Warta Kota Awards 2026 Soroti Kepemimpinan Inovatif dan Tata Kelola Layanan Publik

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Warta Kota Awards 2026 Soroti Kepemimpinan Inovatif dan Tata Kelola Layanan Publik

Warta Kota Awards 2026 memberikan penghargaan kepada sejumlah kepala daerah, serta pimpinan lembaga dan instansi. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah kepala daerah, pimpinan lembaga, serta instansi menerima penghargaan dalam Warta Kota Awards 2026 atas kepemimpinan, inovasi, dan program yang dinilai memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.

Mengusung tema 'Anugerah Kinerja Unggul & Tata Kelola Layanan Publik', ajang penghargaan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Warta Kota. Malam penganugerahan digelar di Studio 1 Kompas TV, Jakarta, Senin (6/7).

CEO Tribun Network Dahlan Dahi mengatakan penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi para penerima, tetapi juga menjadi sarana menemukan berbagai best practice yang dapat dipelajari dan diterapkan oleh pemerintah daerah lainnya.

"Penghargaan ini setahun sekali. Apa sistem insentif dalam masyarakat yang bisa menggerakkan orang mencapai sesuatu? Ada dua yaitu satu, hukum kalau dia salah makanya banyak pejabat ditangkap karena korupsi. Saya rasa itu tetap oke, tetap bagus. Tetapi tidak adil kalau tidak memberikan penghargaan kepada yang berhak," kata Dahlan.

Acara tersebut turut dihadiri Kepala Badan Komunikasi RI Muhammad Qodari, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, serta Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor.

Baca juga:

Kepala Daerah Diperintahkan Antisipasi Gejolak Ekonomi Akibat Geopolitik Global

Menurut Dahlan, media memiliki dua fungsi yang harus dijalankan secara seimbang, yakni mengawasi jalannya pemerintahan sekaligus memberikan apresiasi kepada pihak yang mampu menghadirkan kinerja terbaik.

"Jadi saya rasa kita coba jalankan dua peran itu, memberitakan yang bersalah tetapi memberi penghormatan pada yang berhak," ujarnya.

Ia menjelaskan proses penilaian dilakukan bersama Profesor Lili Romli dan Profesor Syahrir dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik di wilayah Jabodetabek dan Banten.

"Kita berharap praktik terbaik ini bisa menjadi contoh bagi yang lain. Jadi kalau daerah lain, dari 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia, atau 38 provinsi seluruh Indonesia ingin belajar sesuatu, mereka tahu belajarnya ke mana," tuturnya.

Menurut Dahlan, sejumlah inovasi yang dinilai layak direplikasi antara lain pembangunan akses jalan desa di tengah keterbatasan anggaran, digitalisasi layanan perpajakan, pengembangan smart city berbasis teknologi informasi, pemanfaatan budaya lokal untuk mendorong UMKM, pengelolaan ruang terbuka bagi pelaku usaha, hingga transformasi BUMD menuju penawaran saham perdana (IPO).

Menemukan praktik-praktik terbaik ini diharapkan memberikan contoh dan menjadi laboratorium bagi setiap daerah untuk belajar. Bersama-sama untuk kesejahteraan masyarakat, semoga penghargaan ini berguna buat kita semua,

CEO Tribun Network Dahlan Dahi.

Muhammad Qodari: Kepercayaan Publik Dibangun Lewat Kinerja Nyata

Kepala Badan Komunikasi RI Muhammad Qodari menegaskan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tidak bisa dibangun hanya melalui slogan maupun strategi komunikasi.

Menurutnya, komunikasi publik baru akan efektif apabila berjalan seiring dengan realisasi program yang benar-benar dirasakan masyarakat.

"Bila janji dan kenyataan bertemu, kepercayaan akan tumbuh, dan bila keduanya berjauhan, kepercayaan akan runtuh sebaik apa pun kita berkomunikasi," ujarnya.

Qodari menyebut hasil berbagai survei menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintah saat ini berada pada kisaran tujuh hingga delapan dari skala 10.

Namun, menurutnya, capaian tersebut harus terus dijaga melalui kinerja nyata, mulai dari bantuan yang tepat sasaran, layanan kesehatan, program makan bergizi, penegakan hukum, hingga upaya menghentikan kebocoran keuangan negara.

"Angka-angka survei itu bukan hanya sekadar teknik komunikasi, tapi program-program yang benar-benar sampai ke rakyat," ucapnya.

Baca juga:

Marak Kepala Daerah Diciduk KPK Karena Korupsi, DPR Serukan Segera Ubah Sistem Pilkada

Ia juga menilai penghargaan seperti Warta Kota Awards menjadi ruang untuk menunjukkan praktik tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus membangun kepercayaan masyarakat.

Tata kelola yang baik tidak cukup hanya dijalankan, tapi juga harus disampaikan secara terbuka agar rakyat tahu, paham, dan pada akhirnya rakyat percaya,

Kepala Badan Komunikasi RI, Muhammad Qodari.

Qodari berharap penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa kinerja dan komunikasi publik merupakan investasi jangka panjang dalam membangun kepercayaan masyarakat.

"Semoga penghargaan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kinerja dan komunikasi adalah investasi jangka panjang untuk kepercayaan publik. Dia bukan kampanye sesaat, melainkan kebiasaan yang dirawat bertahun-tahun," tuturnya.

Ketua Pansel: Penilaian Dilakukan Secara Independen dan Berbasis Bukti

Ketua Panitia Seleksi Warta Kota Awards 2026 yang juga Peneliti Utama BRIN, Prof. Syahrir Ika, menegaskan seluruh proses penilaian dilakukan secara independen, objektif, dan berbasis bukti (evidence-based).

Menurutnya, kualitas kepemimpinan daerah menjadi faktor penting dalam menentukan kemajuan pembangunan.

"Suatu bangsa tidak hanya dibangun oleh kebijakan pemerintah pusat, tetapi juga oleh kualitas kepemimpinan di daerah. Walaupun anggaran APBD sebesar apa pun, tetapi leadership-nya kurang, maka daerahnya tidak akan maju," ujar Syahrir.

Ia menjelaskan masyarakat merasakan langsung kehadiran negara melalui pelayanan pemerintah daerah, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur, administrasi publik, perlindungan sosial, hingga penyediaan lapangan kerja.

Baca juga:

Marak OTT Kepala Daerah, IM57+ Institute: Motif Tidak Hanya Perkaya Diri

Syahrir menilai penghargaan seperti Warta Kota Awards berfungsi memperkuat budaya kinerja, meningkatkan akuntabilitas publik, serta mendorong lahirnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Mengacu pada teori John Kotter, Syahrir mengatakan kepala daerah harus mampu menerjemahkan visi pembangunan ke dalam kebijakan, program, indikator kinerja, penganggaran, hingga pengawasan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Kepala daerah yang unggul harus mampu menerjemahkan visi pembangunan ke dalam kebijakan, program, indikator kinerja, penganggaran hingga pengawasan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,

Ketua Panitia Seleksi Warta Kota Awards 2026, Prof. Syahrir Ika.

Sebagai Ketua Pansel, Syahrir memastikan proses seleksi dilakukan dengan standar ilmiah yang ketat melalui kajian dokumen, verifikasi pemberitaan media, diskusi panel, hingga kunjungan lapangan.

Daftar Penerima Warta Kota Awards 2026

Berikut daftar penerima penghargaan Warta Kota Awards 2026:

  1. Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah.
  2. Asisten Pemerintahan Sekda Provinsi DKI Jakarta Dr. Sigit Wijatmoko.
  3. Wali Kota Bogor Dedie Abdu Rachim.
  4. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono.
  5. Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah.
  6. Bupati Karawang Aep Syaepuloh.
  7. Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja.
  8. Pemerintah Kota Tangerang – Dr. Mugiya Wardhani, M.Si.
  9. Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan Bambang Noertjahjo.
  10. Direktur Utama PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) M. Olik Abdul Holik.
  11. Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika.
  12. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor Drs. Bambang Widodo Tawekal, M.Si.
  13. PAM Kota Tangerang Selatan – Ir. Tugayus Hendra Suherman.
  14. Dirtekbang Jakpro Robert Herjaka.
  15. PLN UID Banten (Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum) Novianto Hericahyono.
  16. PLN UID Jakarta Moch Andy Adchaminuddin.

(Asp)

#Kepala Daerah #BUMD #Penghargaan #Pelayanan Publik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pilkada Cuma Pilih Kepala Daerah, Komisi II Usul Wakil Bisa 2-3 Orang Ditunjuk Pemenang
Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Irawan mengusulkan pilkada hanya memilih kepala daerah. Wakil kepala daerah ditunjuk oleh pemenang, bisa 2–3 orang sesuai kebutuhan daerah.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Pilkada Cuma Pilih Kepala Daerah, Komisi II Usul Wakil Bisa 2-3 Orang Ditunjuk Pemenang
Indonesia
PAN Akomodir Pilkada Tanpa Wakil, Kesan Sekarang Sering Berkonflik Dengan Kepala Daerah
"Selama ini memang terasa ada yang kurang dalam sistem pilkada. Sudah tepat dievaluasi. Bahkan kalau dinilai tidak baik, bisa diganti kapan saja," kata Saleh
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
PAN Akomodir Pilkada Tanpa Wakil, Kesan Sekarang Sering Berkonflik Dengan Kepala Daerah
Indonesia
Komisi II Gelar Rapat Dengarkan Keluh Kesah Masalah Kepala Daerah, Ada 3 Isu Yang Dibahas
Rapat tersebut memfasilitasi tiga pokok pembahasan, yakni remunerasi kepala daerah dan wakil kepala daerah, sistematika dana bagi hasil, serta peningkatan pendapatan asli daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
 Komisi II Gelar Rapat Dengarkan Keluh Kesah Masalah Kepala Daerah, Ada 3 Isu Yang Dibahas
Olahraga
Mengenal 'Golden Ball' di Piala Dunia, Penghargaan yang Dipenuhi Pemain Sepak Bola Elite
Rodri meraih Golden Ball usai Spanyol juara Piala Dunia 2026. Lalu, bagaimana dengan sejarah penghargaan tersebut?
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Mengenal 'Golden Ball' di Piala Dunia, Penghargaan yang Dipenuhi Pemain Sepak Bola Elite
Indonesia
Hebat! Siswa SD Boyolali Dapat Surat Apresiasi dari NASA usai Temukan Bug Keamanan
Siswa SD Boyolali mendapat surat apresiasi dari NASA, setelah menemukan adanya bug di situs mereka.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Hebat! Siswa SD Boyolali Dapat Surat Apresiasi dari NASA usai Temukan Bug Keamanan
Indonesia
Komisi II DPR Minta Kemendagri Perkuat Pembinaan Kepala Daerah Usai 3 Bupati Terjaring OTT KPK
Rentetan OTT terhadap tiga bupati dalam sebulan menjadi sorotan DPR. Eka Widodo mendesak Kemendagri memperkuat pembinaan, pengawasan, dan pendidikan antikorupsi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Komisi II DPR Minta Kemendagri Perkuat Pembinaan Kepala Daerah Usai 3 Bupati Terjaring OTT KPK
Indonesia
Kronologi 3 Pekerja BUMD Jakarta Tewas Diduga Hirup Gas Beracun Dari Gorong-Gorong
Pos Gulkarmat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) langsung mengerahkan dua unit penyelamat dengan kekuatan 12 personel ke lokasi kejadian.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Kronologi 3 Pekerja BUMD Jakarta Tewas Diduga Hirup Gas Beracun Dari Gorong-Gorong
Indonesia
3 Pekerja Proyek BUMD Tewas di Gorong-Gorong Cipayung, Diduga Keracunan Gas
Tiga pekerja proyek BUMD Jakarta tewas diduga keracunan gas di gorong-gorong Cipayung, evakuasi dilakukan Gulkarmat TMII dengan 12 personel, penyebab pasti masih diselidiki.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
3 Pekerja Proyek BUMD Tewas di Gorong-Gorong Cipayung, Diduga Keracunan Gas
Indonesia
Warta Kota Awards 2026 Soroti Kepemimpinan Inovatif dan Tata Kelola Layanan Publik
Warta Kota Awards 2026 memberikan penghargaan kepada kepala daerah, instansi, dan BUMD atas kepemimpinan, inovasi, serta tata kelola layanan publik yang berdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Warta Kota Awards 2026 Soroti Kepemimpinan Inovatif dan Tata Kelola Layanan Publik
Indonesia
Marak OTT Kepala Daerah, IM57+ Institute: Motif Tidak Hanya Perkaya Diri
Sebagai informasi, sepanjang Januari hingga awal Juli 2026, KPK telah melakukan OTT terhadap sembilan kepala daerah.
Frengky Aruan - Minggu, 05 Juli 2026
Marak OTT Kepala Daerah, IM57+ Institute: Motif Tidak Hanya Perkaya Diri
Bagikan