Sepakat Kerja Sama di Bidang Ekonomi dan Sains, Presiden Brasil Harap Bisa Untungkan 2 Negara
Presiden RI, Prabowo Subianto, saat bertemu Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva. Foto: Dok. Setpres RI
MerahPutih.com - Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, menekankan komitmen kerja sama dengan Indonesia di bidang ekonomi hingga sains.
Hal itu disampaikan Lula saat bertemu empat mata dengan Presiden RI, Prabowo Subianto di ruang kerja Presiden, Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (23/10).
Lula mengatakan, selama ini pemerintah Brasil dan Indonesia telah menjalin kerja sama yang cukup strategis.
“Kita mewakili hampir 500 juta orang. 280 juta di Indonesia, 210 juta di Brasil. Kita memiliki ekonomi berkembang yang kuat. Dua bangsa yang masih kekurangan banyak hal dalam hal meningkatkan kesejahteraan mereka, dan karena itu mereka membutuhkan program sosial untuk membantu," imbuhnya.
Baca juga:
Presiden Brasil Tiba di Jakarta, Dijadwalkan Tinjau Program Makan Bergizi Gratis Bareng Prabowo
Lula pun berharap, kunjungan kenegaraannya ke Indonesia dapat menghasilkan kerja sama yang menguntungkan bagi dua negara.
"Saya berharap bahwa dalam kunjungan ke Indonesia ini, dan selama pertemuan kita, kita dapat menjamin keuntungan politik, ekonomi, sosial, sains bagi rakyat Indonesia dan bagi rakyat Brasil," kata Lula.
Sementara itu, Prabowo juga menegaskan peran penting Brasil sebagai pemimpin dunia selatan dan mitra strategis Indonesia.
“Brasil adalah pemimpin yang sangat penting dari Selatan. Kita berdua punya latar belakang yang sama sebagai negara besar yang berkembang dan kuat,” ujarnya.
Baca juga:
Momen Akrab Presiden Prabowo Terima Kunjungan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa
Prabowo menekankan, Indonesia dan Brasil sama-sama mewakili suara negara-negara berkembang yang ingin memperjuangkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
Pertemuan ini juga menjadi bagian dari upaya Prabowo memperkuat hubungan bilateral antarnegara Selatan-Selatan, sejalan dengan visi Indonesia menjadi jembatan geopolitik dunia. (knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat