Barang-Barang Jarahan di Prancis Bermunculan di Vinted

Dwi AstariniDwi Astarini - 59 menit lalu
Barang-Barang Jarahan di Prancis Bermunculan di Vinted

Ilustrasi belanja daring.(foto: pexels-cottonbro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — BARANG-barang jarahan saat kerusuhan yang merebak di Paris, akhir pekan lalu, bermunculan di pasar daring. Vinted, sebuah pasar daring barang pre-loves, mengaku telah menghapus daftar barang hasil penjarahan di Prancis. Mereka bahkan meningkatkan pemeriksaan terhadap iklan-iklan yang ‘mencurigakan’. Upaya ini sejalan dengan usaha pihak berwenang negara tersebut untuk mencegah barang-barang yang dicuri selama kerusuhan dijual secara daring.

Vinted melarang keras penjualan barang curian dan mengandalkan serangkaian sistem pemeriksaan, termasuk laporan dari para pengecer dan pengguna, untuk mengidentifikasi daftar barang yang mencurigakan. Vinted, yang didirikan di Lituania pada 2008, telah berkembang menjadi salah satu pasar barang bekas terbesar di Eropa. Reuters menyebut Prancis, Inggris, dan Italia termasuk di antara pasar terbesarnya.


Baca juga:

Prancis Memanas, Protes Biaya Hidup Berujung Penjarahan, Toko Mewah hingga Apple Store Jadi Sasaran


Langkah Cepat Identifikasi Barang Jarahan





Vinted menyatakan timnya telah mengambil tindakan cepat untuk mengidentifikasi dan menghapus daftar barang yang terkait dengan penjarahan setelah akhir pekan yang diwarnai kerusuhan yang menyebabkan toko-toko di seluruh Prancis dijarah. Total biaya kerusakan properti dan pencurian diperkirakan mencapai beberapa ratus juta dolar.

"Penjualan barang curian, atau meminta/menawarkannya, secara tegas dilarang di Vinted, dan kami tidak memiliki toleransi sama sekali untuk hal tersebut," kata perusahaan dalam sebuah pernyataan. Mereka menegaskan telah meningkatkan pemantauan terhadap daftar barang yang mencurigakan.

Akun-akun yang terbukti melanggar aturan dapat menghadapi pemblokiran permanen. Vinted menambahkan mereka sedang bekerja sama dengan aparat penegak hukum dan pihak berwenang Prancis untuk mendeteksi serta menanggulangi risiko yang muncul dan perilaku berbahaya. Langkah tanggapan ini muncul di tengah meningkatnya pengawasan pemerintah Prancis terhadap pasar daring setelah adanya laporan bahwa barang-barang yang dicuri selama kerusuhan pada Sabtu ditawarkan secara daring.

Menteri Usaha Kecil Prancis Serge Papin menyampaikan di platform X bahwa pihak berwenang telah menggelar pertemuan pada Senin bersama para pengelola pasar daring serta pejabat dari kementerian dalam negeri dan kementerian kehakiman. Pada Selasa, ia mengatakan pemerintah telah mendapatkan komitmen dari berbagai platform untuk mendeteksi dan menghapus iklan barang-barang hasil penjarahan, serta memantau penjualannya secara mandiri, seraya memperingatkan bahwa siapa pun yang menjual barang curian akan dilacak dan dituntut secara hukum.

Baca juga:

Toko LOSC Lille Jadi Sasaran Penjarahan dalam Kerusuhan Demo, Jersey Curian Malah Dijual di Medsos, Klub Bikin Keputusan Penting



Tantangan bagi para Pengecer





Kemunculan barang-barang yang diduga hasil penjarahan di platform resale menjadi tantangan tersendiri bagi para pengecer yang sebelumnya sudah harus menghadapi kerusakan pada toko serta gangguan pada bisnis mereka.

Seperti dilaporkan Reuters, pengecer besar termasuk grup barang mewah seperti Louis Vuitton dan Rolex serta pengecer produk kecantikan Sephora turut terdampak dalam gelombang kekerasan tersebut. Sephora menyatakan beberapa tokonya di Prancis telah dijarah. Para karyawan mereka menghadapi kekerasan, ketakutan, dan ketegangan yang hebat.

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di LinkedIn, Presiden Sephora kawasan EMEA, Catherine Spindler, mengatakan perusahaan memutuskan untuk menutup seluruh tokonya pada Sabtu pukul 17.00 dan membiarkan lokasi toko di pusat kota tetap tutup pada hari berikutnya demi keselamatan staf dan pelanggan.

"Kekuatan sebuah perusahaan bukanlah terletak pada toko atau kaca pamerannya, melainkan pada pria dan perempuan yang menghidupkannya," ujarnya dalam unggahan tersebut.

Merek busana mewah Burberry juga mengonfirmasi bahwa toko mereka di Rue Saint-Honore di Paris ditutup sementara waktu selagi perusahaan menilai situasi yang terjadi.(dwi)

Baca juga:

Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan

#Prancis #Penjarahan #Barang Bekas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Barang-Barang Jarahan di Prancis Bermunculan di Vinted
Vinted, yang didirikan di Lituania pada 2008, telah berkembang menjadi salah satu pasar barang bekas terbesar di Eropa.
Dwi Astarini - 59 menit lalu
Barang-Barang Jarahan di Prancis Bermunculan di Vinted
Dunia
Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Pihak militer akan diterjunkan mendampingi aparat kepolisian.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
 Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Dunia
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Jam malam akan berlaku mulai Senin pukul 23.00 hingga Selasa pukul 06.00. Selain itu, kerumunan dan demonstrasi juga dilarang mulai pukul 20.00.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Dunia
Kerusuhan Prancis, PM Sebastien Lecornu Tegaskan Penjarah Harus Ganti Rugi
Sebagian besar pemilik toko telah kehilangan seluruh harta benda mereka.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Kerusuhan Prancis, PM Sebastien Lecornu Tegaskan Penjarah Harus Ganti Rugi
Dunia
Dari Perancis ke Albania, Gerakan Protes Satu Suara 'Tuntut Pendidikan dan Tekan Biaya Hidup'
Mereka juga menuntut adanya perbaikan fasilitas pendidikan yang layak serta perbaikan sistem penerimaan mahasiswa perkuliahan yang selama ini tidak transparan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Dari Perancis ke Albania, Gerakan Protes Satu Suara 'Tuntut Pendidikan dan Tekan Biaya Hidup'
Dunia
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez
Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak pengunduran diri Mendagri Laurent Nunez usai kerusuhan massal. 2.400 orang ditangkap & 1.500 toko dijarah. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez
Dunia
Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan
Emmanuel Macron tetap melanjutkan kunjungan ke empat negara Teluk di tengah kerusuhan Prancis akibat lonjakan biaya hidup dan harga BBM. Lebih dari 2.000 orang ditahan.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan
Dunia
Kerusuhan di Paris Prancis Bikin Gerai Ritail Rugi Ratusan Juta Euro
kepolisian kekurangan personel dan sumber daya untuk menjamin keamanan masyarakat selama kerusuhan pada Sabtu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
 Kerusuhan di Paris Prancis Bikin Gerai Ritail Rugi Ratusan Juta Euro
Olahraga
Toko LOSC Lille Jadi Sasaran Penjarahan dalam Kerusuhan Demo, Jersey Curian Malah Dijual di Medsos, Klub Bikin Keputusan Penting
Toko resmi LOSC Lille dijarah saat kerusuhan di Prancis. Merchandise ludes, jersey curian dijual di media sosial, sebelum klub bikin keputusan penting.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
Toko LOSC Lille Jadi Sasaran Penjarahan dalam Kerusuhan Demo, Jersey Curian Malah Dijual di Medsos, Klub Bikin Keputusan Penting
Indonesia
Kerusuhan Demo Prancis Kian Membara, WNI Diimbau Ekstra Waspada!
Gelombang demo pelajar di Paris berujung kerusuhan. Kemlu dan KBRI Paris imbau WNI waspada, hindari kerumunan, dan rilis nomor hotline darurat!
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Oktober 2026
Kerusuhan Demo Prancis Kian Membara, WNI Diimbau Ekstra Waspada!
Bagikan