Artemis II Kembali ke Bumi, Bawa Oleh-Oleh Pengetahuan Baru tentang Bulan

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 09 April 2026
Artemis II Kembali ke Bumi, Bawa Oleh-Oleh Pengetahuan Baru tentang Bulan

Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan.(foto: NASA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — EMPAT astronaut dalam wahana antariksa Orion telah menyelesaikan misi mereka mengelilingi bulan. Misi Artemis II diperkirakan akan mendarat di laut (splashdown) di lepas pantai San Diego pada Jumat sekitar pukul 20.00 waktu AS atau Sabtu (11/4) pukul 07.00 WIB. Awak misi Artemis II mengatakan mereka memiliki jauh lebih banyak foto dan lebih banyak cerita untuk dibagikan kepada dunia saat mereka bersiap kembali ke bumi.

Pilot misi Victor Glover mengatakan kru sangat ingin membagikan apa yang mereka lihat kepada dunia. Itu merupakan pertama kalinya tim tersebut memberikan pernyataan setelah penerbangan bersejarah mengelilingi bulan yang membuat mereka melakukan perjalanan lebih jauh dari bumi ketimbang manusia mana pun sebelumnya.

“Kami harus kembali. Ada begitu banyak data yang sudah kalian lihat, tetapi semua hal penting ikut kembali bersama kami. Ada begitu banyak foto lagi, begitu banyak cerita lagi,” kata Glover, dikutip BBC.

Glover menyebut kru masih memiliki waktu sebelum mereka benar-benar dapat memproses semua pengalaman yang telah mereka lalui. “Aku akan memikirkan dan membicarakan semua hal ini sepanjang sisa hidupku,” ujarnya.

Baca juga:

Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13



Wahana antariksa Orion dalam misi Artemis II memecahkan rekor perjalanan manusia pada Senin, melampaui rekor 400.000 km yang dipegang sejak 1970 oleh misi Apollo 13. Pesawat ruang angkasa tersebut memang tidak direncanakan mendarat di bulan, tapi terbang mengelilingi sisi jauh bulan, yaitu bagian yang tidak pernah terlihat dari bumi. Satelit sebelumnya telah memotret sisi jauh tersebut, tetapi para astronaut ini menjadi manusia pertama yang melihat langsung beberapa bagian permukaan sisi jauh bulan, termasuk kawah besar dan dataran lava yang luas.

Segera setelah penerbangan lintas tersebut, Presiden Donald Trump berbicara dengan tim Orion dan memberi selamat kepada mereka. “Hari ini kalian telah membuat sejarah dan membuat seluruh Amerika sangat bangga, sangat bangga,” katanya.

Dalam konferensi pers virtual terbaru di Johnson Space Center milik NASA di Houston, keempat astronaut kembali tampil dalam siaran langsung, dengan sebuah mikrofon yang melayang di antara mereka. Mereka secara bergantian menjawab pertanyaan dari para wartawan dengan jeda waktu yang cukup panjang.

Kru juga bercerita tentang 40 menit kesunyian mendalam ketika mereka kehilangan kontak dengan bumi. Komandan Reid Wiseman mengatakan kru memiliki banyak pekerjaan ilmiah yang harus dilakukan dan itu merupakan mungkin pengamatan bulan paling penting bagi tim geologi.

“Namun, kami berempat sempat mengambil momen sejenak, kami berbagi kue maple yang dibawa Jeremy, dan sekitar tiga atau empat menit kami benar-benar merenungkan di mana kami berada,” katanya.

Bagi Glover, hadiah terbesar dari misi ini yakni menyaksikan gerhana bulan dari luar sisi jauh bulan.

Sementara itu, bagi Wiseman, momen puncak terjadi ketika timnya menamai sebuah kawah di bulan dengan nama istrinya yang telah meninggal karena kanker pada 2020, Carroll.

“Saya pikir ketika Jeremy mengeja nama Carroll, saat itulah saya benar-benar diliputi emosi dan saya melihat Christina menangis. Secara pribadi, bagi saya itu adalah momen puncak dari misi ini,” kata Reid.

Sementara itu, Christina Koch mengaku akan merindukan hal-hal yang mereka lakukan dalam misi ini. “Kita tidak bisa menjelajah lebih jauh jika kita tidak melakukan beberapa hal yang tidak nyaman, jika kita tidak membuat beberapa pengorbanan, jika kita tidak mengambil beberapa risiko. Dan semua hal itu sepadan,” katanya.

Jelang kembali ke bumi, kru akan menghadapi beberapa hari yang lebih tenang dengan serangkaian pemeriksaan dan eksperimen sebelum menghadapi tahap terakhir: terjun panas melalui atmosfer dengan kecepatan hampir 25.000 mil per jam dan mendarat di Samudra Pasifik menggunakan parasut. Hal itu akan menguji pelindung panas kapsul serta sistem pemulihannya.(dwi)

Baca juga:

Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II

#NASA #Artemis II #Bulan
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

ShowBiz
NASA Ungkap Kru Artemis III, Siap Balik ke Bulan
Kru yang dijadwalkan meluncur paling cepat pada akhir 2027 itu terdiri dari tiga astronaut NASA dan satu astronaut Badan Antariksa Eropa (ESA).
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
 NASA Ungkap Kru Artemis III, Siap Balik ke Bulan
Tekno
Your Name in Landsat NASA: Begini Cara Buat Nama dari Satelit yang Viral
Your Name in Landsat NASA viral! Simak cara membuat nama dari citra satelit Landsat lengkap dengan langkah mudah dan penjelasannya.
ImanK - Jumat, 24 April 2026
Your Name in Landsat NASA: Begini Cara Buat Nama dari Satelit yang Viral
Dunia
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Astronaut Artemis II kembali dengan selamat ke Bumi. Kapsul Orion mendarat sempurna di Samudra Pasifik dekat lepas pantai San Diego, Amerika Serikat.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Dunia
Artemis II Kembali ke Bumi, Bawa Oleh-Oleh Pengetahuan Baru tentang Bulan
Mereka memiliki jauh lebih banyak foto dan lebih banyak cerita untuk dibagikan kepada dunia saat mereka bersiap kembali ke bumi.
Dwi Astarini - Kamis, 09 April 2026
Artemis II Kembali ke Bumi, Bawa Oleh-Oleh Pengetahuan Baru tentang Bulan
Lifestyle
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Indonesia
Misi Artemis II Jadikan Manusia Lakukan Perjalanan Terjauh dari Bumi
Saat berbincang langsung dengan para antariksawan, Presiden AS Donald Trump memuji pelaksanaan misi serta rencana eksplorasi angkasa ke depannya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Misi Artemis II Jadikan Manusia Lakukan Perjalanan Terjauh dari Bumi
Dunia
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan misi antariksa Artemis II akan membawa kru manusia meluncur ke bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Berita Foto
Jelang Idul Fitri 1447 H, Pasukan Hijau Percantik Ibu Kota dengan Ornamen Bulan Bintang
Petugas Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta memasang ornamen Lebaran di Bundaran Senayan, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 13 Maret 2026
Jelang Idul Fitri 1447 H, Pasukan Hijau Percantik Ibu Kota dengan Ornamen Bulan Bintang
Berita Foto
Antusias Warga Amati Gerhana Bulan Total di Planetarium Jakarta dengan Teropong Bintang
Seorang warga melihat Gerhana Bulan Total dengan memakai teropong bintang di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/226).
Didik Setiawan - Selasa, 03 Maret 2026
Antusias Warga Amati Gerhana Bulan Total di Planetarium Jakarta dengan Teropong Bintang
Fun
3I/ATLAS: Komet dari Galaksi Lain yang Baru Saja Mendekati Bumi
Interstellar comet 3I/ATLAS milik NASA melintas dekat Bumi. Berasal dari luar tata surya dan diperkirakan berusia hingga 7 miliar tahun.
ImanK - Minggu, 21 Desember 2025
3I/ATLAS: Komet dari Galaksi Lain yang Baru Saja Mendekati Bumi
Bagikan