Makan Siang dengan Elite NasDem, PKS dan Demokrat, Anies Akui Belum Tentukan Cawapres

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 18 November 2022
Makan Siang dengan Elite NasDem, PKS dan Demokrat, Anies Akui Belum Tentukan Cawapres

Anies Baswedan bertemu sekaligus makan siang bersama tim kecil 'Koalisi Perubahan' yang terdiri dari Partai NasDem, PKS dan Partai Demokrat. Foto: Twitter/@jansen_jsp

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anies Baswedan bertemu sekaligus makan siang dengan tim kecil 'Koalisi Perubahan' yang digagas Partai NasDem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat.

Anies dan sejumlah elite dari ketiga partai politik itu terlihat akrab sambil bersendagurau menikmati hidangan makan siang di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (18/11).

Baca Juga

Anies Unggul dari Ganjar dan Prabowo Versi Survei Voxpol Center

Setelah melakukan pertemuan, Anies menyatakan, sampai saat ini masih mematangkan Koalisi Perubahan. Menurut Anies, pertemuan ini dilakukan untuk menyamakan persepsi dalam menghadapi Pemilu 2024.

"Kita ngobrol santai, sebetulnya teman-teman ini cerminan soliditas dan kebersamaan kita lebih banyak bertemu tanpa kelihatan kamera. Selalu ketemu, rutin ketemuan. Kita kirim pesan bahwa keutuhan tidak selamanya harus ditunjukan, sesekali ditunjukan," kata Anies.

Baca Juga

Manuver Anies Pilah-pilih Pasangan di Pilpres 2024

Sampai saat ini, kata Anies, dirinya belum memutuskan calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya di Pilpres 2024. Pasalnya, Anies dan tim kecil koalisi perubahan masih mematangkan sejumlah kesepakatan.

"Kita berjalan mengalir dan seperti saya sampaikan bahwa proses yang sedang sekarang kita lewati adalah penuntasan koalisi ini. Lalu, sesudah itu nanti secara bertahap kita bicarakan mengenai pasangan, dan semua opsi itu terbuka tentu nanti akan dibahas juga bersama-sama," pungkasnya.

Dalam pertemuan ini, hadir Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Shohibul Iman dan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya.

Tampak juga Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya dan Ketua Mahkamah Partai NasDem Saur Hutabarat.

Selain itu, hadir juga Juru Bicara PKS Pipin Sopian dan mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said. (Pon)

Baca Juga

NasDem Wacanakan Duet Anies-Gibran, Demokrat Sewot

#Anies Baswedan #Partai Nasdem #Partai Keadilan Sejahtera (PKS) #Partai Demokrat #Pilpres
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Beredar kabar yang menyebut PDIP usung sekjen mereka, Hasto Kristiyanto, maju di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasnya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Indonesia
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu Gibran maju di Pilpres 2029. Ia tetap mendukung Prabowo-Gibran dua periode.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Indonesia
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
PAN mengusulkan agar ambang batas pilpres dan parlemen dihapus dalam revisi UU Pemilu.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
Indonesia
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Demokrat dan Golkar menegaskan reshuffle Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo, usai Thomas Djiwandono mundur dari Wamenkeu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
Mensesneg, Prasetyo Hadi mengatakan, tidak wacana pemilihan Presiden lewat MPR. Pilpres akan tetap dipilih langsung oleh rakyat.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
Indonesia
Legislator NasDem Ingatkan Program Sekolah Rakyat Harus Fokus di Daerah Tertinggal
Keberadaan Sekolah Rakyat akan menjadi solusi konkret untuk menekan angka putus sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Januari 2026
Legislator NasDem Ingatkan Program Sekolah Rakyat Harus Fokus di Daerah Tertinggal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Bagikan