Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Giliran PKS Ajak Gerindra Gabung Koalisi Perubahan Usung Anies Baswedan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 05 Desember 2022
Giliran PKS Ajak Gerindra Gabung Koalisi Perubahan Usung Anies Baswedan

Tim kecil dari Partai NasDem, Demokrat, dan PKS saat bertemu Anies Baswedan, Selasa (25/10/2022). ANTARA/HO-DPP Partai NasDem

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Peluang koalisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan Partai Gerindra di Pilpres 2024 masih terbuka. Namun kali ini, PKS lebih memilih berkoalisi dengan Partai NasDem dan Partai Demokrat untuk mendukung Anies Baswedan.

Juru Bicara PKS Muhammad Kholid mengatakan, pada Pilpres 2014 dan 2019 partainya telah mendukung Prabowo Subianto sebagai capres yang merupakan Ketua Umum Gerindra.

"Nah, untuk 2024 saatnya bergantian. Giliran Gerindra yang kami ajak untuk ikut pilihan dari PKS nanti jika Koalisi Perubahan dideklarasikan," kata Kholid kepada wartawan, Senin (5/12).

Baca Juga:

Dasco Ungkap Koalisi Gerindra-PKS Masih Terbuka di Pemilu 2024

Peluang rujuk dengan Gerindra sebelumnya telah disampaikan Presiden PKS Ahmad Syaikhu. Ia merespons pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon yang berharap bisa menjalin koalisi di Pilpres 2024.

Menurut Kholid, saat ini PKS sangat terbuka dengan semua parpol, termasuk Gerindra. Akan tetapi, saat ini PKS terus berkomunikasi intensif dengan NasDem dan Demokrat untuk membentuk Koalisi Perubahan.

"Tentu Koalisi Perubahan juga inklusif, membuka peluang bergabungnya partai-partai lain, termasuk Gerindra," ujar Kholid.

Baca Juga:

Demokrat-PKS Tolak Revisi UU IKN Masuk Prolegnas Prioritas 2023

Partai Gerindra diketahui berkoalisi dengan PKB di Pilpres 2024. Namun, kedua parpol belum sepakat mengenai capres dan cawapres. Gerindra dan PKB masih ngotot mengajukan orang nomor satu di partainya yakni Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai capres.

Di sisi lain, PKS, NasDem dan Demokrat masih terus mewacanakan Koalisi Perubahan. Meski sepakat mendukung Anies yang dideklarasikan NasDem sebagai capres, namun PKS dan Demokrat belum sepakat mengenai cawapres. (Pon)

Baca Juga:

Makan Siang dengan Elite NasDem, PKS dan Demokrat, Anies Akui Belum Tentukan Cawapres

#PKS #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Melalui pernyataan resmi, jajaran petinggi PKS menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Narji selama bergabung.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Indonesia
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
PKS mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang memasukkan penyebaran LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Perdebatan mengenai posisi PDIP mencuat setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu kader PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi mahasiswa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
PKS meminta pembahasan RUU Pemilu dilakukan secara transparan. Sebab, hal itu menyangkut kepentingan publik.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
Indonesia
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
DPRD berharap Gubernur Pramono Anung dapat hadir langsung dalam rapat paripurna tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
Indonesia
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Suhud Alynudin diusulkan menjadi Ketua DPRD DKI Jakarta. PKS pun membeberkan alasan pergantian tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Indonesia
DPP PKS Perintahkan Pergantian Khoirudin dari Kursi DPRD DKI Jakarta
Termuat dalam SK, mengusulkan penggantian Ketua DPRD Provinsi Jakarta yang semula dijabat Khoirudin digantikan Suhud Alynudin.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
DPP PKS Perintahkan Pergantian Khoirudin dari Kursi DPRD DKI Jakarta
Bagikan