ICW: Proyek e-KTP Sejak Awal Sudah Bermasalah

Ana AmaliaAna Amalia - Kamis, 16 Maret 2017
ICW: Proyek e-KTP Sejak Awal Sudah Bermasalah

Peneliti Divisi Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW) Lais Abid (kanan). (MP/Dery Ridwansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Indonesia Corruption Wact (ICW) menilai sejak awal proyek e-KTP terindikasi bermasalah. Tak heran proyek yang menelan anggaran hingga Rp 5.8 triliun ini berujung korupsi yang melibatkan nama-nama besar republik ini.

Hal itu disampaikan Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring peradilan ICW, Tama. S. Langkun kepada Merahputih.com dikantor ICW, Kalibata Timur, Rabu (15/3).

Tama menjelaskan, pada tahun 2009 sudah dilaksanakan Uji Petik proyek e-KTP yang dilakukan di enam wilayah hasilnya enam wilayah tersebut tidak berjalan secara maksimal dan justru menimbulkan kerugian.

"Karena ada indikasi korupsi dalam pelaksaan Uji Petik e-KTP itu, Irman sebagai Dirjen Dukcapil ditetapkan sebagai tersangka. Proyeknya 2009, penetapan tersangka ditetapkan oleh Kejaksaan Agung," kata Tama.

Kemudian jelas Tama, dalam perjalanannya kasus yang melibatkan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri itu dihentikan oleh Kejaksaan.

"Kemudian baru lah lanjut lagi 2014 e-KTP itu naik ke proses penyidikan, tapi untuk pengadaan yang tahun 2012. Jadi tahun 2012 itu nilainya saya lihat di kontrak 5,84 T. Kemudian banyak respon dari beberapa pihak, 2014 naik ke proses penyidikan barulah 2017 awal, naik persidangan," jelasnya.

Tama juga membeberkan, dari hasil investigasi yang dilakukan oleh ICW, dalam konteks perencanaannya proyek e-KTP terkesan dipaksakan.

"Konteks perencanaan misalnya, kita menilai proyek e-KTP pada waktu 2012 merupakan proyek yang ambisius karena tidak mungkin mengerjakan proyek besar, bukan soal nilai tapi soal posibilitynya itu dua tahun," bebernya.

"172 juta perekaman, pencatatan kemudian mau dikerjakan dalam waktu dua tahun plus pemuktahiran data, itu buat kita sangat susah sekali karena Indonesia bukan satu pulau, tapi kepulauan," tutupnya (Pon)

Berita terkait korupsi e-KTP baca juga: Ahok: Tidak Mungkin Ganjar Terlibat Kasus Korupsi E-KTP

#Korupsi E-KTP #ICW
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
ICW Bongkar Dugaan Mark Up Rp 49,5 Miliar di Proyek Sertifikasi Halal BGN
ICW membongkar adanya dugaan mark up proyek sertifikasi halal BGN. ICW pun meminta KPK menyelidiki proyek tersebut.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
ICW Bongkar Dugaan Mark Up Rp 49,5 Miliar di Proyek Sertifikasi Halal BGN
Indonesia
ICW Soroti LHKPN Prabowo Belum Muncul di Situs KPK, Transparansi Dipertanyakan
ICW menyoroti LHKPN Prabowo dan 38 pejabat Kabinet Merah Putih. LHKPN tersebut belum muncul di situs KPK.
Soffi Amira - Rabu, 06 Mei 2026
ICW Soroti LHKPN Prabowo Belum Muncul di Situs KPK, Transparansi Dipertanyakan
Indonesia
ICW Kritik Putusan PN Jakpus Tolak Gugatan Pendidikan Gratis, Soroti Potensi 76 Ribu Anak Tak Tertampung
ICW mengkritik putusan PN Jakarta Pusat yang menolak gugatan citizen lawsuit pendidikan dasar gratis di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
ICW Kritik Putusan PN Jakpus Tolak Gugatan Pendidikan Gratis, Soroti Potensi 76 Ribu Anak Tak Tertampung
Indonesia
ICW Kritik Penunjukan Adies Kadir dan Thomas Djiwandono, Dinilai Ancam Independensi MK dan BI
ICW menilai penunjukan Adies Kadir sebagai hakim MK dan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI berpotensi melemahkan meritokrasi serta mengancam independensi lembaga negara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Januari 2026
ICW Kritik Penunjukan Adies Kadir dan Thomas Djiwandono, Dinilai Ancam Independensi MK dan BI
Indonesia
ICW Nilai Lambannya Pemeriksaan Bobby Nasution Jadi Sinyal KPK ‘Masuk Angin’
ICW menilai, pemeriksaan Bobby Nasution terlalu lamban. Hal itu menjadi sinyal bahwa KPK berpotensi masuk angin.
Soffi Amira - Jumat, 21 November 2025
ICW Nilai Lambannya Pemeriksaan Bobby Nasution Jadi Sinyal KPK ‘Masuk Angin’
Berita
ICW Desak KPK Periksa Bobby Nasution terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Sumut
ICW mendesak KPK memeriksa Bobby Nasution terkait dugaan korupsi proyek jalan di Sumut.
Soffi Amira - Jumat, 14 November 2025
ICW Desak KPK Periksa Bobby Nasution terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Sumut
Indonesia
Golkar Siapkan Posisi Jika Setnov Mau Aktif Lagi di Kepengurusan Partai
Golkar juga tidak pernah menolak kader yang ingin kembali aktif dalam kepengurusan partai.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Agustus 2025
Golkar Siapkan Posisi Jika Setnov Mau Aktif Lagi di Kepengurusan Partai
Indonesia
Golkar Tegaskan Setnov Tidak Pernah Dipecat, Statusnya Masih Kader Beringin
Golkar tidak pernah mengeluarkan surat pemecatan terhadap Setnov sejak berstatus tersangka pada 2017 silam hingga saat ini.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Agustus 2025
Golkar Tegaskan Setnov Tidak Pernah Dipecat, Statusnya Masih Kader Beringin
Indonesia
Menteri Hukum Tegaskan Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Murni Wewenang Pengadilan
Menteri Hukum, Suparatman Andi Agtas menegaskan, bahwa pembebeasan bersyarat Setya Novanto murni wewenang pengadilan.
Soffi Amira - Selasa, 19 Agustus 2025
Menteri Hukum Tegaskan Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Murni Wewenang Pengadilan
Indonesia
ICW Kritik Pembebasan Bersyarat Setya Novanto, Sebut Kemunduran dalam Pemberantasan Korupsi
ICW mengkritik pembebasan bersyarat Setya Novanto. Mereka menyebutkan, adanya kemunduran dalam pemberantasan korupsi.
Soffi Amira - Selasa, 19 Agustus 2025
ICW Kritik Pembebasan Bersyarat Setya Novanto, Sebut Kemunduran dalam Pemberantasan Korupsi
Bagikan