Kunjungi Timur Tengah, Macron Desak Israel Tarik Pasukan dari Wilayah Palestina

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - 2 jam, 41 menit lalu
Kunjungi Timur Tengah, Macron Desak Israel Tarik Pasukan dari Wilayah Palestina

Warga mengibarkan Bendera Palestina. (Foto: unsplash/ahmed abu hameeda)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron melakukan kunjungan di kawasan Teluk juga mencakup Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Arab Saudi. Kunjungan itu bertujuan memperkuat kemitraan strategis dan ekonomi serta mendukung upaya memulihkan stabilitas kawasan dan kebebasan pelayaran di Selat Hormuz.

Qatar dan Prancis menyerukan penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza sesuai kesepakatan gencatan senjata serta penghentian kebijakan permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki.

Seruan itu disampaikan dalam pernyataan bersama yang diikeluarkan Kementerian Luar Negeri Qatar seusai Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Doha, Rabu (21/10).

Kedua negara menegaskan kembali penolakan terhadap setiap upaya mencaplok Tepi Barat yang diduduki, serta menyerukan penghentian kebijakan permukiman dan kekerasan pemukim Israel.

Baca juga:

Houthi Serang Bandara, Qatar Airways dan Etihad Airways Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi

Qatar dan Prancis juga menekankan pentingnya penerapan penuh gencatan senjata di Gaza, termasuk penarikan pasukan Israel sesuai pengaturan yang telah disepakati.

Keduanya turut menyerukan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza secara segera, aman, dan tanpa hambatan, serta menegaskan dukungan terhadap solusi dua negara dan pemilu Palestina.

Terkait Iran, kedua negara mengecam serangan militer Iran terhadap negara-negara di kawasan. Mereka juga menyerukan penyelesaian lewat jalur diplomatik agar program nuklir Teheran hanya digunakan untuk tujuan damai.

Kedua negara juga menyerukan pemulihan pelayaran tanpa pembatasan dan tanpa pungutan di Selat Hormuz. Prancis turut memuji upaya mediasi Qatar dalam meredakan ketegangan di kawasan. Di luar isu regional, Qatar dan Prancis sepakat memperluas kerja sama di bidang pertahanan, keamanan, dan ekonomi. (*)

#Qatar #Prancis #Timur Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Kunjungi Timur Tengah, Macron Desak Israel Tarik Pasukan dari Wilayah Palestina
Seruan itu disampaikan dalam pernyataan bersama yang diikeluarkan Kementerian Luar Negeri Qatar seusai Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Doha, Rabu (21/10).
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 41 menit lalu
Kunjungi Timur Tengah, Macron Desak Israel Tarik Pasukan dari Wilayah Palestina
Dunia
Barang-Barang Jarahan Kerusuhan Prancis Bermunculan di Vinted
Vinted, yang didirikan di Lituania pada 2008, telah berkembang menjadi salah satu pasar barang bekas terbesar di Eropa.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Barang-Barang Jarahan Kerusuhan Prancis Bermunculan di Vinted
Dunia
Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Pihak militer akan diterjunkan mendampingi aparat kepolisian.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
 Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Indonesia
Houthi Serang Pangkalan di Militer Yaman Tenggara, 73 Orang Tewas
Kelompok Houthi telah mengkonfirmasi pihaknya melakukan serangan terhadap pangkalan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Houthi Serang Pangkalan di Militer Yaman Tenggara, 73 Orang Tewas
Dunia
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Jam malam akan berlaku mulai Senin pukul 23.00 hingga Selasa pukul 06.00. Selain itu, kerumunan dan demonstrasi juga dilarang mulai pukul 20.00.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Dunia
Kerusuhan Prancis, PM Sebastien Lecornu Tegaskan Penjarah Harus Ganti Rugi
Sebagian besar pemilik toko telah kehilangan seluruh harta benda mereka.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Kerusuhan Prancis, PM Sebastien Lecornu Tegaskan Penjarah Harus Ganti Rugi
Dunia
Dari Perancis ke Albania, Gerakan Protes Satu Suara 'Tuntut Pendidikan dan Tekan Biaya Hidup'
Mereka juga menuntut adanya perbaikan fasilitas pendidikan yang layak serta perbaikan sistem penerimaan mahasiswa perkuliahan yang selama ini tidak transparan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Dari Perancis ke Albania, Gerakan Protes Satu Suara 'Tuntut Pendidikan dan Tekan Biaya Hidup'
Dunia
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez
Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak pengunduran diri Mendagri Laurent Nunez usai kerusuhan massal. 2.400 orang ditangkap & 1.500 toko dijarah. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez
Dunia
Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan
Emmanuel Macron tetap melanjutkan kunjungan ke empat negara Teluk di tengah kerusuhan Prancis akibat lonjakan biaya hidup dan harga BBM. Lebih dari 2.000 orang ditahan.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan
Dunia
Kerusuhan di Paris Prancis Bikin Gerai Ritail Rugi Ratusan Juta Euro
kepolisian kekurangan personel dan sumber daya untuk menjamin keamanan masyarakat selama kerusuhan pada Sabtu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
 Kerusuhan di Paris Prancis Bikin Gerai Ritail Rugi Ratusan Juta Euro
Bagikan