Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez

Presiden Prancis, Emmnauel Macron. Foto: Instagram/emmanuelmacron

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron secara tegas menolak pengunduran diri Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez pasca-gelombang kerusuhan dan penjarahan massal yang melumpuhkan berbagai kota besar di seluruh negeri sepanjang akhir pekan lalu.

Langkah darurat ini diambil Istana Elysee di tengah banjir kritik keras dari para pemimpin daerah terkait kegagalan aparat keamanan dalam mengantisipasi eskalasi kekerasan.

Baca juga:

Prancis Memanas! Protes Biaya Hidup Berujung Penjarahan, Toko Mewah hingga Apple Store Jadi Sasaran

Mendagri Akui Hilang Kendali Keamanan

Laurent Nunez sejatinya telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Macron usai mengakui adanya kelalaian taktis dalam pengerahan personel di lapangan.

Saya adalah menteri dalam negeri, saya bertanggung jawab atas segala hal yang terjadi di lapangan,

Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez.

Meski Nunez mengakui kepolisian sempat kehilangan kendali, Presiden Macron memilih tetap mempertahankan posisi Nunez guna menjaga kesinambungan komando pengamanan nasional di tengah situasi krisis yang masih berlangsung.

Baca juga:

Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan

Macron Tetap Jalani Tur Arab, PM Diminta Pimpin Rapat Krisis

Aksi unjuk rasa anarkis tersebut memicu bentrokan berdarah yang mengakibatkan hampir 1.000 petugas penegak hukum terluka, 2.400 demonstran ditangkap, serta sekitar 1.500 tempat usaha dijarah dengan estimasi kerugian mencapai ratusan juta euro.

Mereka yang berusaha menggulingkan republik akan dimintai pertanggungjawaban,

Presiden Prancis Emmanuel Macron

Guna merespons dampak ekonomi dan penegakan hukum yang terbengkalai, Perdana Menteri Sebastien Lecornu memimpin rapat krisis antar-kementerian untuk mengevaluasi klaim asuransi serta kerugian para pelaku usaha.

Presiden Macron tetap melanjutkan kunjungan ke negara-negara Teluk di tengah kerusuhan yang melanda negaranya. Kunjungan yang dijadwalkan berlangsung hingga Rabu (21/10) itu mencakup Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, dan Qatar.

#Prancis #Emmanuel Macron #Kerusuhan Massa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez
Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak pengunduran diri Mendagri Laurent Nunez usai kerusuhan massal. 2.400 orang ditangkap & 1.500 toko dijarah. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez
Dunia
Milan Dilanda Kerusuhan Protes Tingginya Biaya Hidup, Toko Dijarah
Seruan untuk berkumpul di Piazza del Duomo kembali beredar di media sosial sejak Minggu (18/10) pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Milan Dilanda Kerusuhan Protes Tingginya Biaya Hidup, Toko Dijarah
Dunia
Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan
Emmanuel Macron tetap melanjutkan kunjungan ke empat negara Teluk di tengah kerusuhan Prancis akibat lonjakan biaya hidup dan harga BBM. Lebih dari 2.000 orang ditahan.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan
Dunia
Kerusuhan di Paris Prancis Bikin Gerai Ritail Rugi Ratusan Juta Euro
kepolisian kekurangan personel dan sumber daya untuk menjamin keamanan masyarakat selama kerusuhan pada Sabtu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
 Kerusuhan di Paris Prancis Bikin Gerai Ritail Rugi Ratusan Juta Euro
Olahraga
Toko LOSC Lille Jadi Sasaran Penjarahan dalam Kerusuhan Demo, Jersey Curian Malah Dijual di Medsos, Klub Bikin Keputusan Penting
Toko resmi LOSC Lille dijarah saat kerusuhan di Prancis. Merchandise ludes, jersey curian dijual di media sosial, sebelum klub bikin keputusan penting.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
Toko LOSC Lille Jadi Sasaran Penjarahan dalam Kerusuhan Demo, Jersey Curian Malah Dijual di Medsos, Klub Bikin Keputusan Penting
Indonesia
Kerusuhan Demo Prancis Kian Membara, WNI Diimbau Ekstra Waspada!
Gelombang demo pelajar di Paris berujung kerusuhan. Kemlu dan KBRI Paris imbau WNI waspada, hindari kerumunan, dan rilis nomor hotline darurat!
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Oktober 2026
Kerusuhan Demo Prancis Kian Membara, WNI Diimbau Ekstra Waspada!
Infografis
Prancis Memanas, Protes Biaya Hidup Berujung Penjarahan, Toko Mewah hingga Apple Store Jadi Sasaran
Gelombang protes biaya hidup di Prancis berubah menjadi kerusuhan dan penjarahan. Toko mewah, supermarket, hingga Apple Store menjadi sasaran massa.
Rezita Kesuma - Minggu, 18 Oktober 2026
Prancis Memanas, Protes Biaya Hidup Berujung Penjarahan, Toko Mewah hingga Apple Store Jadi Sasaran
Dunia
Prancis Memanas! Protes Biaya Hidup Berujung Penjarahan, Toko Mewah hingga Apple Store Jadi Sasaran
Gelombang protes biaya hidup di Prancis berubah menjadi kerusuhan dan penjarahan. Toko mewah, supermarket, hingga Apple Store menjadi sasaran massa.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Prancis Memanas! Protes Biaya Hidup Berujung Penjarahan, Toko Mewah hingga Apple Store Jadi Sasaran
Dunia
Unjuk Rasa Pelajar Prancis Tuntut Sekolah Layak, Pemerintah Berjanji Bertindak
Gerakan protes yang telah memasuki minggu ketiga ini akhirnya mendapat respons.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Unjuk Rasa Pelajar Prancis Tuntut Sekolah Layak, Pemerintah Berjanji Bertindak
Dunia
Unjuk Rasa Pelajar Prancis, Korban Berjatuhan dengan Cacat Permanen Jadi Bukti Tindakan Brutal Kepolisian
Beberapa remaja lainnya juga mengalami cedera yang mengubah hidup mereka.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
 Unjuk Rasa Pelajar Prancis, Korban Berjatuhan dengan Cacat Permanen Jadi Bukti Tindakan Brutal Kepolisian
Bagikan