Indonesia dan Prancis Segera Mulai Bangun Fisik 2 Unit Kapal Selam Scorpène

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Indonesia dan Prancis Segera Mulai Bangun Fisik 2 Unit Kapal Selam Scorpène

Kapal selam outonomous identitas KSOT-008 dengan logo PT PAL hadir dalam perayaan HUT Ke-80 TNI di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2025) ANTARA/Walda Marison

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia memasuki tahap pembangunan fisik dua unit kapal selam Scorpène setelah PT PAL Indonesia bersama perusahaan pertahanan Prancis, Naval Group, memulai proses first steel cutting pada Juli 2026. Tahap tersebut dimulai lebih cepat dari target semula yang dijadwalkan pada September tahun ini.

Direktur Produksi PT PAL Indonesia Diana Rosa mengatakan percepatan pembangunan fisik dilakukan setelah PT PAL bersama Naval Group berhasil menyelesaikan qualification section, yakni tahapan verifikasi yang memastikan kesiapan sumber daya manusia, proses manufaktur, fasilitas produksi, serta sistem pengendalian mutu sesuai standar pembangunan kapal selam kelas dunia.

"Program ini merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kompetensi engineer Indonesia, memperkuat industri nasional, dan membangun ekosistem manufaktur berteknologi tinggi yang mampu bersaing di tingkat global,” ujar Diana.

Keberhasilan menyelesaikan tahap tersebut menunjukkan proses alih teknologi telah berjalan efektif dan meningkatkan kemampuan insinyur Indonesia dalam menguasai teknologi manufaktur berpresisi tinggi.

Baca juga:

Kapal Selam Militer Pakistan Sandar di Tanjung Priok Bukan Sekadar Singgah

Sebagai bagian dari proses tersebut, PT PAL telah mengirimkan puluhan insinyur ke fasilitas Naval Group di Prancis untuk mengikuti pelatihan intensif di berbagai bidang, mulai dari pengelasan, rekayasa konstruksi, sistem mekanikal, sistem kelistrikan, hingga pengendalian mutu.

"Kompetensi tersebut kemudian diterapkan secara langsung dalam pelaksanaan qualification section yang diverifikasi oleh tim Naval Group," katanya.

Program Director Naval Group Vincent Vimont mengatakan keberhasilan tahap qualification section menunjukkan kesiapan PT PAL sebagai mitra strategis dalam pembangunan kapal selam modern.

"Kolaborasi ini bukan sekadar membangun dua unit kapal selam, tetapi membangun fondasi kemampuan industri yang berkelanjutan," ujar Vincent.

Program Kapal Selam Scorpène Republik Indonesia merupakan tindak lanjut kontrak antara Kementerian Pertahanan, Naval Group, dan PT PAL Indonesia yang ditandatangani pada 2024 untuk membangun dua unit kapal selam kelas 1.800-2.800 ton.

Seluruh proses pembangunan akan dilaksanakan di Indonesia oleh insinyur Indonesia melalui skema alih teknologi yang komprehensif.

Program tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat penguasaan teknologi strategis nasional, tetapi juga meningkatkan kapasitas industri pertahanan, kompetensi sumber daya manusia, serta mendorong terbentuknya ekosistem manufaktur berteknologi tinggi di dalam negeri.

PT PAL ditargetkan meningkatkan kemampuan hingga mencapai whole local production, yakni membangun kapal selam secara utuh di dalam negeri dengan dukungan penguasaan teknologi dari Naval Group.

Selain memperkuat kemampuan industri pertahanan, pembangunan dua kapal selam Scorpène diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang luas dengan menyerap lebih dari 2.000 tenaga kerja dan melibatkan berbagai industri dalam negeri sebagai bagian dari rantai pasok nasional.

#Kapal Selam #PT PAL Indonesia #Prancis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Jurnalis yang lebih banyak menulis terkait ekonomi makro dan juga pendamping petani.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Indonesia dan Prancis Segera Mulai Bangun Fisik 2 Unit Kapal Selam Scorpène
PT PAL telah mengirimkan puluhan insinyur ke fasilitas Naval Group di Prancis untuk mengikuti pelatihan intensif di berbagai bidang
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Indonesia dan Prancis Segera Mulai Bangun Fisik 2 Unit Kapal Selam Scorpène
Indonesia
Prancis Selatan Dilanda Kebakaran Hebat, Ratusan Pemadam Dikerahkan
Pihak berwenang Prancis pun menetapkan status siaga merah tertinggi di enam wilayah Mediterania karena ada risiko kebakaran hutan yang "sangat tinggi".
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Prancis Selatan Dilanda Kebakaran Hebat, Ratusan Pemadam Dikerahkan
Dunia
Ledakan Bom di Monako Lukai Pengusaha Kaya Ukraina, Polisi Prancis Gelar Pengejaran
Vadym Yermolaiev, istrinya, dan putra mereka yang berusia 13 tahun mengalami luka-luka dalam serangan tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
   Ledakan Bom di Monako Lukai Pengusaha Kaya Ukraina, Polisi Prancis Gelar Pengejaran
Dunia
Bom Meledak di Monako Lukai Pengusaha Kaya Ukraina, Pelaku Melarikan Diri ke Prancis
Pangeran Monako Albert II menyebut insiden itu sebagai ‘tindakan yang keji’.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
Bom Meledak di Monako Lukai Pengusaha Kaya Ukraina, Pelaku Melarikan Diri ke Prancis
Dunia
Gelombang Panas Menyengat Paris, Rumah Duka Overload
Sejak gelombang panas memecahkan rekor mulai merenggut nyawa, kapasitas penyimpanan jenazah di Paris dan wilayah sekitarnya mengalami overload.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
 Gelombang Panas Menyengat Paris, Rumah Duka Overload
Olahraga
Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026 Lengkap: Prancis, Inggris hingga Argentina
Jadwal lengkap babak 32 besar Piala Dunia 2026 mulai 1-4 Juli. Laga besar Prancis, Inggris, Argentina, Portugal hingga Spanyol memperebutkan tiket ke fase berikutnya
ImanK - Selasa, 30 Juni 2026
Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026 Lengkap: Prancis, Inggris hingga Argentina
Berita
Prediksi Skor Prancis vs Swedia Piala Dunia 2026
Ancaman utama Swedia bertumpu pada pergerakan eksplosif Viktor Gyokeres serta ketajaman penyerang sayap Anthony Elanga
Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 Juni 2026
Prediksi Skor Prancis vs Swedia Piala Dunia 2026
Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Prancis, 11 Tewas
Insiden ini menjadi salah satu kecelakaan pesawat ringan paling mematikan di Prancis.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
 Pesawat Sipil Jatuh di Prancis, 11 Tewas
Dunia
1000 Orang Meninggal Akibat Cuaca Panas Ekstrem di Prancis, 40 Persen Kematian Terjadi di Rumah
Lonjakan angka kematian itu terjadi setelah Prancis mengalami 11 hari berturut-turut cuaca panas ekstrem di sebagian besar wilayah Prancis.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
1000 Orang Meninggal Akibat Cuaca Panas Ekstrem di Prancis, 40 Persen Kematian Terjadi di Rumah
Olahraga
Harga Gelandang Prancis Manu Kone Meroket Tajam Usai Tampil Gacor di Piala Dunia 2026
Inter Milan sempat melempar tawaran serius pada bursa transfer musim panas lalu serta Januari kemarin
Angga Yudha Pratama - Minggu, 28 Juni 2026
Harga Gelandang Prancis Manu Kone Meroket Tajam Usai Tampil Gacor di Piala Dunia 2026
Bagikan