BUMD DKI Galang Bantuan Korban Terdampak Gempa NTT

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
BUMD DKI Galang Bantuan Korban Terdampak Gempa NTT

Direktorat Polisi Udara (Ditpolairud) Korpolairud Baharkam Polri menyalurkan bantuan logistik lewat udara bagi para korban terdampak gempa bumi di Pacuan Kuda Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Rabu (19/8

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BADAN usaha milik daerah (BUMD) DKI Jakarta turut mengambil peran dalam aksi kemanusiaan untuk membantu warga terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kontribusi BUMD yang terdiri dari Bank Jakarta, PAM Jaya, Pembangunan Jaya, Transjakarta, Pasar Jaya, Jakarta Propertindo, dan sejumlah BUMD lainnya tersebut menjadi bagian dari bantuan kemanusiaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang secara simbolis dilepas dari halaman Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/8).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Marulitua Sijabat mengatakan bantuan yang disalurkan merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD, hingga Baznas Bazis DKI Jakarta.

Menurut Marulitua, dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama untuk membantu masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana gempa bumi. "Bantuan ini merupakan hasil dukungan dan kolaborasi seluruh pihak dalam menyiapkan bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," ujar Marulitua di Balai Kota DKI Jakarta.

Baca juga:

JHL Foundation Jadi yang Pertama Tiba, Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Sikka NTT



Salah satu kontribusi datang dari BUMD dan OPD Pemprov DKI Jakarta yang memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 1,11 miliar. Dana tersebut menjadi bagian dari total bantuan yang disiapkan untuk membantu penanganan kebutuhan masyarakat terdampak gempa. Selain bantuan tunai, BUMD juga menyumbangkan bantuan berupa 202 unit toren air. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga di lokasi terdampak bencana.

Tidak hanya itu, bantuan pengiriman mobile water treatment plant (WTP) senilai Rp 2,5 miliar juga disiapkan untuk mendukung penyediaan air bersih di wilayah terdampak. "Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa pangan dan nonpangan, tetapi juga bantuan uang tunai sebesar Rp 1,11 miliar yang merupakan sumbangan dari BUMD dan OPD Provinsi DKI Jakarta," kata Marulitua.

Secara keseluruhan, bantuan Pemprov DKI juga mencakup kebutuhan pangan dan perlengkapan darurat. BPBD DKI menyalurkan makanan siap saji, biskuit, dan air mineral, serta berbagai kebutuhan nonpangan seperti kasur lipat, bantal, selimut, family kit, pakaian anak, terpal, dan karung.

Dinas Sosial (Dinsos) DKI turut menyiapkan air mineral, paket makanan anak, serta terpal atau tenda gulung. Sementara itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengirimkan sejumlah kebutuhan medis, antara lain cairan infus dan antiseptik. Baznas Bazis DKI juga berpartisipasi dengan menyalurkan berbagai bahan pangan, seperti sarden, kornet, biskuit bayi, bubur bayi, bubur instan, mi instan, hingga rendang.

Marulitua menyebut seluruh bantuan tersebut akan diberangkatkan melalui jalur udara dan laut agar proses distribusi ke NTT dapat berjalan efektif dan terintegrasi dengan sistem penanganan bencana nasional. "Seluruh kendaraan pengangkut bantuan bergerak menuju Bandara Halim Perdanakusuma. Distribusi dilakukan melalui dua jalur, yakni jalur udara dari Bandara Halim Perdanakusuma dan jalur laut melalui Pangkalan TNI Angkatan Laut di wilayah Komando Armada I, Jakarta Utara," ungkapnya.

Ia menambahkan mekanisme pengiriman tersebut telah disiapkan agar penyaluran bantuan dapat terkoordinasi dengan sistem distribusi dan penanganan bencana yang dikendalikan secara nasional oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). "Hal ini dilakukan agar distribusi bantuan menjadi terintegrasi dengan sistem distribusi dan penanganan bencana yang telah dikoordinasikan secara nasional," tutur Marulitua.

Total nilai bantuan yang diberangkatkan Pemprov DKI Jakarta untuk masyarakat terdampak gempa bumi di NTT mencapai Rp 5.853.728.500 atau Rp 5,8 miliar.

Melalui kolaborasi antara OPD, BUMD, Baznas Bazis, dan berbagai unsur lainnya, Pemprov DKI Jakarta berharap bantuan tersebut dapat segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan serta membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat bencana.(Asp)


Baca juga:

PDIP Kirim Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa NTT

#NTT #Gempa NTT #BUMD #DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa terjadi pada Selasa pukul 04.40 WIB atau 05.40 WITA.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Indonesia
Setiap Sabtu Warga Bisa Masuk Balai Kota, Lihat Langsung Kerja Pimpinan Jakarta
Ajak masyarakat kenal lebih dekat dengan kompleks Balai Kota melalui rangkaian tur, kegiatan edukasi, seni, budaya, kuliner, komunitas, hingga layanan publik.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Setiap Sabtu Warga Bisa Masuk Balai Kota, Lihat Langsung Kerja Pimpinan Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Sebut Pembangunan Giant Sea Wall Harus Libatkan Masyarakat
Pengelolaan pantura juga tidak dapat dikerjakan satu institusi mengingat kawasan ini merupakan satu bentang wilayah yang melintasi batas administratif, sektor, dan kewenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Sebut Pembangunan Giant Sea Wall Harus Libatkan Masyarakat
Indonesia
Petugas Damkar Terlibat Penipuan Rp 70 Juta, Autodipecat
Pramono mengaku telah meminta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk menindak tegas pihak yang terbukti terlibat.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Petugas Damkar Terlibat Penipuan Rp 70 Juta, Autodipecat
Indonesia
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Jakarta mengajukan pembentukan dana cadangan daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus menjamin ketersediaan anggaran pembangunan Ibu Kota.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Indonesia
Gubernur Pramono akan Groundbreaking Pengembangan Blok M Hub Pekan Depan
Pramono menyebut proyek kawasan berorientasi transit itu digarap PT MRT Jakarta yang akan bekerja sama dengan salah satu pengembang besar.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Gubernur Pramono akan Groundbreaking Pengembangan Blok M Hub Pekan Depan
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Cabuti Tiang Listrik, Menata Jaringan Kabel Udara tak Terpakai
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan seluruh kabel udara dapat diturunkan ke bawah tanah secara bertahap dalam lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pemprov DKI Jakarta Cabuti Tiang Listrik, Menata Jaringan Kabel Udara tak Terpakai
Indonesia
Gubernur Pramono Pastikan Penyusuaian Tarif Transportasi Umum Tak Bebani Masyaraka
Pramono berencana menaikkan tarif layanan Transjakarta dan Transjabodetabek pada 1 Januari 2027.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Gubernur Pramono Pastikan Penyusuaian Tarif Transportasi Umum Tak Bebani Masyaraka
Bagikan