NASA Ungkap Kru Artemis III, Siap Balik ke Bulan

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
 NASA Ungkap Kru Artemis III, Siap Balik ke Bulan

4 astronaut dalam misi Artemis III.(foto: Instagram @nasa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — NASA mengumumkan empat astronaut yang akan bergabung dalam misi Artemis berikutnya, Selasa (9/6). Misi Artemis berikutnya akan menjadi sebuah penerbangan penting selama dua minggu yang bertujuan menguji berbagai teknologi yang dianggap vital untuk mengembalikan manusia ke permukaan bulan untuk pertama kalinya dalam lebih dari 50 tahun.

Kru yang dijadwalkan meluncur paling cepat pada akhir 2027 itu terdiri dari tiga astronaut NASA dan satu astronaut Badan Antariksa Eropa (ESA). Andre Douglas yang baru pertama kali terbang ke luar angkasa, Frank Rubio yang memegang rekor lama tinggal di luar angkasa, astronaut veteran sekaligus pilot uji Randy Bresnik, serta astronaut Italia Luca Parmitano dari ESA.

Artemis III dirancang sebagai misi pendahulu sebelum pendaratan di bulan. Misi ini bertujuan menguji bagaimana pesawat antariksa Orion buatan NASA dapat berlabuh (docking) dengan kendaraan pendarat bulan. Tujuan utama penerbangan ini, menurut NASA, yakni untuk mengurangi risiko sebelum melakukan pendaratan sebenarnya di bulan, yang diharapkan dapat terjadi paling cepat pada 2028.

Untuk mencapai permukaan bulan, para astronaut nantinya harus melakukan manuver docking saat berada di orbit bulan. Namun, untuk Artemis III, NASA akan menguji manuver tersebut lebih dekat ke bumi, yakni di orbit rendah bumi (low-earth orbit/LEO), wilayah terdekat dengan planet kita yang juga menjadi tempat beroperasinya Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Baca juga:

Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses



Rencana Peluncuran Artemis III




Kru Artemis III akan diluncurkan dari Florida menggunakan kapsul Orion, jenis pesawat yang sama dengan yang menyelesaikan misi terbang lintas bulan Artemis II pada April lalu. Setelah berada di orbit rendah bumi, mereka akan menunggu kedatangan setidaknya satu kendaraan pendarat bulan yang diluncurkan secara terpisah.

Belum jelas apakah kendaraan pendarat itu akan berupa Starship milik SpaceX, Blue Moon milik Blue Origin, atau keduanya sekaligus. Setelah tiba di orbit rendah bumi, kendaraan pendarat tersebut akan bertemu dengan Orion sehingga para astronaut dapat melakukan docking dan mungkin berpindah ke kendaraan pendarat.

NASA sebelumnya mengisyaratkan bahwa uji terbang ini bisa melibatkan Blue Moon dan Starship sekaligus, meski belum jelas kapan kedua kendaraan itu akan siap. Dalam beberapa bulan terakhir, NASA memang berupaya mendorong persaingan antara SpaceX dan Blue Origin, dua perusahaan yang telah lama memegang kontrak miliaran dolar untuk menyediakan kendaraan pendarat bulan berawak bagi NASA. Keduanya juga mengalami berbagai kendala pengembangan dan penundaan.

Kepala NASA Jared Isaacman, seperti dilansir CNN, kembali menyebut kemungkinan docking dengan kedua kendaraan tersebut. Ia mengatakan Orion akan bertemu dan berlabuh dengan kendaraan Blue Origin, lalu kembali berlabuh dengan kendaraan SpaceX. Meski demikian, jadwal pengembangan Starship dan Blue Moon masih belum pasti. Blue Origin khususnya mengalami kemunduran besar bulan lalu ketika salah satu roket New Glenn milik mereka meledak saat uji darat rutin. New Glenn merupakan roket yang direncanakan untuk membawa kendaraan Blue Moon ke luar angkasa.

Isaacman juga mengatakan NASA berencana melakukan uji penting yang disebut wet dress rehearsal untuk roket Space Launch System (SLS) pada akhir tahun ini.

Baca juga:

Artemis II Kembali ke Bumi, Bawa Oleh-Oleh Pengetahuan Baru tentang Bulan


Misi Artemis III berkembang dengan cara yang cukup cepat dan tak terduga. Isaacman mengejutkan industri antariksa pada Februari lalu ketika mengumumkan Artemis III tidak lagi langsung menjadi misi pendaratan bulan seperti rencana sebelumnya. Menurut Isaacman, melompat langsung dari misi terbang lintas bulan Artemis II ke misi pendaratan bulan merupakan lompatan teknologi yang terlalu besar.

“Kami tidak langsung ke Apollo 11. Kami punya Program Mercury, Gemini, dan banyak misi Apollo sebelum akhirnya mendarat,” jelasnya.

Menurutnya, rencana Artemis lama bukan jalur menuju keberhasilan. Pada Selasa, NASA memberikan gambaran lebih rinci tentang bagaimana misi itu akan berlangsung jika benar-benar melakukan docking dengan Blue Moon dan Starship sekaligus.

Orion akan lebih dulu berlabuh dengan Blue Moon dan berada dalam kondisi terhubung selama sekitar dua hari. Selama itu, astronaut dapat memasuki kendaraan tersebut dan mengevaluasi komponen penting, termasuk sistem pendukung kehidupan yang menurut manajer program Artemis Jeremy Parsons hanya bisa diuji di orbit.

Saat berada di kendaraan Blue Origin, para astronaut juga akan menguji sebuah simulator massa yang mewakili baju antariksa yang sedang dikembangkan perusahaan Axiom Space untuk misi pendaratan bulan di masa depan.

Setelah melepaskan diri dari Blue Moon, Orion kemudian akan berlabuh dengan Starship milik SpaceX selama sekitar satu hari.

Program Artemis Jeremy Parsons menjelaskan kru Artemis III tidak akan memasuki kendaraan SpaceX pada misi ini karena Starship belum dilengkapi sistem pendukung kehidupan maupun interior yang siap untuk awak.

“Kru kabin mereka akan hadir pada tahap pengembangan berikutnya,” kata Parsons, dikutip CNN, sambil menambahkan bahwa pengalaman SpaceX membangun kapsul Dragon memberi NASA keyakinan lebih dalam mengurangi risiko pengembangan Starship.

Misi Artemis III nantinya akan diakhiri dengan pendaratan di laut (splashdown) di Samudra Pasifik.(dwi)

Baca juga:

Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13

#NASA #Bulan #Artemis III
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

ShowBiz
NASA Ungkap Kru Artemis III, Siap Balik ke Bulan
Kru yang dijadwalkan meluncur paling cepat pada akhir 2027 itu terdiri dari tiga astronaut NASA dan satu astronaut Badan Antariksa Eropa (ESA).
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
 NASA Ungkap Kru Artemis III, Siap Balik ke Bulan
Tekno
Your Name in Landsat NASA: Begini Cara Buat Nama dari Satelit yang Viral
Your Name in Landsat NASA viral! Simak cara membuat nama dari citra satelit Landsat lengkap dengan langkah mudah dan penjelasannya.
ImanK - Jumat, 24 April 2026
Your Name in Landsat NASA: Begini Cara Buat Nama dari Satelit yang Viral
Dunia
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Astronaut Artemis II kembali dengan selamat ke Bumi. Kapsul Orion mendarat sempurna di Samudra Pasifik dekat lepas pantai San Diego, Amerika Serikat.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Dunia
Artemis II Kembali ke Bumi, Bawa Oleh-Oleh Pengetahuan Baru tentang Bulan
Mereka memiliki jauh lebih banyak foto dan lebih banyak cerita untuk dibagikan kepada dunia saat mereka bersiap kembali ke bumi.
Dwi Astarini - Kamis, 09 April 2026
Artemis II Kembali ke Bumi, Bawa Oleh-Oleh Pengetahuan Baru tentang Bulan
Lifestyle
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Indonesia
Misi Artemis II Jadikan Manusia Lakukan Perjalanan Terjauh dari Bumi
Saat berbincang langsung dengan para antariksawan, Presiden AS Donald Trump memuji pelaksanaan misi serta rencana eksplorasi angkasa ke depannya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Misi Artemis II Jadikan Manusia Lakukan Perjalanan Terjauh dari Bumi
Dunia
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan misi antariksa Artemis II akan membawa kru manusia meluncur ke bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Berita Foto
Jelang Idul Fitri 1447 H, Pasukan Hijau Percantik Ibu Kota dengan Ornamen Bulan Bintang
Petugas Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta memasang ornamen Lebaran di Bundaran Senayan, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 13 Maret 2026
Jelang Idul Fitri 1447 H, Pasukan Hijau Percantik Ibu Kota dengan Ornamen Bulan Bintang
Berita Foto
Antusias Warga Amati Gerhana Bulan Total di Planetarium Jakarta dengan Teropong Bintang
Seorang warga melihat Gerhana Bulan Total dengan memakai teropong bintang di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/226).
Didik Setiawan - Selasa, 03 Maret 2026
Antusias Warga Amati Gerhana Bulan Total di Planetarium Jakarta dengan Teropong Bintang
Fun
3I/ATLAS: Komet dari Galaksi Lain yang Baru Saja Mendekati Bumi
Interstellar comet 3I/ATLAS milik NASA melintas dekat Bumi. Berasal dari luar tata surya dan diperkirakan berusia hingga 7 miliar tahun.
ImanK - Minggu, 21 Desember 2025
3I/ATLAS: Komet dari Galaksi Lain yang Baru Saja Mendekati Bumi
Bagikan