Studi Terbaru Ungkap Popularitas Berpotensi Turunkan Harapan Hidup Musisi, Gaya Hidup dan Kesibukan Tur Jadi Faktornya

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
 Studi Terbaru Ungkap Popularitas Berpotensi Turunkan Harapan Hidup Musisi, Gaya Hidup dan Kesibukan Tur Jadi Faktornya

Popularitas bisa mengurangi umur.(foto:pexels-pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — POPULARITAS bisa membunuhmu. Ungkapan itu kini menemukan pembuktiannya. Sebuah studi terbaru mengungkap popularitas dapat memangkas beberapa tahun dari usia harapan hidup seorang musisi layaknya perokok. Studi terbaru ini membandingkan data antara penyanyi terkenal dan artis yang kurang dikenal.

Studi yang dipublikasikan di Journal of Epidemiology & Community Health ini menyebut popularitas mempersingkat usia hingga 4,6 tahun. Tur, pertunjukan, dan gaya hidup rock n roll sebelumnya sudah diketahui menurunkan harapan hidup musisi. Namun, analisis baru ini menunjukkan hubungan langsung antara ketenaran dan angka kematian untuk pertama kalinya.

Peneliti dari University Witten Herdecke di Witten, Jerman, meneliti data 648 penyanyi, yang setengahnya diklasifikasikan sebagai terkenal dan setengahnya lagi kurang terkenal. Mereka mencakup campuran artis solo, vokalis utama, dan penyanyi latar dalam sebuah band. Bintang terkenal dipilih dari daftar Top 2.000 Artists of All Time, yang disusun situs pemeringkat Acclaimed Music. The Beatles, Bob Dylan, The Rolling Stones, David Bowie, dan Bruce Springsteen berada di lima teratas sebagai nama yang paling dikenal.

Para akademisi mencocokkan setiap penyanyi terkenal dengan penyanyi yang kurang terkenal berdasarkan karakteristik seperti jenis kelamin, kewarganegaraan, dan genre musik. Mereka menemukan penyanyi terkenal hidup hingga usia rata-rata 75 tahun, sedangkan penyanyi kurang terkenal hidup hingga 79 tahun.

“Peningkatan risiko mortalitas yang terkait dengan ketenaran sebanding dengan risiko kesehatan terkenal lainnya seperti merokok,” ujar para penulis.

Baca juga:

Studi: Obesitas di Usia Dini Mengurangi Setengah Harapan Hidup Seseorang



Dengan mengisolasi ketenaran sebagai faktor risiko, studi ini menunjukkan meraih popularitas dapat menjadi titik balik yang memicu masalah kesehatan yang lebih besar. Artis solo juga memiliki risiko mortalitas lebih tinggi jika dibandingkan dengan penyanyi yang dapat mengandalkan dukungan emosional dan praktis dari anggota band. Kehilangan privasi, sorotan publik yang intens, dan tekanan untuk tampil diduga menjadi faktor penyebab. Meskipun begitu, studi ini mencatat bahwa hubungan tersebut belum terbukti secara pasti.

“Menjadi terkenal merupakan faktor penting yang memengaruhi umur panjang dan menegaskan perlunya intervensi khusus untuk mengurangi efek merugikan ketenaran terhadap umur panjang,” imbuh para peneliti.

Namun, studi ini bias gender karena 83,5 persen peserta ialah laki-laki dan 16,5 persen perempuan.

Gaya hidup hidup cepat, mati muda sebelumnya menjadi fokus penelitian terkait dengan risiko mortalitas yang diasosiasikan dengan ketenaran, termasuk risiko lebih tinggi terhadap penyalahgunaan narkoba dan alkohol. Studi berbasis di AS pada 2007 mencatat bintang pop yang mengalami ketenaran pada usia 2 hingga 25 tahun ditemukan memiliki kemungkinan dua hingga tiga kali lebih besar mengalami risiko mortalitas ketimbang populasi umum.

Di luar fakta yang terungkap dalam penelitian ini, budaya populer juga mengenal istilah ’27 Club’, kumpulan bintang rock yang meninggal pada usia 27 tahun, termasuk Amy Winehouse, Jimi Hendrix, Janis Joplin, Jim Morrison, Kurt Cobain, dan Brian Jones.

Meski begitu, sebuah studi pada 2011 yang diterbitkan di British Medical Journal menyimpulkan tidak ada peningkatan risiko kematian pada usia 27 tahun bagi musisi terkenal. Studi itu justru menemukan bahwa bintang rock muda memiliki risiko meningkat secara umum sepanjang usia 20-an dan 30-an.

Dalam beberapa tahun terakhir, penggemar dan orang-orang terdekat merasa terpukul oleh kepergian artis muda populer seperti rapper Mac Miller, 26, DJ Avicii, 28, dan Liam Payne dari One Direction, 31.(dwi)

Baca juga:

Hong Kong Miliki Angka Harapan Hidup Tertinggi di Dunia

#Panjang Umur #Sains #Musisi
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Lifestyle
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Para arkeolog menyebut struktur itu mungkin merupakan prototipe dalam pengembangan Stonehenge.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
ShowBiz
Lirik Lagu 'Life Goes On' dari Oliver Tree, Ternyata Punya Makna Mendalam
Lirik lagu Life Goes On dari Oliver Tree ternyata memiliki makna mendalam. Lagu ini mengisahkan tentang kehidupan yang terus berjalan.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Lirik Lagu 'Life Goes On' dari Oliver Tree, Ternyata Punya Makna Mendalam
ShowBiz
Joji Rilis Album 'Piss In The Wind' Deluxe Edition, Hadirkan 9 Lagu Baru dan Kolaborasi Bintang
Joji memperluas album Piss In The Wind lewat Deluxe Edition yang berisi sembilan lagu tambahan. Tampilkan sejumlah kolaborasi baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
Joji Rilis Album 'Piss In The Wind' Deluxe Edition, Hadirkan 9 Lagu Baru dan Kolaborasi Bintang
ShowBiz
Réjizz Rilis 'Uncomfortable Situations', Ceritakan Kisah Gelap di Balik Gemerlap Industri Musik
Musisi hip-hop Thailand Réjizz merilis single baru 'Uncomfortable Situations'. Angkat tekanan, kepura-puraan, dan budaya pencitraan di industri musik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
Réjizz Rilis 'Uncomfortable Situations', Ceritakan Kisah Gelap di Balik Gemerlap Industri Musik
ShowBiz
FKJ Hadirkan Single 'Soulmates', Lagu Reflektif tentang Keseimbangan dan Kedekatan
FKJ merilis single 'Soulmates', lagu reflektif tentang keseimbangan antara kesendirian dan hubungan. Karya ini menjadi awal dari proyek terbaru bertajuk Tyber.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
FKJ Hadirkan Single 'Soulmates', Lagu Reflektif tentang Keseimbangan dan Kedekatan
Indonesia
Deretan Musisi Papan Atas yang akan Tampil di Jakarta Fair 2026
Panggung konser musik yang berada di area Open Space ini akan menghibur para pengunjung selama 32 hari nonstop.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Deretan Musisi Papan Atas yang akan Tampil di Jakarta Fair 2026
ShowBiz
Peabo Bryson Meninggal Dunia di Usia 75 Tahun, Dunia Musik Kehilangan Legenda R&B dan Soul
Peabo Bryson meninggal dunia pada usia 75 tahun. Pelantun Beauty and the Beast itu meninggalkan warisan besar dalam sejarah musik R&B dan soul dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juni 2026
Peabo Bryson Meninggal Dunia di Usia 75 Tahun, Dunia Musik Kehilangan Legenda R&B dan Soul
ShowBiz
Ndarboy Genk Raih Penghargaan Platinum, Pop Jawa Makin Berjaya di Industri Musik Indonesia
Ndarboy Genk meraih penghargaan platinum atas dua lagunya. Musik pop Jawa pun kini makin berjaya.
Soffi Amira - Jumat, 22 Mei 2026
Ndarboy Genk Raih Penghargaan Platinum, Pop Jawa Makin Berjaya di Industri Musik Indonesia
ShowBiz
Bring Your Own Hammer Rilis 'From the Tombs', Angkat Kisah Kelam Imigran Irlandia
Bring Your Own Hammer merilis single 'From the Tombs', lagu sinematik bernuansa sejarah kelam imigran Irlandia menuju album kedua mereka.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 14 Mei 2026
Bring Your Own Hammer Rilis 'From the Tombs', Angkat Kisah Kelam Imigran Irlandia
ShowBiz
SHAUN Resmi Rilis EP 'LAST PAGE', Tampilkan Evolusi Musik dengan Nuansa Rock dan Emosional
SHAUN comeback dengan EP terbarunya yang bertajuk LAST PAGE. Ia tampil dengan musik bernuansa rock dan emosional.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
SHAUN Resmi Rilis EP 'LAST PAGE', Tampilkan Evolusi Musik dengan Nuansa Rock dan Emosional
Bagikan