Teknologi

NASA Segera Kirim Roket Mega Moon ke Bulan

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 17 Maret 2022
NASA Segera Kirim Roket Mega Moon ke Bulan

NASA jalankan kembali misi ke Bulan. (foto: walpapperplay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MISI menuju bulan Artemis I sudah semakin dekat. Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) tinggal menentukan tanggal peluncuran untuk membawa roketnya ke Bulan.

Untuk saat ini, pesawat ruang angkasa dan roketnya bersiap dibawa ke landasan peluncuran di Kennedy Space Center, Cape Canaveral, Florida. Persiapan peluncuran dilakukan pada 17 Maret 2022 waktu setempat

Baca Juga:

NASA Garap Taksi Terbang Berbasis Tenaga Listrik

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) selangkah lagi akan menentukan tanggal peluncuran resmi untuk membawa roketnya ke Bulan (Foto: Nasa)

Wahana yang digunakan adalah pesawat ruang angkasa Orion yang menggunakan roket Space Launch System (SLS) atau yang dikenal juga dengan Mega Moon untuk melawan gavitasi Bumi. Wahana ini berjalan sejauh 6,4 kilometer dari Vehicle Assembly Building (VAB) Kennedy ke Launch Pad 39B.

"Pemindahan dimulai pada pukul 17.00 waktu setempat, akan memakan waktu sekitar 11 jam untuk mencapai tujuan, dibawa oleh Crawler-transporter 2," jelas Director of Exploration Ground Systems Program NASA, Charlie Blackweel Thompson seperti yang dikutip dari laman Live Science.

Kemudian, setelah pesawat ruang angkasa dan roket diposisikan pada landasan peluncuran. Para engineer membutuhkan waktu kurang lebih dua minggu untuk mempersiapkan wet dress rehearsal. Dinamakan begitu, karena tes tersebut menunjukan bahwa roket bisa dimuat dengan propelan cair super dingin.

Thompson menjelaskan, Call to Stations untuk gladi resik wet dress rehearsal kemungkinan dilakukan pada 1 April, dan operasi tanking diprediksi akan mulai pada 3 April mendatang.

Para teknisi dan tim engineer juga akan berlatih hitungan mundur peluncuran, guna menguji respons roket pada skenario penghentian penerbangan, sebelum menguras tangki bahan bakar, menyelesaikan latihan, dan mempersiapkan roket kembali ke VAB, yang memakan waktu 8-9 hari lagi.

Pesawat ruang angkasa Orion milik NASA, kabarnya bisa menampung hingga empat orang. Namun rencanya tidak ada awak di dalamnya pada misi Artemis I akhir tahun ini.

Namun, pada misi Artemis di masa depan, Orion akan membawa astronaut ke luar angkasa. Kemudian melakukan misi di Bulan, dan menjaga kru tetap aman ketika masuk dan kembali dari luar angkasa.

Baca Juga:

NASA Umumkan Ada Lebih dari 2.000 Calon Planet Layak Huni

NASA nantinya akan membawa kru terbang ke Bulan pada misi Artemis II (Foto: Pixabay/peterdargatz)

Kemudian roket SLS merupakan roket paling kuat yang pernah dibuat oleh NASA. Roket itu mampu menghasilkan daya dorong lebih 15 persen lebih kuat selama lepas landas dan pendakian dibanding roket Saturn V. Roket SLS mampu membawa beban lebih dari 27 ton ke Bulan.

Jika semua tes sudah dilakukan dengan baik maka NASA baru akan menetapkan tanggal peluncuran resmi untuk Artemis I. Saat ini, Artemis I sudah terdaftar sebagai wahana yang akan meluncur tidak lebih awal dari Mei 2022.

Sedikit informasi, Artemis I merupakan misi tanpa awak yang akan terbang ribuan mil di orbit Bulan, kemudian kembali ke Bumi setelah sekitar tiga minggu.

Kemudian, bagian selanjutnya dari misi yakni Artemis II, akan membawa kru terbang ke Bulan. Setelah itu, pada tahap akhir program yakni Artemis III, akan membawa manusia ke permukaan Bulan untuk pertama kalinya sejak Apolo 17 yang mendarat di bulan pada tahun 1972. .

Untuk kedepannya, dengan Artemis III, NASA akan mendaratkan perempuan pertama dan orang non kulit-putih pertama di bulan. Tonggak sejarah itu pun akan meletakan dasar penting untuk membangun kehadiran manusia jangka panjang di bulan.

Selain itu, langkah tersebut akan memainkan peran penting dalam tujuan perjalanan ruang angkasa yang lebih ambisius, yaitu mengirim manusia pertama ke Mars. (Ryn)

Baca Juga:

NASA Siapkan Hadiah Menarik Untuk Orang yang Bisa Buat Toilet di Bulan

#Teknologi #NASA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Redmi K100 Resmi Meluncur dengan Baterai 10.000mAh, ini Spesifikasi dan Harga Lengkapnya
Redmi K100 akhirnya resmi meluncur dengan baterai 10.000mAh. Berikut ini spesifikasi beserta harga lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Redmi K100 Resmi Meluncur dengan Baterai 10.000mAh, ini Spesifikasi dan Harga Lengkapnya
Tekno
Layar iPhone Duo Bermasalah, Pemasok Engsel Ancam Tempuh Jalur Hukum
Pemasok engsel iPhone Duo, FineMTEC, siap menempuh jalur hukum soal kerusakan layar HP lipat tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Layar iPhone Duo Bermasalah, Pemasok Engsel Ancam Tempuh Jalur Hukum
Lifestyle
PEVS 2026 Hadirkan Lebih dari 38 Merek, Perluas Eksplorasi Mobilitas Berbasis Elektrifikasi
Memperkuat posisi PEVS sebagai wadah bagi pelaku industri untuk memperkenalkan teknologi, memperluas jaringan bisnis, dan menjangkau konsumen secara langsung.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
PEVS 2026 Hadirkan Lebih dari 38 Merek, Perluas Eksplorasi Mobilitas Berbasis Elektrifikasi
Tekno
Apple Respons Keluhan Layar iPhone Duo, Bagaimana Nasib Pengguna yang Terdampak?
Apple menanggapi soal layar iPhone Duo yang retak. Pengguna bisa menggantinya dengan unit baru.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
Apple Respons Keluhan Layar iPhone Duo, Bagaimana Nasib Pengguna yang Terdampak?
Tekno
Apple Tanggung Jawab Penuh, Tegaskan akan Ganti iPhone Duo yang Punya Masalah Layar
Apple sigap menyatakan akan mengganti ponsel iPhone Duo yang mengalami masalah pada layarnya.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
 Apple Tanggung Jawab Penuh, Tegaskan akan Ganti iPhone Duo yang Punya Masalah Layar
Dunia
Gunung Es A-81 Lepas dari Lapisan Utama dan Pecah di Antartika, Terancam Hancur di Atlantik Selatan
Ikuti perjalanan epik Gunung Es A-81 yang lepas dari Antartika dan kini mengarungi Samudra Atlantik Selatan. Temukan fakta mengejutkan di balik fenomena ini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Oktober 2026
Gunung Es A-81 Lepas dari Lapisan Utama dan Pecah di Antartika, Terancam Hancur di Atlantik Selatan
Tekno
iPhone Duo Dibongkar, Teknisi Ungkap Komponen yang Mudah dan Sulit Diperbaiki
Hasil pembongkaran iPhone Duo mengungkap sistem baterai ganda, desain internal, dan tantangan perbaikan layar lipat.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
iPhone Duo Dibongkar, Teknisi Ungkap Komponen yang Mudah dan Sulit Diperbaiki
Tekno
Bocoran Spesifikasi OPPO Find X10 Ultra, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 8.500mAh
OPPO Find X10 Ultra kemungkinan segera meluncur. Bocoran spesifikasinya kini mulai terungkap.
Soffi Amira - Senin, 26 Oktober 2026
Bocoran Spesifikasi OPPO Find X10 Ultra, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 8.500mAh
Tekno
Vivo Y600 Resmi Meluncur, Jadi HP Baterai 10.000 mAh yang Raih Guinness World Records!
Vivo Y600 akhirnya resmi meluncur. HP dengan baterai 10.000mAh ini meraih Guinness World Records.
Soffi Amira - Senin, 26 Oktober 2026
Vivo Y600 Resmi Meluncur, Jadi HP Baterai 10.000 mAh yang Raih Guinness World Records!
Tekno
Hasil Uji Ketahanan iPhone Duo: Engsel Rentan Kotoran, Layar Bisa Rusak
iPhone Duo baru saja menjalani uji ekstrem. Hasilnya, engsel layar tersebut rusak saat ditekuk berlawanan.
Soffi Amira - Senin, 26 Oktober 2026
Hasil Uji Ketahanan iPhone Duo: Engsel Rentan Kotoran, Layar Bisa Rusak
Bagikan