Kesadaran Masyarakat dan Kontrol Pemda Jadi Kunci Penanganan COVID-19 di NTT

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 26 Juni 2020
Kesadaran Masyarakat dan Kontrol Pemda Jadi Kunci Penanganan COVID-19 di NTT

Pasien COVID-19 sembuh memberikan salam kepada perawat dan tim dokter di Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTT. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tingkat penyebaran COVID-19 di berbagai negara begitu tinggi, termasuk di Indonesia. Namun, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menempatkan diri di zona risiko rendah penyebaran COVID-19. Data nasional COVID-19 per 24 Juni 2020 menunjukan NTT masih memiliki nol kasus positif COVID-19 selama beberapa hari.

Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 NTT Jelamu Ardu Marius menjelaskan bahwa kunci dari keberhasilan berjalannya protokol kesehatan di NTT adalah kesadaran masyarakat. Hal ini juga didukung dengan pengontrolan oleh para bupati dan perangkat daerah terhadap arus orang antarwilayah.

Baca Juga:

Ombudsman Tindaklanjuti Laporan PT SIM Terhadap Pemprov NTT

"Bahkan tidak hanya kontrol oleh bupati, tetapi ketua RT dan warga pun sangat kuat mengontrol keluar-masuknya orang," ujarnya pada konferensi pers melalui ruang digital di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Jakarta, pada Kamis (26/5).

Selain itu, strategi yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi NTT untuk mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan adalah melakukan sosialisasi secara rutin di berbagai medai massa, baik media konvensional maupun media baru.

Marius menyampaikan bahwa pandemi COVID-19 juga memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyakat NTT. Namun, selama pandemi ini justru sangat terlihat solidaritas masyarakat dengan berbagi sembako, masker serta alat pelindung diri (APD).

"Kami memberikan apresiasi kepada masyarakat dan semua asosiasi, tidak hanya di dalam NTT tapi juga dari luar NTT, yang juga menyebarkan virus-virus kemanusiaan," jelasnya.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nusa Tenggara Timur, Dominikus Minggu Mere (tengah). (ANTARA/Bernadus Tokan)
Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nusa Tenggara Timur, Dominikus Minggu Mere (tengah). (ANTARA/Bernadus Tokan)

Kasus Positif yang Ditemukan di NTT Berawal dari Imported Case

Marius juga menceritakan, sejak kasus COVID-19 muncul di Indonesia, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat segera membentuk tim gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 meskipun belum terdapat kasus di provinsi tersebut.

Gubernur NTT juga menginstruksikan semua aparatur sipil negara untuk tidak melakukan perjalanan ke luar daerah. Oleh karena itu, NTT menjadi satu dari sedikit provinsi di Indonesia yang tidak memiliki kasus COVID-19 selama kurang lebih tiga minggu sejak penyebarannya di Indonesia.

Marius menambahkan, kasus pertama di NTT ditemukan akhir April 2020. "Kasus itu pun merupakan imported case," tambahnya.

Baca Juga:

Di NTT, Program Kartu Pra Kerja Tak Bisa Diakses Lantaran Banyak Pendaftar

Imported case merupakan kasus positif COVID-19 yang didapatkan dari luar daerah. Sehingga pada konteks ini adalah kasus pada orang yang telah melakukan perjalanan ke luar daerah dan kembali ke Kupang, NTT. Kemudian setelah itu, terjadi pula kasus transmisi lokal, yaitu penyebaran antarmasyarakat setempat, yang mana semuanya kini sudah tertangani.

Marius juga menyampaikan persentase kesembuhan pasien COVID-19 di NTT yang hampir mencapai 80 persen.

Pada awal bulan Mei 2020, jumlah kasus positif COVID-19 di NTT mulai meningkat. Namun kemudian jumlahnya terus berfluktuasi atau turun-naik.

"Sampai dengan saat ini, pemeriksaan lab (menunjukkan hasil) negatif, bahkan ada lebih dari lima hari (hasilnya) negatif," tutupnya. (Pon)

Baca Juga:

Hari Pertama Dibuka, Donasi Sembako Mulai Mengalir Ke Posko Garda NTT

#NTT #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Bukan pengalaman pertamanya dalam membantu penyediaan fasilitas pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Indonesia
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya anak-anak dan perempuan yang berada di lokasi pengungsian, perlu menjadi perhatian dalam penanganan pascabencana.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Indonesia
Gunung Ile Lewotolok Lembata NTT Erupsi 2 Kali Pagi Ini, Terbaru Jam 6 Tadi
Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang patut diwaspadai.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Gunung Ile Lewotolok Lembata NTT Erupsi 2 Kali Pagi Ini, Terbaru Jam 6 Tadi
Indonesia
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Relawan JHL Foundation menyalurkan bantuan berupa satu buah terpal kepada masyarakat Desa Kotabaru, Kabupaten Ende, Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Gunung Lewotobi Langsung Erupsi setelah Gempa Flores
Rekaman yang ditampilkan erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada 17 Juni 2025 bukan pascagempa Agustus 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Gunung Lewotobi Langsung Erupsi setelah Gempa Flores
Indonesia
Kemendagri Terbitkan 11 Ribu Lebih Dokumen Kependudukan Korban Gempa NTT
Pemulihan dokumen administrasi kependudukan menjadi kebutuhan mendesak agar warga terdampak bencana tetap dapat memperoleh hak-hak dasarnya.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Kemendagri Terbitkan 11 Ribu Lebih Dokumen Kependudukan Korban Gempa NTT
Indonesia
JHL Foundation Bantu Guru dan Nakes, Jaga Pelayanan Publik di Flores Tetap Berjalan Pascagempa
Guru dan tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam menjaga pelayanan dasar tetap berjalan selama masa pemulihan bencana.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
JHL Foundation Bantu Guru dan Nakes, Jaga Pelayanan Publik di Flores Tetap Berjalan Pascagempa
Indonesia
Hercules Terbesar A400M Dikerahkan Kirim Bantuan ke Korban Gempa Flores, TNI AU Sudah Kirim 729 Ton
Bantuan tersebut, dikirim menggunakan ragam jenis pesawat angkut dari mulai Hercules C-130 hingga pesawat terbesar milik TNI AU yakni A400M.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Hercules Terbesar A400M Dikerahkan Kirim Bantuan ke Korban Gempa Flores, TNI AU Sudah Kirim 729 Ton
Indonesia
JHL Foundation Bantu untuk Nakes dan Guru di Ende
Penyaluran dilakukan dengan menyisir sejumlah titik untuk menemukan masyarakat yang masih membutuhkan bantuan.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
JHL Foundation Bantu untuk Nakes dan Guru di Ende
Merah Putih Kasih
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Tim Relawan mendatangi Kabupaten Manggarai Timur menyasar sejumlah desa dan kelurahan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Bagikan