Massa PA212 Bubar, Polisi Buka Lagi Jalan di Dekat Bundaran HI

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2020
Massa PA212 Bubar, Polisi Buka Lagi Jalan di Dekat Bundaran HI

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo melakukan sidak ke Stasiun Tanah Abang, Senin (24/8). (Foto: MP/Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Massa Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang berunjuk rasa di sekitar Kedutaan Besar Prancis, Jakarta Pusat telah membubarkan diri. Saat ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi sudah lancar.

“Saat ini arus lalu lintas dari arah Bundaran HI yang menuju ke arah utara sudah kita buka,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (2/11).

Baca Juga:

Ribuan Aparat Gabungan Kawal Aksi di Kedubes Prancis dan MK

Sambodo mengatakan ada ruas jalan yang belum dibuka secara maksimal. Hal itu lantaran masih adanya kendaraan milik pihak kepolisian.

“Tinggal menunggu yang dari arah utara ke selatan karena di depan Kedubes Prancis saat ini masih ada kendaraan pasukan yang akan meninggalkan lokasi menuju ke akomodasinya masing-masing,” beber Sambodo.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo. ANTARA/Fianda Rassat
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo. ANTARA/Fianda Rassat

Sambodo mengatakan sebentar lagi akan membuka Jalan MH Thamrin setelah kendaraan polisi meninggalkan lokasi.

Baca Juga:

Hendak Aksi di Depan Kedubes Prancis, Sejumlah Orang Dibubarkan Polisi

Seluruh jalan di Jakarta Pusat akan kembali dinormalkan pasca berakhirnya aksi unjuk rasa ini.

“Untuk arus lalin dari Jalan Wahid Hasyim, Kebon Sirih masih kita alihkan, sebentar lagi setelah kendaraan pasukan selesai meninggalkan lokasi maka arus lalu lintas akan dinormalkan,” kata Sambodo.

#Prancis #Demo 212 #Aksi 1212 #Presidium Alumni 212
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Peretasan Freezer Eropa, Stok Darah Prancis Ikut Terancam
French Blood Establishment (EFS) mengatakan ruang pendingin tempat penyimpanan darah terdampak peretas.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Peretasan Freezer Eropa, Stok Darah Prancis Ikut Terancam
Dunia
Jumlah Narapidana di Prancis Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Penjara Makin Sesak
Jumlah narapidana di Prancis mencapai 90.937 orang, jauh melampaui kapasitas penjara. Hampir 9.000 orang terpaksa tidur di atas kasur lantai.
Yusuf Abdillah - Selasa, 03 November 2026
Jumlah Narapidana di Prancis Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Penjara Makin Sesak
Indonesia
Prancis Bakal Terapkan Aturan Peserta Aksi Bayar Kerusakan, Denda Rp 200 Juta Per Orang
RUU itu bertujuan mengatur "ganti rugi atas kerusakan akibat kekerasan atau perusakan yang dilakukan di ruang publik serta pemulihan kerugian."
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Prancis Bakal Terapkan Aturan Peserta Aksi Bayar Kerusakan, Denda Rp 200 Juta Per Orang
Dunia
Kunjungi Timur Tengah, Macron Desak Israel Tarik Pasukan dari Wilayah Palestina
Seruan itu disampaikan dalam pernyataan bersama yang diikeluarkan Kementerian Luar Negeri Qatar seusai Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Doha, Rabu (21/10).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Kunjungi Timur Tengah, Macron Desak Israel Tarik Pasukan dari Wilayah Palestina
Dunia
Barang-Barang Jarahan Kerusuhan Prancis Bermunculan di Vinted
Vinted, yang didirikan di Lituania pada 2008, telah berkembang menjadi salah satu pasar barang bekas terbesar di Eropa.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Barang-Barang Jarahan Kerusuhan Prancis Bermunculan di Vinted
Dunia
Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Pihak militer akan diterjunkan mendampingi aparat kepolisian.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
 Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Dunia
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Jam malam akan berlaku mulai Senin pukul 23.00 hingga Selasa pukul 06.00. Selain itu, kerumunan dan demonstrasi juga dilarang mulai pukul 20.00.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Dunia
Kerusuhan Prancis, PM Sebastien Lecornu Tegaskan Penjarah Harus Ganti Rugi
Sebagian besar pemilik toko telah kehilangan seluruh harta benda mereka.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Kerusuhan Prancis, PM Sebastien Lecornu Tegaskan Penjarah Harus Ganti Rugi
Dunia
Dari Perancis ke Albania, Gerakan Protes Satu Suara 'Tuntut Pendidikan dan Tekan Biaya Hidup'
Mereka juga menuntut adanya perbaikan fasilitas pendidikan yang layak serta perbaikan sistem penerimaan mahasiswa perkuliahan yang selama ini tidak transparan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Dari Perancis ke Albania, Gerakan Protes Satu Suara 'Tuntut Pendidikan dan Tekan Biaya Hidup'
Dunia
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez
Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak pengunduran diri Mendagri Laurent Nunez usai kerusuhan massal. 2.400 orang ditangkap & 1.500 toko dijarah. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez
Bagikan