Gegayaan Ojek Online Nongkrong 'Skuy' di Negeri Aing

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 21 Maret 2021
Gegayaan Ojek Online Nongkrong 'Skuy' di Negeri Aing

Drivel Ojol di Negeri Aing memiliki gaya yang khas. (foto: merahputih.com/Yogi Prasetyo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETIAP tongkrongan memiliki style yang berbeda-beda, dari mulai fesyen, pemilihan tempat, gaya komunikasi, dan perilaku di tongkrongan.

Tak terkecuali dengan ojek online atau ojol di Negeri Aing. Tongkrongan ojek online di negeri aing memiliki sejumlah gegayaan khas yang unik, dan mungkin jarang diketahui oleh masyarakat umum.

Baca Juga:

Kuproy tak Necis, tapi Eksis

Gegayaan pertama ojol yang suka nongkrong yakni jaket dipenuhi dengan patch. Setiap patch/pin biasanya memiliki arti dan cerita tersendiri.

Semakin banyak patch yang ada di jaket maka akan terlihat semakin 'senior'. (Foto: istimewa)

Untuk mendapatkan sebuah patch bisa dibilang bukan sesuatu yang mudah. Biasanya patch tersebut didapat ketika datang ke sebuah acara kopdar bersama komunitas ojol lainnya.

Jadi, semakin banyak patch yang terdapat pada jaket ojek online, artinya driver ojek online tersebut sangat rajin kopdar bersama komunitas. Boleh dibilang juga mereka 'Suhu' di perkomunitasan duniawi.

Tapi, ada pula anggapan bila terdapat banyak patch pada jaket ojol, berarti ojol tersebut 90% kopdar 10% narik. Eits tapi jangan berpikir negatif dulu. Bisa jadi ojol tersebut merupakan orang yang gemar bersosialiasi sambil mengais rezeki.

Baca Juga:

'Realita Cinta dan Rock'n Roll' Inspirasi Fesyen Anak Muda 'Rebel'

Gegayaan yang unik dari ojol selanjutnya yakni saat di tongkrongan ponsel sering bunyi notifikasi tapi sering didiamkan. Hal tersebut karena ojol tersebut asyik nongkrong dan ngobrol bareng rekan-rekan sprofesi.

Padahal sayang banget kan kalau notifikasi tersebut orderan penumpang. Kalau tagihan bank sih tidak masalah tidak direspon.

Starling adalah koentdji tempat nongkrong yang flexibel dan murah meriah bagi ojol. (foto: instagram @n_khabibi)

Gegayaan unik ojol yang ketiga yakni tempat yang fleksibel. Dimana ada starling alias 'starbucks keliling' di situ pula tongkrongan ojol hadir.

Menikmati segelas kopi hitam seharga Rp3 ribu di bawah pohon rindang seraya menunggu orderan masuk, adalah sebuah kombinasi yang mantab bagi sang driver ojol.

Tidak ketinggalan juga, biasanya para ojol punya grup WhatsApp se-tongkrongan, se-kecamatan, se-kota, se-Indonesia atau bahkan mungkin se-dunia.

Grup tersebut sangat-sangat berguna bagi driver ojol. Karena bila ada masalah di jalan atau motor trouble, dengan sigapnya rekan-rekan di grup pasti akan datang untuk membantu.

Case waterproof merupakan penyelamat ponsel di segala cuaca. (foto: tokopedia)

Kemudian, gegayaan unik driver ojol tongkrongan yang terakhir yakni menggunakan case ponsel waterproof lengkap dengan talinya. Case ponsel ini ada yang digantung di spion motor, ada pula yang ditempel di speedometer.

Case waterproof tersebut, sejatinya berguna untuk melindungi ponsel dari hujan badai bahkan petir sekalipun. Ponsel harus selalu dilindungi bagi ojol karena kunci masuknya orderan penumpang. (ryn)

Baca Juga:

Anak Emo Negeri Aing Pernah Berjaya Pada Masanya

#Ojek Online #Maret Gegayaan Di Negeri Aing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Perpres Ojek Online Ditargetkan Rampung Awal September, Atur Tarif Ojol
Sejumlah pengemudi Ojek online (Ojol) melintasi Jalan Jenderal Gatot Subroto di Kawasan Semanggi, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 20 Agustus 2026
Perpres Ojek Online Ditargetkan Rampung Awal September, Atur Tarif Ojol
Indonesia
Aturan Pangantaran Barang yang Disusun Komdigi Harus Sejahterakan Driver Ojol
Regulasi layanan pengantaran barang dan makanan jangan sampai justru menambah beban para mitra ojol.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Aturan Pangantaran Barang yang Disusun Komdigi Harus Sejahterakan Driver Ojol
Indonesia
Perpres Ojol Masukan Juga Aturan Pengiriman Makanan dan Barang
Pembahasan Perpres tentang ojek daring di tingkat kementerian telah selesai dan tinggal menunggu proses penandatanganan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Perpres Ojol Masukan Juga Aturan Pengiriman Makanan dan Barang
City Property
Ojol Masuk Kategori UMKM, Potongan Aplikator 8 Persen Jangan Kuat di Atas Kertas
Ketentuan pembagian pendapatan antara aplikator dan driver. Ia meminta ketentuan potongan sebesar 8 persen untuk aplikator dan 92 persen untuk driver benar-benar diterapkan di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Ojol Masuk Kategori UMKM, Potongan Aplikator 8 Persen Jangan Kuat di Atas Kertas
Indonesia
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Penyusunan regulasi tersebut ditargetkan dapat diselesaikan secepatnya agar status pelaku usaha bagi pengemudi ojol segera memiliki dasar hukum
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Indonesia
Jakarta Bakal Perbanyak Shelter Ojol, Beroperasi 24 Jam
Dengan hadirnya shelter di kawasan tersebut, Pramono pun meminta agar Dishub DKI memperbanyak shelter di titik-titik lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Jakarta Bakal Perbanyak Shelter Ojol, Beroperasi 24 Jam
Indonesia
Komisi Ojol Dipatok Maksimal 8 Persen, DPR Desak Pemerintah Susun Payung Hukum Permanen
Komisi V DPR akan terus mengawal pelaksanaan kebijakan tersebut agar benar-benar diterapkan sesuai keputusan pemerintah. 

Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Komisi Ojol Dipatok Maksimal 8 Persen, DPR Desak Pemerintah Susun Payung Hukum Permanen
Indonesia
Potongan Aplikator 8 Persen, DPR Khawatir Pendapatan Ojol Ikut Turun
Pendapatannya turun karena si pengusahanya menurunkan tarif sehingga menjadi pendapatan kepada pengemudi ini turun
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
 Potongan Aplikator 8 Persen, DPR Khawatir Pendapatan Ojol Ikut Turun
Indonesia
Pemerintah Tegaskan Potongan Komisi Ojol 8 Persen pada 1 Juli Langsung Berlaku Tanpa Ada Tahap Uji Coba
Pertemuan intensif antara pihak aplikator, jajaran pimpinan DPR, serta Kementerian Perhubungan membuahkan kesepakatan bulat mengenai tenggat waktu pelaksanaan aturan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 28 Juni 2026
Pemerintah Tegaskan Potongan Komisi Ojol 8 Persen pada 1 Juli Langsung Berlaku Tanpa Ada Tahap Uji Coba
Indonesia
Belum Akan Diterapkan, Maxim Masih Kaji Kebijakan Pendapatan Aplikator 8 Persen
Perusahaan masih melakukan diskusi internal dan penelitian lebih lanjut terkait implementasi kebijakan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Belum Akan Diterapkan, Maxim Masih Kaji Kebijakan Pendapatan Aplikator 8 Persen
Bagikan