebagai keturunan D’Artagnan, serta analisis isotop stronsium yang dapat menunjukkan wilayah tempat orang yang memiliki kerangka tersebut dilahirkan.

“Saya seorang ilmuwan. Saya arkeolog. Saya ingin memastikan hal ini seakurat mungkin,” katanya.

Selain itu, Jos Valke, diakon gereja tersebut, mengatakan sebuah surat yang melaporkan kematian D’Artagnan menyebutkan ia dimakamkan di tanah yang telah disucikan. “Di bawah altar. Tidak mungkin ada tempat yang lebih suci daripada itu,” kata Valke kepada Reuters.

“Jika semua bukti itu digabungkan, tampaknya masuk akal bagi kami. Namun, tentu saja belum ada yang benar-benar pasti,” tambahnya.(dwi)

Baca juga:

Tim Arkeologi Mesir Temukan Mumi Tertua

#Sains #Belanda #Prancis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Prancis vs Maroko: Prediksi Pemenang, Statistik, dan Prakiraan Pemain
Rekor kemenangan beruntun menjadi modal utama juara dunia dua kali tersebut menghadapi taktik pragmatis Maroko
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 Juli 2026
Prancis vs Maroko: Prediksi Pemenang, Statistik, dan Prakiraan Pemain
Olahraga
Duel Ulangan Semifinal 2022, Ini Prediksi Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026
Prancis vs Maroko kembali bertemu di Piala Dunia 2026. Simak prediksi skor, strategi, pemain kunci, dan peluang kejutan Atlas Lions.
ImanK - Rabu, 08 Juli 2026
Duel Ulangan Semifinal 2022, Ini Prediksi Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026
Olahraga
Maroko Cukur Kanada 3-0, Jadikan Tim Afrika Berkali-kali ke Perempat Final Piala Dunia
Tidak ada gol yang tercipta hingga turun minum. Babak pertama justru diwarnai lima kartu kuning. Kanada dua kartu, Maroko tiga kartu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Maroko Cukur Kanada 3-0, Jadikan Tim Afrika Berkali-kali ke Perempat Final Piala Dunia
Olahraga
Timnas Prancis Melaju ke Perempat Final Berkat Gol Penalti Kylian Mbappe
Kemenangan ini mengantarkan Prancis melaju ke perempat final Piala Dunia 2026. Les Bleus selanjutnya akan menghadapi Maroko, yang lebih dulu memastikan tiket delapan besar usai mengalahkan Kanada 3-0.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Timnas Prancis Melaju ke Perempat Final Berkat Gol Penalti Kylian Mbappe
Dunia
Cuaca Panas Ekstrem Berlanjut di Eropa, Prancis Catat 2.025 Kematian
Prakirawan cuaca memperingatkan suhu ekstrem akan kembali melanda benua tersebut dalam beberapa hari mendatang.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Cuaca Panas Ekstrem Berlanjut di Eropa, Prancis Catat 2.025 Kematian
Dunia
Indonesia dan Prancis Segera Mulai Bangun Fisik 2 Unit Kapal Selam Scorpène
PT PAL telah mengirimkan puluhan insinyur ke fasilitas Naval Group di Prancis untuk mengikuti pelatihan intensif di berbagai bidang
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Indonesia dan Prancis Segera Mulai Bangun Fisik 2 Unit Kapal Selam Scorpène
Indonesia
Prancis Selatan Dilanda Kebakaran Hebat, Ratusan Pemadam Dikerahkan
Pihak berwenang Prancis pun menetapkan status siaga merah tertinggi di enam wilayah Mediterania karena ada risiko kebakaran hutan yang "sangat tinggi".
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Prancis Selatan Dilanda Kebakaran Hebat, Ratusan Pemadam Dikerahkan
Indonesia
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Habib Syarief menilai turunnya minat calon mahasiswa terhadap prodi sains di SNPMB 2026 menjadi ancaman bagi riset, inovasi, dan daya saing Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Dunia
Ledakan Bom di Monako Lukai Pengusaha Kaya Ukraina, Polisi Prancis Gelar Pengejaran
Vadym Yermolaiev, istrinya, dan putra mereka yang berusia 13 tahun mengalami luka-luka dalam serangan tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
   Ledakan Bom di Monako Lukai Pengusaha Kaya Ukraina, Polisi Prancis Gelar Pengejaran
Dunia
Bom Meledak di Monako Lukai Pengusaha Kaya Ukraina, Pelaku Melarikan Diri ke Prancis
Pangeran Monako Albert II menyebut insiden itu sebagai ‘tindakan yang keji’.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
Bom Meledak di Monako Lukai Pengusaha Kaya Ukraina, Pelaku Melarikan Diri ke Prancis
Bagikan