Ledakan Bom di Monako Lukai Pengusaha Kaya Ukraina, Polisi Prancis Gelar Pengejaran

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
   Ledakan Bom di Monako Lukai Pengusaha Kaya Ukraina, Polisi Prancis Gelar Pengejaran

Iluustrasi - Ledakan bom (ANTARA/Ardika/am.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PRANCIS tengah menggelar perburuan besar-besaran di wilayah selatan. Perburuan ini dilakukan setelah sebuah bom paket meledak di sebuah bangunan tempat tinggal di negara tetangga mereka, Monako. Bom itu melukai seorang pengusaha kaya asal Ukraina beserta istri dan anaknya.

Menurut media Prancis, Vadym Yermolaiev, istrinya, dan putra mereka yang berusia 13 tahun mengalami luka-luka dalam serangan tersebut dan kini menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Nice. Yermolaiev dan istrinya dilaporkan berada dalam kondisi kritis.

Ledakan terjadi sesaat sebelum pukul 21.00 waktu setempat di sebuah gedung apartemen di Rue Reverend Pere Louis Frolla, dekat perbatasan dengan Prancis. Pemerintah Monako menyatakan ledakan tersebut disebabkan sebuah bom paket.

Baca juga:

Bom Meledak di Monako Lukai Pengusaha Kaya Ukraina, Pelaku Melarikan Diri ke Prancis



Menteri Negara Monako Christophe Mirmand mengatakan kepada stasiun televisi Prancis BFM TV bahwa pelaku diduga telah melarikan diri ke Prancis.

Pemerintah Monako menyebut seorang tersangka terlihat dalam rekaman kamera pengawas melarikan diri dengan berjalan kaki menuju komune Beausoleil di Prancis setelah ledakan terjadi. Polisi kini mengerahkan operasi besar-besaran untuk menangkapnya.

Ledakan Besar yang Mengguncang Monako


Surat kabar Prancis Le Figaro melaporkan rekaman kamera pengawas beberapa saat sebelum ledakan memperlihatkan seorang pria meletakkan sebuah ransel di lobi gedung tak lama sebelum bom meledak. Seperti dilansir AFP, Mirmand mengatakan alat peledak tersebut tampaknya berisi baut dan butiran logam untuk memperbesar daya rusaknya.

Lebih dari 100 personel polisi dan petugas layanan darurat dikerahkan ke lokasi ledakan pada Senin malam.

Harri Richie, yang tinggal sekitar 100 meter dari gedung yang menjadi sasaran, dikutip BBC, mengaku mendengar ledakan yang luar biasa keras sekitar pukul 21.00 waktu setempat ketika berada di area parkir bawah tanah. Ia kemudian naik ke apartemennya di lantai 11 dan melihat petugas penyelamat mengevakuasi dua orang dari gedung yang tampak mengalami luka parah.

Menurutnya, layanan darurat tiba sekitar lima menit setelah ledakan, sedangkan sebuah helikopter terus berpatroli di atas lokasi sepanjang malam. "Sepanjang pengetahuan saya, ini merupakan kali pertama dalam sejarah tindakan seperti ini terjadi di Kepangeranan Monako," kata Mirmand.

Pangeran Monako Albert II menggambarkan insiden tersebut sebagai kejahatan yang keji dan guncangan bagi seluruh masyarakat Monako. Ia mengatakan seluruh instansi pemerintah terkait telah dikerahkan dan bekerja sama dengan otoritas Prancis dalam menangani kasus tersebut.

Yermolaiev ialah pengembang properti kaya berusia 58 tahun asal Kota Dnipro, kota terbesar keempat di Ukraina. Ia telah lama menetap di Monako. Ia kini merupakan warga negara Siprus setelah melepaskan kewarganegaraan Ukrainanya pada 2019.

Yermolaiev memiliki kepentingan bisnis yang besar di sektor anggur dan minuman beralkohol di Krimea, wilayah yang dianeksasi Rusia. Sejak 2023, ia dikenai sanksi oleh pemerintah Ukraina.

Pada 2020, majalah Forbes menempatkannya di peringkat ke-39 orang terkaya di Ukraina dengan kekayaan sekitar Rp 3,74 triliun.(dwi)

Baca juga:

7 Fakta Ledakan Bom Perang Dunia di Biak, 3 Korban Raib Hingga Sejarah Pertempuran AS-Jepang

#Monako #Prancis #Ledakan Bom
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Unjuk Rasa Pelajar Prancis Tuntut Sekolah Layak, Pemerintah Berjanji Bertindak
Gerakan protes yang telah memasuki minggu ketiga ini akhirnya mendapat respons.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Unjuk Rasa Pelajar Prancis Tuntut Sekolah Layak, Pemerintah Berjanji Bertindak
Dunia
Unjuk Rasa Pelajar Prancis, Korban Berjatuhan dengan Cacat Permanen Jadi Bukti Tindakan Brutal Kepolisian
Beberapa remaja lainnya juga mengalami cedera yang mengubah hidup mereka.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
 Unjuk Rasa Pelajar Prancis, Korban Berjatuhan dengan Cacat Permanen Jadi Bukti Tindakan Brutal Kepolisian
Dunia
Pencurian Museum Renoir, 5 Orang Ditangkap dan Diduga Bagian Jaringan Kejahatan Terorganisasi
Dua terduga pelaku pembobolan dikatakan berada di antara mereka yang ditangkap.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Pencurian Museum Renoir, 5 Orang Ditangkap dan Diduga Bagian Jaringan Kejahatan Terorganisasi
Dunia
Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Para siswa mengatakan jam sekolah terlalu panjang, fasilitas tidak memadai, termasuk ruang kelas yang terlalu panas, dan terlalu banyak ketidakhadiran pengajar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
 Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Dunia
Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Berujung Ricuh, Hampir 80 Orang Terluka
Sejumlah siswa sekolah menengah di Prancis menggelar aksi protes selama sepekan untuk menentang jadwal yang terlalu padat, kekurangan guru, dan beberapa isu pendidikan lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Berujung Ricuh, Hampir 80 Orang Terluka
Indonesia
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Misi Pegase 2026 merupakan rangkaian penerbangan jelajah dunia yang membentang dari Arktik, Asia-Pasifik, hingga Timur Tengah.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Indonesia
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Latihan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama pertahanan kedua negara di kawasan Indo-Pasifik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Indonesia
Atasi Krisis BBM, Prancis Minta Uni Eropa Longgarkan Standar Kualitas
Para pengemudi di Prancis sengaja melanggar aturan dengan mengisi kendaraan mereka dengan bahan bakar khusus mesin pertanian akibat tingginya harga bahan bakar biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Atasi Krisis BBM, Prancis Minta Uni Eropa Longgarkan Standar Kualitas
ShowBiz
Kim Kardashian Dapat Kompensasi atas Perampokan Senilai Rp 106 Miliar, cuma Dikasi Rp 19 Ribu
Jumlah tersebut merupakan kompensasi yang memang diminta Kardashian.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 Kim Kardashian Dapat Kompensasi atas Perampokan Senilai Rp 106 Miliar, cuma Dikasi Rp 19 Ribu
Dunia
Krisis BBM Melanda Prancis, Harga Sudah Melonjak 30 Persen
Presiden Republik Prancis telah mengarahkan pemerintahannya untuk berupaya penuh guna memastikan pasokan..
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Krisis BBM Melanda Prancis, Harga Sudah Melonjak 30 Persen
Bagikan